Touring Bersama Bang Tigor (1)

Start touring dari Jakarta Jumat minggu ke -4 Juni 2010 berangkat dari daerah Taman Mini Indonesia Indah jam 7 pagi. Saat start kutengok indikator bensin  menunjukkan tank berisi separuh tank sekitar 7 liter. Setelah sebelumnya semalam suntuk Jakarta diguyur hujan, pagi itu hujan berhenti, namun cuaca mendung, kusemplak juga Bang Tigor untuk memulai solo touring. Bang Tigor lari kurang lebih 10 KM. hujan mulai turun dan jas hujanpun siap melindungi tubuh dari sirman air langit. Memasuki wilayah Cikarang hujan telah reda, dan jas hujan siap dilipat masuk tas, touring berhenti beberapa menit. Bang Tigor tak bisa mengembangkan kecepatan karena kondisi hujan, apa daya harus lari pelan-pelan.

Selepas Karawang hingga lewat Cikampek Bang Tigor seakan menemukan habitatnya, kugeber lari hingga 15-20 KM/Jam. Meliuk-liuk lari menyalip bis dan melibas tikungan. Hingga sampailah di daerah Sukamandi tepatnya dekat PT Sang Hyang Seri jalanan macet total melebihi Jakarta. Dengan kondisi tubuhku yang mini Sementara Bang Tigor yang tinggi kucoba sekuat tenaga berdingklik ria, bermandi keringat menembus kemacetan. Hingga akhirnya sampai daerah Indramayu dan cek point pertama di POM untuk isi bensin dan rehat sejenak. Saat itu kira-kira jam 09.30.

Kembali lagi Bang Tigor lari melintas Indramayu yang lancer hingga masuk daerah Ujung Garis perbatasan Indramayu-Cirebon. Saat itu waktu menunjukkan jam 11.30, waktunya mencari masjid untuk sholat Jumat. Alhamdulillah sholat Jumat terlaksana di Masjid Jamik Al-Munawaroh Ujung Garis. Di Cirebon Rehat smabil isi perut + mencuci Bang Tigor yang kemprohnya minta ampun akibat menembus hujan. Ku kelilingi kota Cirebon, hingga akhirnya berhenti di IAIN/STAIN Syekh Nurjati Cirebon sambil mengamati dengan cermat letak geografisnya hingaa kondisi alam kotanya sambil menghayal siapa tau suatu hari nanti aku bisa mengajar di sana. “AMIN”

Jam 13.30 kulanjutakan perjalanan dengan macet yang amat sangat mulai Brebes Hingga pekalongan. Perjalanan yang bila lancar hanya membutuhkan waktu ssekitar2-3 jam kini harus ku tempuh dalam 4 jam. Tepatnya jam 5 sore sampailah di alun-alun Pekalongan.  Kusempatkan silaturrahim ke kediaman Al-Mukarom Habib Luthfi bin Yahya ra’is am Tarikat Muktabaroh seluruh Asia Tenggara. Masyallah tamu beliau buanyak banget, mulai dari rakyat jelata hingga para menteripun sowan ke sana. Di depan Kediaman beliau berderet sekompi BM/PM mengawal sang menteri yang sedang sowan. Alhamdulillah walau sebentar namun bisa juga ngobrol sembari menanti petuah beliau.

Jam 22.00 perjalanan kulanjutkan lagi dengan menggeber bang tigor dari Pekalongan hingga semarang yang melahap waktu 2 jam. Tepat tengah malam muter-muter kota Semarang sambil ngopi ditengah dinginnya Semarang Kota. Mmmmm indah sekali kota semarang dengan berbagai bukitnya yang kemerlip di tengah malam. Maksud Hati hendak kopdar dengan Bro Lingga Asmarantaka, namun apa daya sudah larut malam akhirnya rencana dibatalkan. Perjalanan kulanjutkan setelah jam 01.30 dengan menyusuri jalan tikus dari Salatiga menuju sragen dengan pertimbangan lebih pendek jarak tempuh untuk ke Magetan. Bila lewat Solo jarak tempuh satu setengah kali lipat lebih jauh. Memang agak merinding di jalur ini karena begitu sepi, yan ada hutan, semak dan sawah terbentang sepanjang jalan. Tepat jam 5 pagin kuinjakkan kakiku di Wilayah magetan, sholat Subuh lalu istirahat.

Keesokan harinya Touring lanjut muter muter daerah Magetan, Madiun, Ngawi, Caruban, hingga Nganjuk. Hari berikutnya Off 3 Hari ke Jakarta untuk suatu urusa.

36 Comments

  1. @Adi
    Yup bro
    @Eltr
    KAYAKNYA begitu bro, sering kok malem-malem sendirian melahap ratusan KM
    @Free download
    salam kenal juga
    @Bang one
    okeh mas bro part 2 siap luncur

  2. mangstab masbro…
    Palagi bisa ketemuan langsung nie…
    Kesan pertama, ternyata tak segahar kumisnya..
    :mrgreen: :mrgreen:

  3. @Mukhtarom, cuman sampek nganjuk mas, malang dan kediri nanti insallah lebaran
    @Ekopras
    alamate mana mas, padahal aku lama lo di pekalongan
    @Sanalpot
    hayo monggo kopdar, cikarangnya dimana?
    @Sastro
    wahahaha, kan diriku mini mas bro gimana mau gahar

  4. @omiyan
    blm tau alamat sampean, wah kalau tahu pasti mampir
    @Dewo asmoro
    Heehehe bisa dditebak
    @shafiqah
    siapakah itu
    @MR
    wis dalu kang gak enak mbangunin sampean

  5. ➡ emang mantep niy motor… tangguh dna irit pulak… untung aja gak kesengsem sama UG IV punya kepala suku… :mrgreen:

  6. hmmm…
    Lumayan jauh lah main²nya…
    Sayang nggak bisa bikin blog.
    Andai bisa aq cerita seperti ini,
    muter² ke Bali paké motor selama
    6 hari, tidur di “balai desa” disana
    takut sama lolongan anjing…

    Asyik pol rék…
    Cuman kalah sip aé sepedaq biyén

  7. Touring Bersama Bang Tigor (1) Bonsai Biker I was recommended this blog by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as no one else know such detailed about my difficulty. You are wonderful! Thanks! your article about Touring Bersama Bang Tigor (1) Bonsai Biker Best Regards Cassetta Nick

  8. An unputdownable discussion is couturier report. I reckon that you should correspond much on this substance, it might not be a bias dominate but generally fill are not enough to mouth on specified topics. To the succeeding. Cheers like your Touring Bersama Bang Tigor (1) Bonsai Biker.

  9. Wonderful goods from you, man. Touring Bersama Bang Tigor (1) Bonsai Biker I’ve understand your stuff previous to and you’re just extremely magnificent. I really like what you have acquired here, certainly like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still care for to keep it wise. I can’t wait to read much more from you. This is really a tremendous Touring Bersama Bang Tigor (1) Bonsai Biker informations.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan