Di Indonesia Yamaha Talk Less Do More Dalam Balapan dan Talk More Do Less Dalam Jualan, Honda Sebaliknya.

Sebuah fakta yang menarik untuk dicermati, yakni bahwa dalam dunia balapan, Yamaha sungguh berkontribusi besar dalam perkembangan balap tanah air, lihatlah hasilnya Doni Tata yang sudah Go International, lalu Topan yang kemarin menang di Super Sport Series Malaysia, mm sebuah prestasi yang membangggakan yang diukir bersama yamaha dengan Talk Less Do More dalam dunia balap, tanpa babibu langsung tancap gas.  Si Homstir Oblak Semua Tuh! Tak Satupun CBR, tapi biar oblak tetep mang lo di Malaysia

Gambaran di atas masih banyak yang belumlah terlukiskan tentunya dari kiprah Yamaha Indonesia ini, misalkan saja adanya Yamaha Riding Academy (YRA) yang menjadi salah satu upaya dalam mencetak atau melahirkan pebalap-pebalap berprestasi di masa depan. Ya, sejak 2004 YRA telah melahirkan beberapa pebalap berprestasi, meski masih di tingkat nasional. Doni Tata Pradita merupakan salah satu lulusan angkatan pertama YRA.Untuk tahun ini gelombang I YRA 2011 dimulai 31 Mei – 2 Juni di sirkuit Sentul, Bogor. Tercatat 18 pebalap usia belia dari Sumatera dan Jawa mengikuti program ini. Pada pembukaan hari pertama, kegiatan berlangsung di dua tempat yakni Sentul International Karting & Motorcycle Circuit dengan menggunakan Yamaha V-ixion dan Grand Sentul Off-road Track dengan memakai Yamaha TTR125R.

“Yamaha mengharapkan semua pebalap muda mampu menguasai Yamaha V-ixion, Yamaha TTR125R dan Yamaha R6 sebelum naik kelas,” kata Ari Wibisono, manager motorsport Yamaha Motor Indonesia.Dalam pembinaan, siswa-siswa terbaik tidak mustahil menjadi pebalap pabrikan Yamaha untuk bertarung di Asian Road Race Championship di masa-masa mendatang.

Nah kondisi di atas berbalik dengan metode bisnis Yamaha yang Talk More Do Less, lihatlah Byson yang dari dulu berkoar-koar dan kini masih terjerat kasus inden yang belum juga terpecahkan. Lalu juga Di sinyalir R 16 akan mengalami hal serupa, ya sebuah ironi.

Sementara Honda tanpa babibu, menggelontorkan NMP, lalu CBR 250, dan sebentar lagi CBR 150, tanpa babibu pula menggelontorkan beat, Scoopy, Spacy, hingga PCX. Tak ada sejarah panjang inden lama di strategi jualan Honda Indonesia, kalaupun ada indent itupun tak akan memanjang seperti kereta, yajelas dan cepat terselesaikan. PCX sedikit berkasus langsung direcall dengan gentle, kasus coakan di NMP langsung diklarifikasi, kanlpot Tiger Revo yang dulu sempat ngelupas catnya langsung diperbaiki. Manteb, talk less do more.

Namun dalam bidang balap nampaknya Honda kalah jauh dari Yamaha, saat ini belumlah ada Honda mengorbitkan pembalap kelas Internasional macem Doni Tata ataupun Topan. Ironi juga ini nampaknya.

Ya, masing-masin tentu ada kurang dan lebihnya, bagaimanapun manusia tak ada yang sempurna dan lengkap, siapa tahu ke depannya masing-masing bisa melengkapi kekurangan dan memperbaiki diri, setidaknya kita bangsa Indonesia bisa bersaing dengan negara maju dalam bidang balap dan otomotif.

Advertisements

37 Comments

  1. atpm adem ayem saling melengkapi,FB nya yang mati2an bakar2an,ironi jugakah???
    SALAM KARET BUNDAR™

  2. 2 pabrikan laris di indonesia….. Yamaha wajarlah jualan laku banyak trus inisiatif memajukan olahraga tanah air juga sponsorin motoGP biar bisa dinikmati secara gratisan di indonesia….

    Honda udah jualan paling banyak tapi pelit banget…. Kontribusi ke olahraga minim….. WSB gak disponsorin, cari untung tok…..

  3. berhubung masih satu payung Y dan H dalam group astra, jadi satu sama lain saling mengisi. satu di kancah balap lebih dominan, yang satunya lagi penjualan. secara tidak langsung menguntungkan group tersebut. 🙂

  4. emang yamaha masuk grup astra pak bons..? Setau gw cuma toyota, daihatsu sama honda tok…
    Soal balap tanah air kawasaki lebih care padahal cuma laku dikit

  5. gak beda dengan para fby yang kerjanya hanya babibu provokatif, lihat iklannya juga babibu provokatif …

    * lempar nuklir …

  6. yamaha memanfaatkan segala sektor untuk promosi,
    balapan adalah sektor yang masih terabaikan oleh kompetitor, makanya dimasuki oleh yamaha dengan baik, tapi pengeluaran harus imbang dengan pemasukan, jangan sampe indent nguler gak terselesaikan, mosookkk buat ngadai event-event balap bisa bahkan buat hadiah 2 m ada, tapi buat nambah kapasitas ngos-ngosan …. kasihan tuch pak bambang …. heheheh :mrgreen:

  7. pabrikan kita memang berbeda dengan punya tetangga terlebih di dunia motosport kita lebih mendorong para pembalap muda menjejaki kariernya ke tingkat yg lebih tinggi di mulai dari kawasan asian terus di lanjutkan ke all japan dan tak menutup kemungkinan ikut kejuaraan motogp toh semua itu sudah terbukti dgn ikut sertanya doni tata beberapa tahun yg lalu
    perihal dengan minimya prestasi pada saat itu bukan menjadi tolak ukur keberhasilan kita di dunia motosport yg lebih kita kedepankan adalah agar para pembalap muda kita bisa meraih mimpi menjadi kenyataan di jalur motor sport yg notabene jualan kita di negeri indonesia ini
    JAYALAH PEMBALAP MUDA INDONESIA

  8. YMKI nambah kapasitas produksi gak bisa….? Mosoook….. Tunggu aja 2012…. sekarang masih dibangun

    pokoknya AHM pelit puooool

  9. whoooii … honda itu buka lapangan kerja yang buanyak, dealer-dealer menyedot karyawan yang jumlahnya ribuan, belum bengkel2-nya yang memberdayakan anak-anak bangsa,
    membantu mobilitas perekonomian, liat sajah, banyak produk honda dipake usaha, mulai ojek, ngangkut sayuran (seperti di gunung bromo), delivery2, dll ….

    di bidang olahraga juga turut mensponsori basket, dan sekarang mulai aktif di event-event nasional ….

    nah looooo …. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin