Ndolosornya Sioncelli i Estoril Disinyalir Gara-gara Perang Kata Dengan Lorenzo | Bonsaibiker

Ndolosornya Sioncelli i Estoril Disinyalir Gara-gara Perang Kata Dengan Lorenzo

Brader sekalian, kang Udien Kabayan kemarin bilang:Yamaludin

……………………………………………………………………………………………………………………………….

tapi denger komentar dari matteo terjadi adu mulut antara simoncelly dan hohe, hohe menuduh simoncelly maen kasar, tapi simoncelly malah balik marah bahwa lorengso yang maen kasar (simoncelly kemukakan argumen bahwa dulu hohe pernah nabrak simoncelly) … tapi lorengso bilang bahwa yang bilang simoncelly kasar itu bukan dia sajah, pembalap yang laennya pun ada yang bilang bahwa simoncelly kasar …

adu mulut terus berlanjut dan gak tahu ujungnya …

kata matteo bahwa lorengso melakukan hal itu agar mental simoncelly down, tapi kata matteo justru sebenarnya itu sebagai ekspresi ketakutan lorengso …. wahhhhhhhhh … ternyata lorengso masih belum gentle yah, padahal sayah udah memujinya …. jadi gimana yah …. xixixi

………………………………………………………………………………….

Ha kebetulan James Bons liat beberapa sumber kayak begini: Bahwa betul nampaknya ada sdikit banyak pengaruh dari perekcokan itu, ya wajar Simon kan masih muda dan gampang terbawa esmosi. Jadi memang pemuncak klasmen sementara MotoGP world champion Jorge Lorenzo kemarin terlibat perang kata dengan Marco Simoncelli ketika sebelum press conference saat kualifikasi di Estoril. Kejadian ini berawal ketika Simoncelli ditanya tentang komen si Spaniard yakni kang Lorenzo saat di Portugal tersebut.Kabarnya Yamaha rider ini melontarkan kritik keras pad si Simoncelli, katanya riding style nya terlalu aggressive.

Perang dingin dua rider ini bermula sejak November 2010 lalu di Valencia  dan lemarin Lorenzo berkata “I don’t like the way he overtakes, he is too aggressive. I can’t say anything negative about his speed, he is a very fast rider, a talented rider, but he is too aggressive and most riders think like me.” Ya kira-kira bahasa Pertorikonya eh Purwokertonya kira-kira begini, “Inyonge kue tak suka banget caranya overtake, ari cah gendeng kribo kie terlalu agresif oglangan maning. Inyong seh nggak munaf ari si kribo kie cepet banget, talentane luar biasa, tapi dia terlalu agresif, inyong pikir semua rider setuju bari inyong.”

Sebetulnya sih Simoncelli pernah juga dikritik secara halus oleh Andrea Dovizioso, Alvaro Bautista and Hector Barbera, namun tak mengemuka seperti yang terjadi kemarin. Dovizioso mengeluarkan kritikan pada Simoncelli saat opening race di Qatar bulan lalu.Kemudian ketika sebelum press cofrence itu meledaklah esmosi Simoncelli sehingga tercium secara tak sedap oleh media dan menjadi berita hot.

The San Carlo Gresini Honda rider si kang Simoncelli bilang, “I read something that Jorge said about my riding style but for me he said some wrong things. He said that last year in Valencia I passed him and he nearly crashed but this is not true because he was in front and he tried to pass me and he did a mistake and hit me. ”
Bahasa Betawinya kira-kira begini, “Gue denger ne kalo si Lorengzo ponakan mama Loren ntu ngomongin gue soa gaya balap gua, tapi nampaknye ni die sale ucap. Die bilang tahun lalu pas gue salip die katanya die hampir nyungsep, padahal die aje yang kagak becus mau nabarak gua.”

Ya memang Simoncelli terlalu agresif, namun juga sekaligus terlalu bertalenta. Ya boleh jadi memang terlalu agresif tapi ya memang sangat bertalenta, sehingga siapapun boleh jadi  merasa terancam oleh kribo ini. Boleh jadi juga si Simon ini memang tercipta balias di desain khusus oleh Honda buat matiin si Loren dari sisi ini, atau boleh jadi ada hal lain mengingat segala sesuatunya bisa saja terjadi,

%d bloggers like this: