Mampukan Hyosung GT250R Menandingi Kedigdayaan Ninja 250 dan CBR 250 Di Indonesia? Kita Komparasikan Coy!

Brader sekalian, nampaknya Hyosung mendapatkan antusiasme luar biasa dari pemerhati biker tanah air khususnya dunia maya. Beberapa postingan tentang motor ini menjadi hit baik di blog-blog besar macem Kang Opik dan Mas Tri. Begitu juga di blog menengah macem SLR, tak terkecuali di warung bonsai yang merupakan warung kecil kw 10 ini juga mendapatkan apresiasi dari pengunjung yang cukup banyak. James Bons yang hanya nubi ini mencoba mengintip kekuatan si Hyosung dari bebagai lini, semoga dengan keterbatasan James Bons analisa ini tak seperti orang buta yang meraba gajah, bila kena buntut dibilang gajah itu kecil dan panjang kayak pisang lalu kalau kena perut dibilang kaya mbah Wir atau Terong, lalu kena belalai kayak Rider Tua atau Alrozi yang lurus tinggi. Aihihihi
Untuk mencermati kekuatan Hyosung ini mari kita coba tengok dari berbagai lini supaya lebih detail dan terperinci:
Mesin dan Tenaga
Untuk GT250R Mesin bertipe Twin-V DOHC diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 28,8 bhp pada 10.500 rpm dan torsi maksimum 22 Newton meter (Nm) pada 8.000 rpm. Mesin tersebut menggunakan pendingin cairan yaitu oil cooler tidak radiator, karena mungkin hanya untuk melayani kompressi yang hanya 10,3:1.  Ketiganya memiliki kapasitas mesin yang sama. Honda CBR250 R bertenaga 25 bhp dan torsi 22,9 Nm, sedangkan Ninja 250 R bertenaga 32 bhp dan torsi 22 Nm. Kemudian untuk speed silakan lihat di  MNC.
Harga
Harga masing-masing misalkan di India adalah, Hyosung 2 lakh atau sekitar Rp 38,97 juta, Honda 14 – 1,6 lakh atau sekitar Rp 27,86 – Rp32,74 juta, dan Kawasaki Ninja 250 R 3 lakh atau sekitar Rp 58,46 juta. Harga masing-masing di Indonesia adalah, Honda Rp39,9 juta, dan Kawasaki Ninja 250 R Rp 46,5 juta. Nah untuk  Hyosung kalau di India sekitar Rp 38,97 juta padhal statusnya impor, maka kalau di Indonesia diproduksi sendiri, motor ini yakin bisa nembus di bawah 35 juta. Untuk di level harga inilah boleh jadi Hyosung bisa bermain cantik dengan para kompatotornya tersebut, karena kedua kompatitornya merupakan barang impor sedangkan Hyosung buatan dalam negeri.
Konsumsi bahan bakar
Semua dengan menggunaka pertamax
Ninja  250 23 km/ liter, CBR 250 28 km/liter, nah untuk hyosung ini james Bons belum mendapatkan data pasti berapa kilo per liternya. Adapun jenis bahan bakar si Hyosung jelas motor ini bisa menggunakan premium, la wong kompressinya hanya 10,3 :1, masih di bawah CBR 250 yang 10,7 dan lebih dibawah lagi daripada Ninja 250 yang 11:1, namun ya lebih baiknya lagi Pertamak karena sudah Injeksi.
Jaringan 3S
Untuk jaringan 3 s inilah yang sangat menentukan pertumbuhan si motor, karena walaupun motor ini keren namun bagi soheb yang tinggal di kampung atau luar jawa tentu harus berfikir ulang ketika akan membeli motor ini. Nampaknya dari sisi ini Honley Motor sebagai produsen di Indonesia harus betul-betu mengantisipasi hal ini dengan menerapkan setrategi lebih jitu.
Handling
Handling Hyosung ampaknya seperti Megelli 250 yang lebih nunduk. CBR 250 dibilang paling santai untuk dikendarai karena tak terlalu nunduk,  Ninja enak suspensinya bila melibas jalan riting tak terlalu terasa. Dan yng paling anteng CBR 250 karena pelknya paling lebar yaitu 4 In sementara Ninjahanya 3,5 In.
Fitur
Ninja 2 silinder DOHC, CBR 1 silinder DOHC masih karburator. CBR silinder tunggal, sudah injeksi, pengereman ABS, panel spidomter paling komplet, ada indikator suhu mesin om, sedangkan kompatitor hanya menggunakan lampu peringatan bila akan overhead. Seperti halnya Honda CBR 250 R varian tertinggi, Hyosung GT250R ini juga dilengkapi peranti pengereman combined Antilock Brake System (C-ABS). Dual disk didepan dan Fuel injeksi serta garpu depan Up set Down.
Semua itu dengan catatan bahwa Motor ini betul diproduksi di sini dengan spek sama dengan Amerika dan Eropa. Ha, selanjutanya monggo kaau ada yang kurang ditambah, kalau ada yang salah dikritisi, selamat memilih!

Advertisements

41 Comments

  1. harganya masih samar mbah. . . logikanya kalau ckd ya minimal 30 an jt secara brand masih asing

    keep brotherhood,

    salm,

    • wahh jauh tenan kalo dibandingkan dengan kualitasny min****,,
      secaara gitu loh hyosung yg sering dipake pak pulisi,,
      ane denger dari forum forum , kualitas dan durabilitas sudah mendekati pabrikan jepang,,,

  2. Om james bons.. kalau menurut hasil review bule dari MCN yang ada di blognya TMC sih…. (kata dia) masih mending ninja kemana-mana dibanding gtr hehehehe (cbr ga ikut di riview ma tuh bule :mrgreen: )

    kalau saya pribadi si..
    ninja, bosen modelnya itu lagi aja
    cbr, satu silinder
    gtr, belum berani gambling di 30jutaan :mrgreen:

    ruby aja kali yah :mrgreen:

  3. Kalo yang ngerakit dari pabrikan yang kurang tenar akan susah bergaung pak bons, apalagi jaringan 3S harus benar2 diperhatikan. Mana ada konsumen mo beli motor 30jutaan tapi kalo stok spare part fast moving aja susah carinya :-D.

  4. 2 merk motor yang menggangu merk2 mapan hyosung dan bajaj…kalo bajaj narget negara2 bekembang di asia selatan,asia tenggara,amerika selatan dan afrika, hyosung narget negara makmur di eropa, as,kanada, bahkan udah menjadi pemain besar di australia dan spanyol

  5. semalem baca majalah Bikes, motor ini meraih bintang 1 yang artinya average baik yang 250 ataupun 650, plus comentar : ‘Korea lebih baik bikin mobil’, sementara motor jepang lainnya paling rendah dpt bintang 3.

    salam

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan