Nyentul Bareng Pulsar 220 | Bonsaibiker

Nyentul Bareng Pulsar 220

Brader sekalian, hari ini Rabu 9 Maret 2011 James Bons mendapat kesempatan nyentul baren Mbak Pulsar 220 si Sirgala nan seksi. Pagi-pagi buta James Bons berangkat naik kereta Argo Jati dari Cirebon. Lalu sampai di Jatinegara sekitar jam 8lewt 30 sudah ditunggu sobat nan baik hati Mr, Keep Brotherhood Salam aka Sabdo Guparman aka SG. Saat tiba di sentul, acara test ride sedang dalam babak seremone jadi nggak telat, cuman James BOns dan SG berada di urutan 41-42 tester.

Langsung aja ke impressinya naik nih mongtor!

Pertama tentang top speed, beberapa biker berbeda-beda pencapaiannya tentang top speed ini, ada yang ampek 135, ada yang 120, 125, dan lain-lain tergantung tujuan si biker dalam ngetes dan kepiawaiannya. James Bons sendiri tak terlalu memperdulikan top speed, dan hanya sampai 125-127an karena di awal sudah ada yang sampe 135 berarti dah lumayan kenceng lah, sementara masing-masing biker hanya mendaptkan jatah 2 putaran maka james bons lebih tertarik mencoba menggali yang lain.

Kedua tetnang ergonomi, riding position motor ini cukup nyaman buat touring, nggak terlalu menunduk seperti motor sport tulen. Punggung ngak cepat capek, getaran tak terasa, enak melibas tikungan, dan meski berat diatas TIGOR tapi cenderung mudah dikendarai. Bagi yang touring lover, recomended banget nih mongtor. Tapi yang bagi alay yang suka sruntulan, nampaknya agak berat untuk banting sigsag kiri kanan.

Ketiga tentang ciet alias rem, nampaknya wow manteb remnya, bisa seeet manteb, saat di track lurus hendak menikung james bond hingga ujung trak masih asik di kecepatan 125 km/jam, dan ini sengaja untuk mengetes kapakeman rem dan keseimbangan rem ditikungan. Hasilnya, aman dan manteb, motor todak oleng dan langsung berkurang lajunya secara cepat dan pasti.

Keempat tentang torsi, ha nampaknya bagi yang suka sruntulan dan memainkan torsi nampaknya jangan banyak berharab dari mongtor ini, sebab ketika berpinda gigi dan kopling di lepas, kurang terasa hentakan beringasnya. Menurut James Bons meski mongtor ini diatas kertas torsinya lebih besar dari Tigor, namun secara feeling torsinya masih begis Bang Tigor.

Kesimpulan akhir menurut James Bons nih mongtor cocok buat luar kota, bukan buat dalam kota. Sekian dulu laporan pertama kalau ada yang perlu dikritisi ya monggo, James Bons dah ngantuk mau SITIrehat dulu sapeks.

 

%d bloggers like this: