Mental Kompetitif Perlu Disiapkan Tuk Bangsa Ini

Mental kompetitif harus rame-rame di tanamkan sekaligus digalakkan pada bangsa ini. Demikian kalimat yang sangat cocok untuk membangun bangsa ini aga tak selalu dipandang sebelah mata oleh bangsa lain dan tak selalu jadi pecundang. Coba kita tengok pertandingan bola beberapa waktu lalu, Indonesia terpaksa kalah di final dan harus mengakui keunggulan Malaisia, padahal di babak awal Indonesia cukup mengesankan. Nampak sekali mental amat berperan dalam hal ini.

Kita tengok Thailand, ternyata promosi gaya hidup kompetitif terus digalakkan, bayangkan sebuah lomba gokart tak bermesin saja disiarkan langsung ke seluruh dunia. Lomba ini bermodalkan gokart dari kayu yang tak bermesin meluncur kencang hanya karena startnya dari dataran tinggi. Lomba ini ditoton banyak penggemar dan mendapat apresiasi bagus dari warga.

Tengok pula beberapa hasilnya, riset motor-motor jepang ada di Thailand, willairot bisa bicara lebih banyak di kancah balap pmotor dibanding pembalap kita.

Lebih jauh lagi sebetulnya semangat kompetitif telah dimasukkan dlam kurikulum pendidikan baik dasar, menengah maupun tinggi. Belakangan ini metode kompetisi ini makin rame digalakkan untuk mendorong kualitas out come-nya dalm pendidikan. Namun upaya ini bila tak didukung segenap bangsa nampakanya haslnya tak kan maksimal. Hayo brader sekalian, galakkan kompetisi di semua lini, baik kerja, ibadah, hobbi, bahkan ngeblog sekalipun, tentunya fair paly jadi patokannya.

Advertisements

41 Comments

  1. ngeblog ? Hmmm… Kalo model blog bonsai ini si okslah, kompetitif jelas. Tp kalo yg asal publish untuk kejar tayang πŸ™‚ alias asal artikel kumaha mang Aseen ? Kompetitif ga ? Atau ada lifery ” … *imho

  2. sampurasun, kisanak..

    selain mental klompentitip eh kompensipti *ealah angel driji jowo nge ngetik… 😎 *

    menurut hemat saya yang agak boros ini, mental NRIMO juga harus di posisikan pada tempatnya jangan buang di sembarang tempat πŸ˜€
    pernah di ulas mbah dukun sattar mengenai mental kita yang Nriman ini

    padahal P.Trimo itu pengusaha top terkendal kondang sejagadraya dan alakadarnya, bidang usahanya ting tlecek dimana2 contoh saja: Trimo tambal ban, Trimo besi bekas, Trimo Kos,sampai Trimo repair pesawat jet, semua ada lho.. :mrgreen:

    Nuwun…

  3. semakin kesini permainan2 tradisional mulai luntur dulu waktu acara hut kemerdekaan sering ada lomba2 kayak grobak sodor balap karung jumpritan(jumpritan bahasa indonesiane opo yo)tapi sekarang hampir jarang menemuinya….
    nyambung ra ki karo topike

  4. padahal gledekan usung2 suket n kobis neng sarangan kae, luwih ngeri ya om bons,
    yg mengendalikan jg perlu skill tinggi…
    Lebih menarik kuwi….

  5. yups bener bgt, klo menurut ane mental kompetitif + disiplin hrs ditanamkan dari usia dini, agar mengakar dlm diri setiap anak bangsa. lihat saja jepang yg sejak usia dini sdh mendukung dan memfasilitasi semua kehidupan bangsanya sehingga skrg bisa dilihat perbedaan gmn mental org2 jepang.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan