V-ixion Sang Raja Tanpa Ngiklan | Bonsaibiker

V-ixion Sang Raja Tanpa Ngiklan

Brader sekalian, hingga detik ini V-ixion masihlah sang raja penjualan di segmen motor sport.Yamaha Vixion menempati posisi wahid dengan pangsa pasar sekitar 34,33%.  Belum ada satupun lawan yang sanggup melengserkan tahtanya kecuali New Mega Pro yang sempat mengancam namun belakangan tidak lagi. Tapi anehnya justru motor ini sedang tidak diiklankan dalam artian tidak menjadi tajuk utama atau beriklan satu halaman penuh dimedia, atau nongol di layar TV. Kita hanya bisa menjumpai iklan V-ixion di web resminya yamaha. Dengan kata lain dialah raja tanpa ngiklan. Kini V-ixion tinggal menikmati hasil dari iklan yang dahulu dan iklan yang gratis dimasyarakat karena kecanggihannya. Kok bisa ya?
Sementara itu fakta di lapangan, dimanapun dan kapanpun betul-betul banyak nih mogtor berseliwerna di jalan, dan juga para pembelinya masih ngantri di banyak daerah. Tak usah jauh-jauh para sohib blogger kita ternyata banyak yang menggunakan V-ixion ini seperti mbah Edo, kang Nadi, pak Mitra, om JA aka kang Arif, om Darmawan, dan lainnya. Kok bisa ya?
Fakta tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah cerdas, melek teknologi dan sudah tidak lagi gila akan fanatisme brand. V-ixion dinilai worth it bagi para penggemarnya, motor canggih, murah, lumayan irit dan kencang, bahkan top speednya melampaui motor yang harganya jauh diatasnya macem Tiger.
Para ATPM pun yakin menyadari akan hal ini, bahwa larisnya motor seperti V-ixion, satria FU, dn lainnya sngat dipengaruhi performa yang dibawanya. kedigddayaan V-ixin ni yakin sepenuhnya disadari oleh Honda, namun kenapa kok hingga kini masih belum dicarikan tandingannya, kok bisa ya? Ya bisa dong, ya memang menerbitkan sebuah motor bukan perkara mudah, Indonesia bukan negara R & D layaknya Thailand, meski lporan dari perkembangan di Indinesia menjadi masukan bagi R&D namun tetep saja tak serta merta menjadi referensi utama. Harus menunggu produk global yang digelontorkan secara global macem CBR 250 yang harus nunggu pasar global ada baru kita bisa ngimpor. Maka bagi para FBH sabar! Toh ini juga dialami FBY dimana Yamaha tak menggelontorkan sport 250 cc, ya nunggu produk global buat Asia Tenggara, kaleeeee!

%d bloggers like this: