Motor Di Thailand Hampir Semua Injeksi, Kenapa Di Indonesia Baru Dikit Ya? | Bonsaibiker

Motor Di Thailand Hampir Semua Injeksi, Kenapa Di Indonesia Baru Dikit Ya?

Brader sekalian liat motor-motor di Thailand sudah banyak pakai injeksi bahkan hampir semua ternyata, nah sementara yang di Indonesia bisa di hitung dengan jari, coba yuk berhitung, mulai dari HSX 125, Vixion, hallah kok habis, coba cek ini daftar motor Honda di Thailand, semua udah injeksi, alias di injek makin sesksi tuh motor:data harga honda

Kenapa bisa begitu yah, apakah mekanik indonesia terlalu bodoh untuk injeksi, rasa-rasanya tidak lo, dulu ketika tahun sebelum tahun 2000 mobil jarang pakai injeksi, namun setelah th. 2000 semuaa mobil pakai injeksi, toh tidak terlalu rumit perubahan ini, juga tak terlalu berpengaruh besar pada mekanik, para mekanik Indonesia juga bisa mengatasi. Namun kok beda yah perlakuan terhadap motor, ada apa nih?

Beberapa alasan yang cukup masuk akal adalah:

1. Yang pasti adalah keuntungan, kalau dijual injeksi tentu harga tinggi maka keuntungan rendah, sementara di jual karburator, harga tetap tinggi tapi keuntungan tinggi.

2. Boleh jadi bahwa fenomena ini semacam menghabiskan stock karburator yang dulu banyak di produksi di Thailand ataupun jepang, kini karena banyak motor beraplikasi injeksi maka karburator nganggur, perlu di ketahui hingga kini kebanyakan motor karburatornya masih impor, kecuali motor murmer macem Astrea Legenda, yang kabarnya buatan Indonesia, atau Supra fit. Harga karurator Legenda dan Supra Fit berkisar 400-500 ribu Rupiah. Sementara karburator Prima atau GL Pro yang impor mencapai Rp.1,2 juta.

3. Fenomena bahwa harga karburator bisa ditekan karena mesin pencetak karburator tentu akan nganggur apabila tidak memproduksi lagi, maka mesin ini tetep bisa beroprasi dengan menyalurkan karburator ke negara macem Indonesia yang masih setia dengan karbu ini. Tentunya dengan harga menggiurkan.

4. Faktor pasar, bahwa yang membeli motor kebanyakan golongan m,enengah ke bawah, maka dirasa mungkin masih belum berfikir ke arath tehnologi. Akankah Indonesia mengalami fase injeksi semua motor? Biar waktu membuktikan.

%d bloggers like this: