Pasca Lauch CBR 250

Seperti yang kita ketahui bersama PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya meluncurkan motor

sport terbaru mereka yakni CBR 250R ke pasar roda dua Indonesia. All-new Honda CBR250R Rp 39,9 juta untuk tipe non-ABS dan Rp 46,5 juta untuk tipe ABS. Harga yang ditawarkan adalah on the road Jakarta.

Pasca diluncurkannya CBR 250 tentu masih banyak hal yang harus dilakukan AHM dalam mempromsikannya dan menjaga kemungkinan-kemungkinan buruk yang menghalangi laju penjualannya. James Bons menilai bahwa AHM sungguh tepat mengambil momen kemunculan CBR 250 sehingga dari berbagai posisi terasa untung:

  • Berbarengan dengan tes Sepang sihingga bisa dikatakan sekalian mampir bagi Sang gladiator MotoGP atau trio macan eh Repsol ding.
  • Diluncurkan lebih awal guna persiapan lomba motorsport kelas 250 CC di sentul mulai April.
  • Lawan sedang puasa meluncurkan produk baru.

Namun 3 faktor diatas akan terasa berat jika ditengah perjalanan Honda menjumpai kendala-kendala diluar sistem yang suka ambil keuntungan. Tengoklah Byson yang mengalami inden panjang dan hampir tak terpecahkan, kemudian datang orang-orang yang suka memancing di air keruh seperti melakukan penambahan harga supaya inden dipercepat. Atau menganjurkan kredit bila barang ingin cepat di tangan. Nah konsumen CBR 250 ini tentu berbeda segmen dengan motor lain pada umumnya yang rata-rata mempunyai gengsi tinggi, sehingga apabila AHM salah urus mereka akan mengalami ketersinggungan sehingga pindah ke merek lain. Bayangkan jika misalnya seorang berkantong tebal datang ke dealer, kemudian harus disarankan kredit supaya barang cepat di tangan, apa mereka nggak marah??

Spek resmi copas dari TMC

Tipe Model Honda MC41
Panjang x Lebar x Tinggi 2.035 x 720 x 1.125 mm
Jarak Sumbu Roda 1.370 mm
Jarak Terendah ke Tanah 780 mm
Ketinggian Tempat Duduk
Berat Kosong 161 kg tipe STD | 165 kg tipe C-ABS
Kapasitas Penumpang 2 orang
Radius Putar Minimum 2.5 m
Tipe Rangka Pola Berlian (Diamond)
Tipe Suspensi Depan Teleskopik
Tipe Suspensi Belakang  Lengan Ayun (Sistem Suspensi Pro-Link)
Ukuran Ban Depan 110/70-17M/C (Tubeless)
Ukuran Ban Belakang 140/70-17M/C (Tubeless)
Tipe Rem Depan Cakram Hidrolik
Tipe Rem Belakang Cakram Hidrolik
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 13 liter,
Tipe Mesin  CS250RE, 4 Langkah, DOHC, Silinder Tunggal
Sistem Pendinginan Pendingin Cairan (Radiator)
Sistem Suplai Bahan Bakar Programmed Fuel Injection (PGM-FI)
Diameter x Langkah 76.0 x 55.0 mm
Volume Langkah 249 cc
Perbandingan Kompresi 10.7 : 1
Tipe Pelumasan Wet Sump
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin 1,8 liter
Tipe Kopling Wet Multiplate with Coil Springs
Tipe Transmisi Constant Mesh 6-Speed Return
Pola Perpindahan Gigi 1-N-2-3-4-5-6
Rasio Perpindahan Gigi 1 3.333
Rasio Perpindahan Gigi 2 2.118
Rasio Perpindahan Gigi 3 1.571
Rasio Perpindahan Gigi 4 1.304
Rasio Perpindahan Gigi 5 1.115
Rasio Perpindahan Gigi 6 0.963
Rasio Reduksi Gigi Primer 2.808
Rasio Reduksi Gigi Sekunder 2.714
Sudut Caster / Trail 25° 00` / 95 mm
Tipe Starter Starter Elektrik
Tipe Pengapian Full-Transistor Battery Ignition
Advertisements

77 Comments

  1. masih g kuat harganya, ngces dulu j sambil terus bersabar nunggu 150nya biar 28jt Insay Allah dipinang, moga ntar ga pake inden lama pa lg musti berhadapan dgn setan kridit ow tidak…..

  2. tambah akeh fbh dilut engkas…tenan iki
    yen misal sido mbrojol cbr150 ckd regane 27-29jt paling lambat akhir taun iki tambah wakeh manehh fbh
    jal piye pak hori pasang rego sing 150?

  3. siapa berkantong tebal ????
    perasaan semua co kantongnya tebal …

    * perasaan pernah koment seperti ini dech … (garuk2 kelapa)

  4. Kisanak,…
    Awalnya saran untuk ambil kredit aja biar barang cepat di antar itu adalah benar2 saran yg baik
    harapanya menjadi solusi bagi yg tidak sabaran segera meminang
    akan tetapi pada prakteknya di selewengkan dg uping harga dan tergiur oleh komisi lembaga pembiayaan

    Begini ceritanya:
    tidak semua dealer resmi itu bermodal besar, motor dari pabrik / main dealer di propinsi tidak bisa main kirim aja tanpa deposit dan cash balance dari dealer di bawahnya… Akan tetapi jika ada embel2 lembaga pembiayaan kiriman motor ke dealer kecil sudah pasti di acc karena masalah cash akan cepat diselesaikan..
    Dealer kecil2 tersebut juga bukan hanya jualan motor yg lagi in tsb, dia juga harus mengatur supply dari jenis2 motor yg lain..
    Demikianlah sekilat ingpo…

    • jadi ceritanya jangan sampai konsumen dikorbankan untuk membayar lebih karena dealer nggak ada modal kibapak, makanya nggak semua dealer dapat aspan CBR 250 untuk dijual, honda pasti sadar sepenuhnya hal itu, dan apabila masalah ini muncul dan terblow up maka rusaklah nama CBR
      demikian jawaban, dan terimaksih sekilas ingpohnya

  5. Jadi harap tidak beburuk sangka dari awal munculnya praktek yg beginian, jangan mudah panas hati dan sombong mampu beli cash kok di suruh kredit… Okelah sampean kaya tapi kaya mana sampean sama gusti kang murbeing jagad..

    *Mengutip pesan iwan pals: bertahan hidup harus bisa bersifat lembut, walau hati panas terbakar sekalipun…

      • ini bikan masalah sampean kaya atau sampean miskin, tapi sensitifitas ketersinggungan itu besar di konsumen level ini, sistem dagan beda dengan sistem agama, tak ada sngkut pautnya dengan pelajaran titipan gusti murbeng dumadi, melainkan agama hanya sebagai dasar kejujuran. Pelajaran jualan beda dengan pelajaran agama, pelajaran titipan harta beda ketika membahas dagang, jadi jangan jual agama hanya untuk memuluskan kredit, anda salah besar, harap hati-hati yang begituan menghubungkan masalah agama dengan yang begituan salah2 kibapak sendiri yang terjebak dalam penjualan atas nama agama.

  6. @sobek2
    imho ini bukan masalah kaya dan miskin, justru karna sy ga kaya jadi ga mau kridit karna klo dihitung² harga motor melambung menjadi lebih mahal dari harga awalnya, apa lg jika harga awal dah mahal tentu semakin mahal, tapi bukan berarti sy benci sangad dgn yg namanya kredit, tuk orang yg memang ingin kredit ya silahkan mungkin disesuaikan dgn pendapatan dan pengeluaran yg bersangkutan tapi lain cerita jika orang ingin cash dgn alasan mampu ato ga ingin bayar bunga kredit ato alasan apapun tapi malah disuruh kredit en setuju dgn pakde bonsai mbo’ yao jgn bawa sara

  7. bewtul kisanak hendaknya oknum sales dan dealer berjanji manis tapi sebenarnya sambil memutar akal biar konsumen ga lari ke dealer lain memang di tindak biar ga merugikan konsumen dg bayar lebih 😀 , tapi ya memang kenyataan di lapangan bisa lain, karena atpm bagaimanapun butuh delar juga sebaliknya heheheheuw

    Btw, wah ya begini enaknya komeng di warung bebas,.. :mrgreen: apa saja boleh komeng panjang dan dikit tetap halal,
    untuk yang masalah ilmu dagang dan ilmu agama… Saya tidak mencampur kok kisanak, saya juga ndak menjual agama untuk memuluskan kredit, hanya saja saya kasian dan prihatin jika yg kisanak sebutkan diatas kaum yg berdompet tebal atau yang saya analogikan*sampean* itu level sensitivitas ketersinggungan nya mengalahkan akal sehat, maksud saya ngajakin sabar sdikit begitu xixixixixi
    Adigang,.. Lan Adigung, Niat dagang.., opo menthung

    • Masih ingat artikel sebelum ini “Dilarang Melarang” jadi ini sungguh bebas berpendapat, bebas meyerang juga bebas menangkis serangan lalu kembali menyerang.
      Ngomong apa saja, analogi apa saja, monggo-monggo saja Kibapak, tapi saya juga akan menjawab dengan analogi saya, bebas to!
      membakar, dibakar atau terbakar bebas juga! toh orang yang akan menilai. Namun apapun itu James Bons bukan orang sempurna yang selalu benar, selalu tahu ingpormasi, masukan dari Kibapak juga sebuah ingpormasi yang sangat layak untuk di share.

  8. @ kisanak lutfi..
    Bagian mana yg saya cantolkan ke agama xixixix padahal itu khan analogi saja.. Kaya mana kita semua ini dg tuhan yme, oleh karenanya ya karena kita cuman manusya mbok yao sabar…
    Ga ada salahnya tho, mengingatkan sesama.. Heheheuw lagian saya tidak membenarkan ato menyalah kan kredit tsb.. Hanya menyarankan ‘jangan berburuk sangka dahulu’ mari kita lihat konteksnya analogi kasarnya… Ya kalo mau cepet bin cash dan dealer sekitar tempat tinggal ga bisa menyediakan silahkan pindah dealer lain ya tho?
    Tapi rata2 orang enggan beli barang di tempat yg jauh dari daerah atau teritori nya sebab dg berbagai alasan…
    Misalnya susah nanti service dan claim jika ada komplain, ngurus macem2 misal ngambil plat nomor surat2 kendaraan jauh dan liyo liyane 😛

  9. @sobek2
    bagian ini:
    “Okelah sampean kaya tapi kaya mana sampean sama gusti kang murbeing jagad”
    masa iya karna kita mo beli cash kita dibilang sombong trus dibandingkan dgn Sang Penguasa Jagat Raya
    untuk urusan cash flow yg lebih cepat baik di main dealer ataupun cabang, pembiayaan cash lebih efektif tapi klo bicara soal profit, kredit jelas jauh lebih menguntungkan just my opinion

    • yo mosok maunya cash dsuruh kridit dengan iming2 barang cepat datang, padahal jelas2 lebih mahal, nampaknya dengan alasan sesitifitas ini tak semua dealer bisa menjual CBR 250. (meski aku dulu beli tigor juga kridit kikiki)
      btw
      monggo saja bebas berpendapat! trims!
      sing penting gak bawa2 agma karena itu lebih sengstip lagee tapi kalau maksa ya monggo saja.

  10. wkwkwkwkwk … rame tenan

    * nunggu diserang kisanak dan kibapak

    ayo serang aku …. ( lho kalao mau diserang ya nyerang duluan, apa iya gituch …???? )

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan