Review Rondo Mazda Astina & Mitsubishi Eterna | Bonsaibiker

Review Rondo Mazda Astina & Mitsubishi Eterna

MAS bro, artikel ini adalah sebuah request dari MAs Hendro Prakoso tentang Komparasi Mitsubishi Eterna vs Mazda Astina. Ehehe,dua boil balap nih ,az bro, mungkin mas BroHendro mobalap hehehehehh. Kata soheb ono dia mau menebus salah satu dari ke dua rondo ini. Nah bagi mas bro yang tahu banyak soal in monggo ditambahin atau kalau ada yang tidak tepat monggo dikoreksi.

1. Mitsubishi Eterna

“Eterna” adalah nama varian Galant versi JDM, alias  Galant versi Jepang untuk membedakan versi Jepang dengan versi luar. Indonesia mengadopsi nama Eterna ini sebab image Galant saat itu belum begitu baik, sehingga diharapkan dengan nama Eterna penjualannya akan terangkat. Pada kenyataannya nama ini hanya bertahan selama 2 generasi, dari model 1984-1988 dan 1988-1993 sebelum akhirnya kembali menjadi Galant. Walau cuma bertahan 2 generasi tapi namanya memang melekat banget, ini berkat karakter street killer yang berasil dibangun PT. KTB serta momennya di ajang WRC.

800px-Mitsubishi_Eterna_Sava

800px-Mitsubishi_Eterna_Sava

Kelebihan Eterna :
+ Performa dan akselerasinya top banget, untuk kelas cc yang sama dengan putaran rpm yang sama, kecepatan yang dihasilkan Mitsubishi 20% lebih tinggi dari mobil jepang merk lainnya.

+ Sudut pandang pengemudi nyaman, kedua ujung kepalanya kelihatan jelas jadinya mudah mengambil patokan.

+ Interiornya lapang dan posisi duduk nyaman, meurut gw jarak jok depan dan belakang jauh.

+ Handlingnya emang mantab gan! tapi……..  tolong per dan shocknya diganti dulu ya, soalnya dibalik kelebihannya ada kekurangannya, lihat aja di bawah.

+ Body dan sasis memang kuat, dalam hal ini menonjol banget karakter versi WRC-nya.

Versi GTI dengan penambahan strutbar dan perbedaan mesin cukup signifikan

Kelemahan Eterna :

– Boros? Pastinya, perbandingannya sekitar 1:7-8. Kalo bawanya nyantai lumayanlah, “cukup irit”.

– Lash Adjuster (klep hidraulik pada mesin), Gejalanya ada bunyi kletek2 di mesin. Pada Eterna diharuskan menggunakan oli 10W/40 dan mengganti oil filter tepat waktu. Kalo telat dikit, klep nya rentan rusak… Harga klep nya 200rb an per pcs, ada 24 pcs!

– Airflow dan Idle Up Sensor, Gejalanya RPM naek turun ga tau kenapa, terutama kalo jarang service. Komponen ini sering rusak! banyak yang menyarankan untuk diservis, tapi klo udah  rusak, mendingan ganti baru. Karena kalo di servis ga akan tahan  lama… paling 2-3 bulan udah rusak lagi. Harganya 2,5 jutaan.

– Kaki-kaki Terutama balljoint, agak ringkih! Brake Pad mahal banget..

– Side skirt rata2 udah tidak mulus lagi

Pasaran ROndonya

Untuk lasuran 90-93 sekitar 30-40 jutaan

2. Mazda Astina

 

Boil keluaran Mazda yang satu ini memang mak nyus, doyan kebut dan so pasti kencang.  Memang secara real saingannya adalah mitsubishi Eterna. Mobilini sebenarnya adalah salah satu keluarga Mazda Familia yang merupakan Sixth generation (BG; 1989–1994) yang diekspor ke seluruh dunia termasuk Indonesia.Mazda Astina ini berbeda-beda spek di setiap negaranya. MEski yang bermodal 1,8 liter namun di New Zaeland sanggup lari diatas 200 kph. Mmm pantes banyak anak muda suka.

 

Kelebihan Astina

  • Doyan KEbut
  • Irit bila diajak santai
  • Nyaman, kompak dan stabil

 

Kelemahan Mazda Astina

 

  • Mesin yang mudah panas, karena dia di desain di jepang dan di peruntukan untuk kondisi suhu udara yang dingin, tidak untuk suhu di indonesia yang panas, sehingga apabila mobil astina yang digunakan masih menggunakan perangkat pendingin radiator standartnya disarankan mengganti dengan custom radiator yang sudah menggunakan 2 pile atau 3 pille, maka sudah sempurana untuk kondisi suhu indonesia
  • Onderdil mahal dan agak susah didapat,
  • Kabin yang sempit
  • Boros Bila kebut

Bagi yang penasaran dengan daftar partnya monggo kunjungi yang berikut:  http://perdanajayamotor.com/?p=375

 Harga
Harga boil ini mirip dengan Eterna, di tahun 90-94 di kisaran 30-40 juta, namn karena jarang dan sering diajak balap maka terkadang harganya di luar perkiraan, kadang lebih murah dan kadang jauh lebih mahal.
Nah untuk sebagi pembanding, banyak memang yang leih memilh aSTINA KRENA FLEKSIBILITASNYA DALAM bbm ARTINYA KETIKA KALEM BENSIN IRIT, LALU KETIKA KENCANG bensin bisa lebih boros. So monggo saja.

SUmber

Advertisements
%d bloggers like this: