Fenomena Home Industry Idonesia Yang Membanggakan, Mestinya Digalakkkan | Bonsaibiker

Fenomena Home Industry Idonesia Yang Membanggakan, Mestinya Digalakkkan

RossiG-285x202

RossiG-285×202

Brader sekalian, monggo kitaa jalan-jalan melihat home industry di berbagai daerah di Indonesia!
1. Tegal
Seperti telah James Bons bahas pada artikel kemarin, bahwa tegal merupakan salah satu potret Jepangnya Indonesia, Bayangkan di TEgal banyak sekali Industri rumah tangga aka home industry yang bisa mengasilkan banyak barang-barang moderen terutama arang otomotif. Ya, apapun part yang anda pesan asalkan asal ada contohnya insallah bisaanda dapat. Yakinlah bila ini di bina layaknya home industry di Cina kita bakal melahirkan motor-motor atau bahkan mobil lokal yang berkualitas.

2. Kediri
Brader sekalian yang ingin belajar bahasa Inggris tentu takkan lupa dari buaian dan iming-iming daerah yang satu ini, yaitu daerah Pare Kediri. Ya, di daerah ini hampir setiap rumah mempunyai kursusan bahasa inggris. Dalam satu lingkup daerah ini semua dipaksa berbahasa inggris baik di dalam kela maupun di luar kelas, mulai dari ngobrol dengan teman, ke warung ataupun sekedar jalan-jalan, semua di kondisikan untuk berbahasa Inggris, sehingga bagi para peserta didik yang ingin belajar bahasa inggris di sini bisa menguasainya dengan cepat, dalam waktu 3 bulan anda sudah TERPAKSA bisa bahasa  Inggris. Inilah fenomena industri kursus bahasa Inggris yang begitu populer dari Kediri.

3. Cibaduyut
Daerah yang satu ini merupakan basis home industri kerajinan kulit mulai dari sendal, sepatu, tas, jaket hingga aksessoris lain dari kulit. Konon hasil kerajinan rumah tangga ini mampu menembus pasaran Milan. Ya, di lingkungan industri Cibaduyut memang tumbuh pesat dan selalu mengikuti trend model sehingga tak ditinggal konsumen. Hmmm sebetulnya perlu campur tangan pemerintah agar industri ini betul-betul bisa bersaing dan bahkan menjajah duni.

4. Cirebon
Anda pasti terkejut dengan yang satu ini. Ya ini bukan industri yang menghasilkan uang atau menghasilkan barang, namun menghasilkan cendekiawan muslim yang berkualitas. Ya cirebon adalah terkenal dengan kota wali, hampir setiap desa di wilayah ini selalu ada pondik pesantrennya. Lalu yang paling unik adalah daerah Buntet yang terkenal dengan pesantren Buntet, dulunya dalam bayangan James Bons adalah satu pesantren besar yang berada di wilayah Buntet, ternyata, hmmmm merupakan home industry. Bagaimana tidak ternyata di desa Buntet ini, buaaaanyak sekali pesantrennya, setiap rumah punya podok dan punya santri, layaknya home industri setiap rumah “bersaing” menawarkan program pembelajaran yang merupakan pjntu sukses menjadi cendekiawan. Tapi bersaing dalam koridor positif loowww. Ha beda kan dengan pondok Gontor yang merupakan satu yayasan besar. Di buntet ini banyak yayasan, ada yang kecil dan ada yang besar, dan konon ketenarannya hingga ke manca negara.

RossiG-285x202

RossiG-285×202

Ya, yaknilah kalau pemerintah kita betul betul menggalakkan home industri ini, kita bakal bisa BERSAING di pasar bebas. Stidaknya Rossi dan ducati adalah contoh untuk menjadi figur bersaing di pasar global, meski keduanya kini tengah jeblok.

Advertisements
%d bloggers like this: