India Begitu Anti Bebek

Brader sekalian, masih ingat beberapa kasus kemarin dimana Pulsar begitu mengidolakan motor laki hingga dalam kampanyenya membuat slogan yang secara terang-terangan menentang motor bebek. Ya dalam kenyataannya memang itulah yang dilakukan. Di segmen sportnya ada p 125 dan 135 yang secara de fakto ini adalah wilayah bebek, sehingga secara drontal si Pulsar ini memang menantang bebek.

TVSMetro 460x306 TVS Metro Tengah Disiapkan untuk Indonesia
Sementar itu TVS kini akan mengahdirkan TVS Metro yang menggunakan mesin berteknologi CVTI (Charge Motion Variable Timing Intelligent). Dengan mesin 99,7 cc, tenaga 7,5 hp pada 7.500 rpm serta 7,5 Nm  pada 5.000 rpm dipadu transmisi 4-speed. Mongtor ini sudah terpampang TPT nya di laman Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan (TPT) sejak 14 Oktober lalu tercantum TVS Metro dengan status dalam proses. Dengan motor yang hanya 99,7 cc itu juga merupakan penantang bebek layaknya kelas astrea grand, supra x atu kelas di atasnya mcem Revo, Smash, Vega r dan sebagainya.

Satu hal yang perlu dicermati adalah saat ini pabrikan jepun sedang rame-ramenya mengkampanyekan matik sebagai pengganti bebek, dan boleh jadi ada indikator keerhasilan di sini, sementara itu pabrikan India sekarang nampaknya mengambil diferensiasi strategi yakni dengan rame-rame mengganti bebek dengan motor batangan. Nah akankah usaha India ini akan berhasil? yo kita tunggu aj.

Advertisements

9 Comments

  1. Penasaran, di India sana yang mayoritas pemakai batangan apakah pengendaranya kalem-kalem ataukah sruntulan juga?? Apakah gaya sruntulan (konon) cuma dimiliki pengendara motor bebek di sini aja??

  2. orang india ma gak pantes naik bebek. La wong postur tubuhnya jangkung2.
    Kalo di INA kayaknya bebek masih jadi kebutuhan motor berjuta2 umat.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan