Diam-diam Honda Revo AT Menuai Sukses, Lexam Mengintip

Diam-diam ternyata Honda Revo AT yang mengusung teknologi continuous variable automatic (CV-Matic) bulan lalu melambung hingga 116% dibanding September, menjadi 1.044 unit. Honda Revo AT memadukan kehandalan & kenyamanan berkendara sepeda motor bebek dan kemudahan berkendara transmisi otomatis. Berbekal mesin 4-tak 110 cc dengan teknologi EFT (Efficient & low Friction Technology).

Revo AT mengadopsi sistem pendinginan ganda; pendinginan udara untuk CVT dan pendinginan ruang mesin dengan oli. “Peningkatan penjualan Honda Revo AT pada bulan lalu menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai dapat menerima kehadiran sepeda motor bebek otomatis pertama di Indonesia. Kami yakin pasar sepeda motor jenis ini akan terus berkembang,” ujar Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Division PT AHM. Seperti dikutip Dapurpacu.com.

Sementara dengan kesuksesan ini nampaknya Yamaha tak mau tinggal diam, di ajang JMS pekan kemarin sudah terang-terangan mempromosikan LEXAM, akankah terjadi duel keras di segmen ini, let the time shows us.

Advertisements

67 Comments

  1. naik 110 % menjadi 1044 unit…
    tapi bulan berikutnya cuma 100 unit..
    yo podo bae…
    dr pertama muncul smp skrnag baru nglihat 1 kali saja.
    Asli ..modelnya nggak bikin bangga.

  2. Di Tegal udah beberapa kali terlihat Revo AT, yaitu di dealer ama display di mall, kalo di jalan juga udah beberapa kali terlihat melintas yaitu di atas truk delivery. Kalo yg lagi dikendarai mah belum lihat sekalipun

  3. Lha itu mah ga usah digembar gembor, Honda kan tidak sombong dan rendah ahti (halah…)…cuma masalah waktu, kalo masyarakat udah tereducate mah gampang lagh..Honda gitu lhoooo….

  4. Asli waktu liat Lexam yg d’JMCS, headlamp’a berubah banget dari yg versi thailand. Pakdhe mau tanya, dapet info nga seputar apa lagi yang d’rubah dari lexam ini selain headlamp. Suwun. :mrgreen:

  5. Masalah Honda Revoat adalah:
    1) Harga kemahalan untuk bebek yang desainnya mirip bebek low-end brand yang sama.
    2) Secara desain kurang fresh (revo mode-on). Padahal revo kan tercitrakan sebagai bebek low-end. (Jurus yang kini diterapkan lagi untuk Trio-CBR yang secara desain sama semua)
    3) Secara konsep, Honda menarik matic ke ranah bebek, “bebek rasa matic). Beda dengan Yamaha, yang akan menarik bebek ke ranah matic, “matic rasa bebek”. Kalo yang ketiga ini time will tell.

  6. Wah strategi bagus dari AHM karena udah launch Revo AT nya duluan ketimbang Lexam.
    Sekarang ketahuan siapa yang membuntuti.. dan diapa yang dibuntuti…

  7. Makin banyak aja nih segmen2 motor.. Dari yg cuma bebek ama sport, jd ada matic, bebek matic pula skrg..
    Biar revo kesannya buat low end, tapi namanya udah populer banget gara2 nidji.. Heheh

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin