Tentang iklan-iklan ini
jump to navigation

Renungan Jumat : Kenapa Shalat Harus Membaca Al-Fatihah? 17 Maret 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , ,
trackback

Warning; Jikalau tertarik monggo dicermati pelan-pelan, jangan buru-buru, agak rumit!!!!!

Brader sekalian sebuah pertanyaan yang memang terkadang mengiang dalam hati kita, Kenapa dalam shalat itu kita mesti membaca surat Al-Fatihah? Tentu menjawab ini tak bisa dengan segampang membalikkan tangan atau asbun, karena memungkinkan akan salah kaparah kalau tak tehu-betul-betul ilmu tafsir. Sebuah jawaban yang paling gampang adalah karena perintah Nabi SAW bahwa membaca Al-Fatihah itu wajib dalam sholat, bahkan ketika seseorang sholat tidak membaca surat ini tak sah sholatnya, Nabi Muhammad SAW bersabda:
لاَ تُجْزِئُ صَلاَةٌ لاَ يُقْرَأُ فِيْهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ.
“Tidak sah shalat yang di dalamnya tidak dibaca surat al-Fatihah.”
Lalu dalam sumber lain Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
لاَ صَلاَةَ إِلاَّ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ.
Tidak sah shalat kecuali dengan surat al-Fatihah.”
Namun nampaknya banyak orang yang tidaklah cukup hanya dengan jawaban tersebut, dan masih banyak lagi yang bertanya kenapa?

Menjawab pertanyaan itu mari kita simak surat AL-Fatihah berikut:
{بسم الله الرحمن الرحيم}
Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
{الحمد لله رب العالمين}
Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta
{الرحمن الرحيم}
Yang maha pengasih lagi maha penyayang
{مالك يوم الدين}
Yang menguasai hari pembalasan
{إياك نعبد وإياك نستعين}
Hanya kepada-Mu lah kmi menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.
{اهدنا الصراط المستقيم . صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين}
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang engkau beri nikmat di dalmnya, yang tidak engkau murkai dan tidak sesat.

Brader sekalian dalam bahasa Arab ada yang disebut Ijaz/ايجاز yaitu kalimat ringkas tapi menggambarkan banyak makna, lalu ithnab/اطناب yaitu kalimat yang panjang untuk menggambarkan satu maksud. Nah surah Al-Fatihah ini sebetulnya tergolong ithnab apabila dipahami secara satu surat penuh yaitu kalimat panjang untuk menunjukkan satu maksud yang pendek. Dalam surat ini kalau diringkas hanya ada 2 kalimat yaitu :
{الحمد لله رب العالمين}
Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta
dan
اهدنا الصراط المستقيم
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.
Kemudian kata yang lain adalah pelengkap untuk menunjukkan kebesaran Allah yaitu mulai dari pertama:
1.Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta,Yang maha pengasih lagi maha penyayang,Yang menguasai hari pembalasan,(yang) Hanya kepada-Mu lah kmi menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.
2. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang engkau beri nikmat di dalmnya, yang tidak engkau murkai dan tidak sesat.
Dengan singkat kata maksud surah Al-Fatihah adalah: Ya Allah Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. Insallah inlah inti dari surah Al-Fatihah.

Inilah tujuan kita sholat yaitu agar kita selalu di tunjukkan ke dalam istiqomah atau jalan yang lurus. Kita minta hidayah pada Allah, hidyah yang bagaiman? Simak 2 ayat yang berbeda berikut ini namun sama-sama memakai kata hidayah/ petunjuk!
اهدنا الصراط المستقيم (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus)
Dalam kalimat ini memakai kata Ihdi/اهدى atau hidayah, namun tak dibarengi dengan ila/إلى artinya adalah minta hidayah )Hidyah Amali)
ومن يعتصم بالله فقد هدي إلى صراط مستقيم (siapa yang berpegang teguh pda tali Allah maka akan mendapatkan hidayah kepada jalan yang lurus.)
Dalam kalimat ini juga ada kata hudiya/هدي atau hidayah yang belakang ditambah ila/إلى yang artinya juga hidayah (Hidayah Ilmi)

Brader sekalian kata hidayah kalau memakai kata ila/إلى berarti dia berupa hidayah ilmi, lalu kalau tidak memakai kata ila/إلى berarti hidayah amali. Hidayah ilmi adalah petunjuk dari Allah bagi kita yang mau belajar menjadi tahu, yaitu hidayah pengetahuan, seperti kalau kita belajar agama kita tahu ini halal ini haram, ini baik ini buruk, hidayah ilmi diperoleh karena belajar. Lalu hidayah amali adalah petunjuk dari Allah atau asa dari Allah untuk melaksanakan sesuatu perbuatan. Misalkan kita tahu nyolong itu dosa, baru sebatas hidayah ilmi, lalu kalau kita menjauhi nyolong berarti Allah memberi kita asa untuk melaksanakan amal berupa menjauhi perbuatan tercela tersebut, barulah ini disebut hidayah amali. Contoh lain membantu orang yang dalam kesulitan itu berpahala, kalau sebatas tahu saja tanpa tergerak hatinya untuk membantu berarti kita baru mendapat hidayah olmi hidayah tahu, namun setelah ia mau melaksanakannya barulah ia mendapat amali artinya mau melaksanakan kebaikan. Hidayah ilmi diperoleh karena belajar, hidayah amali diperoleh lebih karena keridoan Allah.

Brader sekalian, berapa banyak orang tahu bahwa korupsi itu salah, nyolong itu dosa tapi tetep saja dilaksnakan, artinya orang tersebut hanya mendapatkan hidayah ilmi James Bons yakin orang tersebut tahu, namun ia belum mendapatkan hidayah amali sehingga belum menjauhinya. Lalu bagaimana biar mendaptakan hidayah amali, ya monggo doa, memohon kepada Allah. Itulah sebuah jawaban kenapa shalat mesti membaca surah Al-Fatihah,  ya karena di dalamnya ada kalimat اهدنا الصراط المستقيم (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus) artinya ya Allah berilah kami hidayah dan itu berupa hidayah amali, sehingga ketika kita sholat khusuk kita akan dijauhkan dari perbuatan keji dan mungkar Mau melaksanakan yang baik-baik. Maka sebuah dalil mekatakan “shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar”. Insallah kalu shalat kita khusu, ihlas dan penuh pengharapan kita akan mendapat hidayah amali seperti tercantum alam surat Al-Faihah, dan kita jauh dari k\perbuatan keji dan mungkar. AMIIIN.

Tentang iklan-iklan ini

Komentar»

1. kang_ulid - 17 Maret 2011

ptromax aja

Triyanto Banyumasan - 18 Maret 2011
2. moch rasyiid - 17 Maret 2011

apiik…apiik maz….kalo kita senantiasa dzikkrullah insya Allah dunia tenteram…….

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

amiiiin

3. kang_ulid - 17 Maret 2011

Dapat pencerahan… suwun kang! dari dulu saya memang penasaran, kenapa al-fatihah menjadi ibu dari surat2 di al-Quran? ada yang mengatakan bahwa di dalam surat ini, terkandung dua hal pokok yaitu surat yang berhubungan dengan Allah dan surat yang berhubungan dengan manusia (emboh, aq juga ga’ paham), kemudian di tengah2nya ada ayat yang menyatakan penyerahan sepenuhnya kepada Allah. Hanya kepada-Mu lah kmi menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan. Mohon pencerahan lebih lanjut kang!!!!

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

simak pelan-pelan insallah faham

4. kang_ulid - 17 Maret 2011
5. shrouder - 17 Maret 2011

Saya kurang sepaham dengan penggalan…
” tau korupsi dosa, tp masih saja melakukannya”
Menurut saya, itu bukan belum mendapat hidayah, tapi dia jelas jelas menutup pintu hidayah. Hidayah bukannya datang dengan tiba2, namun sungguh atas kesadaran diri yg paling dalam atas eksistensi kebenaran yg dia anut.
Seseorang yang tau perbuatan salah dan dosa, namun tetap nekat menjalankannya, itu kategori ”penentangan,pembangkangan”

Banyak juga disekitar kita, STMJ…
Sholat Terus, Maksiat Jalan..wow….gak kurang yg bergelar Haji, namun sungguh, apa yg di kerjakan tidak menggambarkan kemuslimannya..
Itu bukan karena blm mendapat hidayah, tp jelas dia membuang amanah!!!
Semoga sedikit berguna..

kang_ulid - 17 Maret 2011

spakat!

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

Boleh juga pendapatnya, kalau itu dinilai sebagai pendapat dalam bertindak sesuai kesadaran monggo saja, cuman kalau dinilai sebagai hamb Allah yang melaksanakan sariat Islam tolong dikaji ulang, sorri mas bro dengan segala hormat mohon maaf, kalau berbcara masalah agama apalgi menyangkut tafsir tolong kemukakan dalilnya biar kita tidak nggrambyang nanti salah arah, karena agma bukan otootif yang gampang sekali dibuktikan sekarang, kecuali nanti di hari akhir. Pembicaraan ini berawal dari Sebuah dalil mengatakan :
إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر
Shalat itu mencegah perbutan keji dan mungkar.
Setidaknya kekejian dan kemungkaran akan hilang bila seseirang serius melaksanakan shalatnya, adapun sudah shalat masih munkar ya mungkin shalatnya perlu diperbaiki. demikian maaf bila kurang berkenan.

kang_ulid - 17 Maret 2011

wah yang ini juga sepaham denganku… spakaaatttt!

6. 1001nickname_SiGantengKalem - 17 Maret 2011

OK bons…..
lanjut…………

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

njih mas Ganteng

7. Ikhwan - 17 Maret 2011

Sepakat sama pak Bons. Berbicara agama harus bertumpu pada dalil yang kuat/shohih, agar kita tidak tersesat selama2nya.
Tapi prisip “dilarang melarang” tetap berlaku to pak Bons? Biar ada pencerahan diantara kita.
Emang artikel pak Bons yang ini kudu diwaca alon2 ben bisa nresep

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

tetap dilarang melarang, karena Hanya Allah yang berhak melarang, semua boleh berpendapat. Monggo!

8. jenderal - 17 Maret 2011

Like banget…..siplah :mrgreen: brangkaaaaattt

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

kamane om?

jenderal - 17 Maret 2011

bubu yuh……kikikikikiki :mrgreen:

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

opo kui?

jenderal - 17 Maret 2011

tidur dulu :!:
dah malem….kikikikikikk :mrgreen:

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

wah ikuta mr uDIen

jenderal - 17 Maret 2011

:grin:
request artikel sholat jamak dan sejenisnya,kan!! :idea:

9. jenderal - 17 Maret 2011

kang!! maksude….. :mrgreen:

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

insallah kang Jendral

jenderal - 17 Maret 2011

sip :mrgreen:
tak enteni…

10. absoluterevo - 17 Maret 2011

Wathur nuhun juragan kang mas..!! Kajian jumatnya

11. absoluterevo - 17 Maret 2011

Walah kang jendrall lagi nyari patarmax saya telat jadi ga pondium padahal bolak balik nang umah juragan kang mas.

12. absoluterevo - 17 Maret 2011

Juragan kang mas ijin copas boleh ga? hatur nuhun kang seblmnya.

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

monggo saja, semoga bisa diambil manfaatnya

13. absoluterevo - 17 Maret 2011

Trimakasih juragan kang mas atas di beri ijinnya copas, semoga kebaikan kang mas di balas oleh Alloh swt lebih dari pada ini amin.

14. absoluterevo - 17 Maret 2011

Kapan ni brojol artikle baru pengen patarmax ni…….!!!! :lol:

Bonsai Biker - 17 Maret 2011

pagi lah om jam 9nan

15. absoluterevo - 18 Maret 2011

Oke juragan kang mas….!!!! Mudah2 besok saya bisa patarmax biar kang udin garuk2 kepala…..!!!!

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

hehehehe seeep

16. lekdjie - 18 Maret 2011

Tafsir Surat Al-
Fatihah
Kategori Al-Quran, Tafsir |
12-05-2008 | 37 Komentar
Keutamaan Surat Al-Fatihah
Pertama: Membaca Al-Fatihah
Adalah Rukun Shalat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda yang artinya, “Tidak ada
shalat bagi orang yang tidak
membaca Fatihatul Kitab (Al
Fatihah). ” (HR. Bukhari dan Muslim
dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu
‘ anhu)
Dalam sabda yang lain beliau
mengatakan yang artinya,
“ Barangsiapa yang shalat tidak
membaca Ummul Qur’an (surat Al
Fatihah) maka shalatnya pincang
(khidaaj). ” (HR. Muslim)
Makna dari khidaaj adalah kurang,
sebagaimana dijelaskan dalam
hadits tersebut, “Tidak lengkap”.
Berdasarkan hadits ini dan hadits
sebelumnya para imam seperti
imam Malik, Syafi ’i, Ahmad bin
Hanbal dan para sahabatnya, serta
mayoritas ulama berpendapat
bahwa hukum membaca Al Fatihah
di dalam shalat adalah wajib, tidak
sah shalat tanpanya.

17. lekdjie - 18 Maret 2011

Kedua: Al Fatihah Adalah Surat
Paling Agung Dalam Al Quran
Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla
radhiyallahu ‘anhu, beliau
mengatakan: Rasulullah shallallahu
‘ alaihi wa sallam berkata kepadaku,
“Maukah kamu aku ajari sebuah
surat paling agung dalam Al Quran
sebelum kamu keluar dari masjid
nanti ?” Maka beliau pun berjalan
sembari menggandeng tanganku.
Tatkala kami sudah hampir keluar
maka aku pun berkata; Wahai
Rasulullah, Anda tadi telah bersabda,
“ Aku akan mengajarimu sebuah
surat paling agung dalam Al
Quran ?” Maka beliau bersabda,
“(surat itu adalah) Alhamdulillaahi
Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah),
itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat
yang sering diulang-ulang dalam
shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim
yang dikaruniakan kepadaku.” (HR.
Bukhari, dinukil dari Riyadhush
Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270)

18. lekdjie - 18 Maret 2011

Penjelasan Tentang Bacaan
Ta ’awwudz dan Basmalah
Makna bacaan Ta’awwudz
ﻢﻴﺟﺮﻟﺍ ﻥﺎﻄﻴﺸﻟﺍ ﻦﻣ ﻪﻠﻟﺎﺑ ﺫﻮﻋﺃ
Artinya: “Aku berlindung kepada
Allah dari godaan syaitan yang
terkutuk. ”
Maknanya: “Aku berlindung kepada
Allah dari kejelekan godaan syaitan
agar dia tidak menimpakan bahaya
kepadaku dalam urusan agama
maupun duniaku. ” Syaitan selalu
menempatkan dirinya sebagai
musuh bagi kalian. Oleh sebab itu
maka jadikanlah diri kalian sebagai
musuh baginya. Syaitan bersumpah
di hadapan Allah untuk
menyesatkan umat manusia. Allah
menceritakan sumpah syaitan ini di
dalam Al Quran,
ﻦﻴﻌﻤﺟﺃ ﻢﻬﻨﻳﻮﻏﺄﻟ ﻚﺗﺰﻌﺒﻓ ﻝﺎﻗ
ﻢﻟﺍ ﻢﻬﻨﻣ ﻙﺩﺎﺒﻋ ﺎﻟﺇ
“Demi kemuliaan-Mu sungguh aku
akan menyesatkan mereka semua,
kecuali hamba-hamba-Mu yang
terpilih (yang diberi anugerah
keikhlasan). ” (QS. Shaad: 82-83)
Dengan demikian tidak ada yang
bisa selamat dari jerat-jerat syaitan
kecuali orang-orang yang ikhlas.
Isti’adzah/ta’awwudz (meminta
perlindungan) adalah ibadah. Oleh
sebab itu ia tidak boleh ditujukan
kepada selain Allah. Karena
menujukan ibadah kepada selain
Allah adalah kesyirikan. Orang yang
baik tauhidnya akan senantiasa
merasa khawatir kalau-kalau dirinya
terjerumus dalam kesyirikan.
Sebagaimana Nabi Ibrahim ‘alaihis
salam yang demikian takut kepada
syirik sampai-sampai beliau berdoa
kepada Allah,
ﻡﺎﻨﺻﻷﺍ ﺪﺒﻌﻧ ﻥﺃ ﻲﻨﺑﻭ ﻲﻨﺒﻨﺟﺍﻭ
“Dan jauhkanlah aku dan anak
keturunanku dari penyembahan
berhala. ” (QS. Ibrahim: 35)
Ini menunjukkan bahwasanya
tauhid yang kokoh akan menyisakan
kelezatan di dalam hati kaum yang
beriman. Yang bisa merasakan
kelezatannya hanyalah orang-orang
yang benar-benar memahaminya.
Syaitan yang berusaha
menyesatkan umat manusia ini
terdiri dari golongan jin dan
manusia. Hal itu sebagaimana
disebutkan oleh Allah di dalam ayat
yang artinya,
ﺍﻭﺪﻋ ﻲﺒﻧ ﻞﻜﻟ ﺎﻨﻠﻌﺟ ﻚﻟﺬﻛﻭ
ﻢﻬﻀﻌﺑ ﻲﺣﻮﻳ ﻦﺠﻟﺍﻭ ﺲﻧﻹﺍ ﻦﻴﻃﺎﻴﺷ
ﺍﺭﻭﺮﻏ ﻝﻮﻘﻟﺍ ﻑﺮﺧﺯ ﺾﻌﺑ ﻰﻟﺇ
“Dan demikianlah Kami jadikan
musuh bagi setiap Nabi yaitu
(musuh yang berupa) syaithan dari
golongan manusia dan jin. Sebagian
mereka mewahyukan kepada
sebagian yang lain ucapan-ucapan
yang indah untuk memperdaya
(manusia).” (QS. Al An’aam: 112)
(Diringkas dari Syarhu Ma’aani
Suuratil Faatihah, Syaikh Shalih bin
Abdul ‘Aziz Alus Syaikh
hafizhahullah).
Makna bacaan Basmalah
ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﺴﺑ
Artinya: “Dengan menyebut nama
Allah yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang. ”
Maknanya; “Aku memulai bacaanku
ini seraya meminta barokah dengan
menyebut seluruh nama Allah. ”
Meminta barokah kepada Allah
artinya meminta tambahan dan
peningkatan amal kebaikan dan
pahalanya. Barokah adalah milik
Allah. Allah memberikannya kepada
siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Jadi barokah bukanlah milik
manusia, yang bisa mereka berikan
kepada siapa saja yang mereka
kehendaki (Syarhu Ma ’aani Suratil
Fatihah, Syaikh Shalih bin Abdul
‘ Aziz Alus Syaikh hafizhahullah).

19. lekdjie - 18 Maret 2011

Allah adalah satu-satunya
sesembahan yang berhak diibadahi
dengan disertai rasa cinta, takut dan
harap. Segala bentuk ibadah hanya
boleh ditujukan kepada-Nya. Ar-
Rahman dan Ar-Rahiim adalah dua
nama Allah di antara sekian banyak
Asma ’ul Husna yang dimiliki-Nya.
Maknanya adalah Allah memiliki
kasih sayang yang begitu luas dan
agung. Rahmat Allah meliputi segala
sesuatu. Akan tetapi Allah hanya
melimpahkan rahmat-Nya yang
sempurna kepada hamba-hamba
yang bertakwa dan mengikuti ajaran
para Nabi dan Rasul. Mereka inilah
orang-orang yang akan
mendapatkan rahmat yang mutlak
yaitu rahmat yang akan
mengantarkan mereka menuju
kebahagiaan abadi. Adapun orang
yang tidak bertakwa dan tidak
mengikuti ajaran Nabi maka dia akan
terhalangi mendapatkan rahmat
yang sempurna ini (lihat Taisir
Lathifil Mannaan, hal. 19).

20. lekdjie - 18 Maret 2011

Penjelasan Kandungan Surat
Makna Ayat Pertama
ﻢﻟﺎﻌﻟﺍ ﺏﺭ ﻪﻠﻟ ﺪﻤﺤﻟﺍ
Artinya: “Segala puji bagi Allah Rabb
seru sekalian alam.”
Makna Alhamdu adalah pujian
kepada Allah karena sifat-sifat
kesempurnaan-Nya. Dan juga
karena perbuatan-perbuatanNya
yang tidak pernah lepas dari sifat
memberikan karunia atau
menegakkan keadilan. Perbuatan
Allah senantiasa mengandung
hikmah yang sempurna. Pujian
yang diberikan oleh seorang hamba
akan semakin bertambah sempurna
apabila diiringi dengan rasa cinta dan
ketundukkan dalam dirinya kepada
Allah. Karena pujian semata yang
tidak disertai dengan rasa cinta dan
ketundukkan bukanlah pujian yang
sempurna.
Makna dari kata Rabb adalah
Murabbi (yang mentarbiyah;
pembimbing dan pemelihara).
Allahlah Zat yang memelihara
seluruh alam dengan berbagai
macam bentuk tarbiyah. Allahlah
yang menciptakan mereka,
memberikan rezeki kepada mereka,
memberikan nikmat kepada mereka,
baik nikmat lahir maupun batin.
Inilah bentuk tarbiyah umum yang
meliputi seluruh makhluk, yang baik
maupun yang jahat. Adapun
tarbiyah yang khusus hanya
diberikan Allah kepada para Nabi dan
pengikut-pengikut mereka. Di
samping tarbiyah yang umum itu
Allah juga memberikan kepada
mereka tarbiyah yang khusus yaitu
dengan membimbing keimanan
mereka dan menyempurnakannya.
Selain itu, Allah juga menolong
mereka dengan menyingkirkan
segala macam penghalang dan
rintangan yang akan menjauhkan
mereka dari kebaikan dan
kebahagiaan mereka yang abadi.
Allah memberikan kepada mereka
berbagai kemudahan dan menjaga
mereka dari hal-hal yang dibenci
oleh syariat.
Dari sini kita mengetahui betapa
besar kebutuhan alam semesta ini
kepada Rabbul ‘alamiin karena hanya
Dialah yang menguasai itu semua.
Allah satu-satunya pengatur,
pemberi hidayah dan Allah lah Yang
Maha kaya. Oleh sebab itu semua
makhluk yang ada di langit dan di
bumi ini meminta kepada-Nya.
Mereka semua meminta kepada-
Nya, baik dengan ucapan lisannya
maupun dengan ekspresi dirinya.
Kepada-Nya lah mereka mengadu
dan meminta tolong di saat-saat
genting yang mereka alami (lihat
Taisir Lathiifil Mannaan, hal. 20).

21. lekdjie - 18 Maret 2011

akeh tenan,langsung kesimpulan waelah.
Kesimpulan Isi Surat
Surat yang demikian ringkas ini
sesungguhnya telah merangkum
berbagai pelajaran yang tidak
terangkum secara terpadu di dalam
surat-surat yang lain di dalam Al
Quran. Surat ini mengandung
intisari ketiga macam tauhid. Di
dalam penggalan ayat Rabbil ‘alamiin
terkandung makna tauhid
rububiyah. Tauhid rububiyah adalah
mengesakan Allah dalam hal
perbuatan-perbuatanNya seperti
mencipta, memberi rezeki dan lain
sebagainya. Di dalam kata Allah dan
Iyyaaka na’budu terkandung makna
tauhid uluhiyah. Tauhid uluhiyah
adalah mengesakan Allah dalam
bentuk beribadah hanya kepada-
Nya. Demikian juga di dalam
penggalan ayat Alhamdu
terkandung makna tauhid asma ’ wa
sifat. Tauhid asma’ wa sifat adalah
mengesakan Allah dalam hal nama-
nama dan sifat-sifatNya. Allah telah
menetapkan sifat-sifat
kesempurnaan bagi diri-Nya sendiri.
Demikian pula Rasul shallallahu ’alaihi
wa sallam. Maka kewajiban kita
adalah mengikuti Allah dan Rasul-
Nya dalam menetapkan sifat-sifat
kesempurnaan itu benar-benar
dimiliki oleh Allah. Kita mengimani
ayat ataupun hadits yang berbicara
tentang nama dan sifat Allah
sebagaimana adanya, tanpa
menolak maknanya ataupun
menyerupakannya dengan sifat
makhluk.
Selain itu surat ini juga mencakup
intisari masalah kenabian yaitu
tersirat dari ayat Ihdinash shirathal
mustaqiim. Sebab jalan yang lurus
tidak akan bisa ditempuh oleh
hamba apabila tidak ada bimbingan
wahyu yang dibawa oleh Rasul.
Surat ini juga menetapkan
bahwasanya amal-amal hamba itu
pasti ada balasannya. Hal ini tampak
dari ayat Maaliki yaumid diin. Karena
pada hari kiamat nanti amal hamba
akan dibalas. Dari ayat ini juga bisa
ditarik kesimpulan bahwa balasan
yang diberikan itu berdasarkan
prinsip keadilan, karena makna kata
diin adalah balasan dengan adil.
Bahkan di balik untaian ayat ini
terkandung penetapan takdir.
Hamba berbuat di bawah naungan
takdir, bukan terjadi secara merdeka
di luar takdir Allah ta ’ala
sebagaimana yang diyakini oleh
kaum Qadariyah (penentang takdir).
Dan menetapkan bahwasanya
hamba memang benar-benar
pelaku atas perbuatan-
perbuatanNya. Hamba tidaklah
dipaksa sebagaimana keyakinan
kaum Jabriyah. Bahkan di dalam
ayat Ihdinash shirathal mustaqiim
itu terdapat intisari bantahan kepada
seluruh ahli bid ’ah dan penganut
ajaran sesat. Karena pada hakikatnya
semua pelaku kebid ’ahan maupun
penganut ajaran sesat itu pasti
menyimpang dari jalan yang lurus;
yaitu memahami kebenaran dan
mengamalkannya. Surat ini juga
mengandung makna keharusan
untuk mengikhlaskan ketaatan
dalam beragama demi Allah ta’ala
semata. Ibadah maupun isti’anah,
semuanya harus lillaahi ta’aala.
Kandungan ini tersimpan di dalam
ayat Iyyaka na ’budu wa iyyaaka
nasta’iin (disadur dari Taisir Karimir
Rahman, hal. 40).
Allaahu akbar, sungguh
menakjubkan isi surat ini. Maka tidak
aneh apabila Rasulullah shallallahu
‘ alaihi wa sallam menyebutnya
sebagai surat paling agung di dalam
Al Quran.
Ya Allah, karuniakanlah kepada kami
ilmu yang bermanfaat. Jauhkanlah
kami dari jalan orang yang dimurkai
dan sesat. Sesungguhnya Engkau
Maha Mendengar lagi Mengabulkan
do ’a. Wallahu a’lam bish shawaab.
***
Penyusun: Abu Muslih Ari Wahyudi

22. azizyhoree - 18 Maret 2011

apik pakde.. :)

23. azizyhoree - 18 Maret 2011

lekdjie jozz :)

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

sep kang Aziz

24. lekdjie - 18 Maret 2011

http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-surat-al-fatihah.html

-bukan memaksakan,cuma memberikan sisi lain dalam penafsiran-

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

Matursuwun lek tambahannya.
-sekedar masukan lek sebaiknya instal font Arabnya lek, sehingga susunan Arabnya nggak acakadut, atau Arabnya jadiin JPG dulu
-soal tafsir alfatihah secara lengkap memang ribuan tafsir mulai dari tafsir yang diakui shahih ampek dibilang tafsir kafir, namun bukan itu tujuan artikel ini, tapi hanya sekekdar menjawab kenapa dalam sholat harus dibaca, jadi bahasannya tidak meluas.
-over all, matursuwun tambahannya

25. sobek-sobek - 18 Maret 2011

jadi rangkuman atau singkatan kisanak?? :oops:
opderikod:
wah sebenernya aku takut nek komen2 yg menyangkut ilmu agama begini sale masih cetek ilmunya

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

nggak usah takut salah, toh insallah ada yang membenarkan

26. ウィナ - 18 Maret 2011

artikel mantaf

27. Dani Ramadian - 18 Maret 2011

Bons…

Tulisan Insya Allah bener nggonmu yo?
Soalnya mau dikopi temen2, to di atas…
Lek nulis ojo kliru2…
:D

Gak usah nguber BOTD,
masiyo mlebu 1000 besar gpp…
:mrgreen:

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

nulis itu kayak orang mau kentut, masak ditahan, tentang pelsannya leksampean masih ikut Arab yo monggo dipisah, lek wos ikut indonesia gabung. Toh tak setiap saat kita harus bener terus.
masalah BOTD setiap orang punya tujuan sendiri, sampean tidak tahu maksud dan tujuanku dlam ngeblog.

28. hourex150l - 18 Maret 2011

waaaa, manteb (abot tur jero) Pak Bons..
Banyak belajar dari sini Pak..
Semoga menjadi bisa jadi ikhtibar bagi kita semua dan Allah Swt. Berikan kepahaman atas apa yang telah kita tulis dan baca disini, dan semoga juga Allah swt. Berikan kekuatan pada kita semua untuk selalu mengamalkan serta menyampaikannya… Amin.

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

amiiin

29. uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

hadir … pertamax buat artikel selanjutnya
nyimak dulu gan, mesti pelaaaaaaaaannnn – pelan

* garuk kepala duluan, mata masih ngantuk … gubraaaaakz

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

belum pengen kentut …

30. Bonsai Biker - 18 Maret 2011

kalem, hehhehe

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

bons coba lacak th*le coment no. 154 di ….

http://tmcblog.com/2011/03/17/desain-new-revo-new-wave-110-thailand/

dari gravatarnya, barangkali bons bisa … :mrgreen:

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

sejak tadi malem kan

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

yoi betul ….
tapi untuk masuk linknya harus melalui outlook ekspress, lha kan sayah gak punya email …. :mrgreen:

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

gambarnya banyak di FBnya to kang uDIen kan dia aktif

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

yaaaaaaaaaahhhh ….. sayah jadul dongggggg …..
* nepak jidat

share dong di warungmu biar heboooooooohhhh

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

yah sudah banyak yang tahu, jadi nggak surprise lagi kang

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

kalau om berkenan, share dech di bawah ane ….

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

tar tak cari dulu lupa nama lengkapnya di fb

uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

yo wis lah bons, ybs-nya juga marah keknya tuch … :mrgreen:

31. joetrizilo - 18 Maret 2011

hanya bisa menyimak saja

To Mas Bonsey… mohon kiranya link blog saya terdahulu di ganti dengan yang baru, soalnya yang terdahulu sudah koit…. sekiat terima kasih…

nitip lagi…

kangen sama stevai joe satriani yngwie malmsteen klik aja…

http://joetrizilo.wordpress.com/2011/03/18/menunggu-duel-sarat-gengsi-motogp/

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

otreh mas bro

32. kangmase - 18 Maret 2011

hmmmm

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

mmmm juga

33. uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

Kembali ke leptop :

Kajian yang menarik om bons, menambah ilmu dan wawasan … kalau gak salah shalat itu berarti do’a juga ya gan, btw: tepat sekali, secara bahasa juga sholat itu hubungan, artinya hubungan antara hamba dan Khaliqnya, yang mana hubungan itu intinya adalah do’a ….

nice share om bons

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

betul, nanti insallah akan ada artikel khusus tentang makna sebuah doa

34. uDien D'kab 234 - 18 Maret 2011

ikut melengkapi ayat tentang sholat mencegah keji dan munkar :

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).” (QS. Al-Ankabuut [29] : 45).

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

seep tambahannya

35. elsabarto - 18 Maret 2011

klo aku makmum masbuk asal dah dapet ruku’ dah dihitung satu rakaat, tp klo ada yang menyempurnakan rakaat yang tertinggal Al Fatihah-nya ya lebih bagus lagi :)

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

sip mas Elsa

36. raya - 18 Maret 2011

‘Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.’

banyak orang islam yang kalo sholat baca ayat seperti itu, tapi kesehariannya menyembah dan memohon pertolongan pada yang lain.. bawa jimat, beli motor baru dimandiin air kembang, selamatan dst.. seolah-olah keselamatan datang bukan dari Allah SWT tapi dari jimat, air kembang, selamatan dst.. kalo sudah begini kan sholatnya otomatis gugur pahalanya..

Bonsai Biker - 18 Maret 2011

ya yang jelas perlu dikoreksi sholatnya ataudiperbaiki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.118 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: