Gonjang-Ganjing Mobil Kiat SMK 90% Part Dalam Negeri: Nih Yang Katanya MAsih Impor

Mobil-Kiat-Esemka-Digdaya
Mobil-Kiat-Esemka-Digdaya

Mas bro sekalian beberapa banyak usaha Motor Nasional dan mobil Nasional kandas karena memang dari awalnya hanya menjiplak kemudian setelah sekian lama menjiplak namun tak pernah berubah wujud hingga mempunyai jati diri dan ciri khas, sehingga gagal dipasaran dan mendapat gelar Motor/mobil Cina. Lain halnya dengan yang dilakukan India dan Malaysia yang dalam waktu tak berapa lama bisa membuat jiplakan kemudian dirubah menjadi ciri has sendiri sehingga diakui karyanya. Lalu mobil Esemka ini pun terjeak dalam imajinasi demikian, sebuah pabrik di Cina disinyalir memproduksi mobil yang mirip dengan Kiat Esemka ini, lalu njiplakkah mobil Esemka ini?

Tribun news mewartakan bahwa Sukiyat pemilik pabrik mobil Esemka ini mengakui masih sulit untuk mewujudkan 91 persen komponen dalam negeri. Dia mnjabarkan bahwa beberapa spare part (suku cadang) masih menggunakan produk impor, antara lain ring seker, metal jalan, metal duduk, gardan dan komponen kelistrikan. Lampu dan spido meter juga masih dicari yang ada di pasar, karena anak SMK belum dapat membuat sendiri.

Ya, sebuah pengakuan yang gentle tentunya, ya kita berkhusnuzon saja bahwa memang itu sudah 90 %buatan dalam negeri dan nantinya bisa merubah image bahwa itu bukan mobil jiplakan aka mobil Cina. KE depannya mobil ini punya ciri khas sendiri dimana tak ada rancang bangun yang menyamai sehingga bisa berbicara dipentas nasional bahkan internasional. INgatkah kita ketika motor/mobil CIna ikut pameran di Eropa? Langsung disita karena dianggap njiplak. Seep pokoke majulah bangsaku!

Advertisements
Advertisements

42 Comments

  1. bukan hanya dukungan dari pemerintah yg di perlukan tapi tindakan nyata yg dimulai dari pemerintah itu sendiri dgn cara membeli mobil tsb untuk di gunakan di instansinya

  2. y om…lha wong masih sekolah, seharusnya pemerintah dan pihak swasta lha yg diharapkan menginvestasikan dana untuk pembangunan plant dengan desain dan produksi murni karya bangsa, dengan harga yg terjangkau dan nantinya seharusnya(bukan diharpkan lg) masyarakat beli produknya sendiri…

    maju Indonesia (wlo sekarang seperti negeri autopilot)…..beli Indonesia!

  3. kalo bikin sendiri semua langsung ya beratlah…. ongkosnya juga berat…
    Lha harga dies, mold juga machinerynya opo gak butuh ratusan milyar….

  4. Wajar saja jika ada yang bilang bahwa desain mobil Esemka njiplak dari sini atau situ. Namanya juga produk yang baru mencari bentuk. Yang penting mobil itu sudah jadi dan konon sebagian besar komponennya dibuat atau berasal dari dalam negeri. Satu yang perlu dicatat, gaungnya lebih santer dibanding proyek mobnas yang malah dapat dana miliaran rupiah dari pemerintah tapi gak tau jadi mobil apa.

  5. Sapa tau aja ntar anak2 SMK minimal bisa buat motor sport 150 DOHC 6speed.Pengapian bisa bikinan BRT.Bisa 100% buatan dalam negeri tuh.Secara gi2 ratio,pengapian kita dah pada pinter buat tuh.Hehehe.Urusan bentuk,bikers Indonesia dah pada pinter ngemodif.Hehehe.Maju Indonesiaku

  6. mana mobilnya? cuma buat pajangan? lagi juga kenapa anak SMK itu ga di support sama yang pro? apa selain anak SMK itu yang lainnya pada ga bisa apa apa ya?

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin