CBR 150 Repsol 34 Jeti vs New Ninja 150 RR SE 35 Jeti Mana Yang Lebih Worth? Atau Operpreetkah? | Bonsaibiker

CBR 150 Repsol 34 Jeti vs New Ninja 150 RR SE 35 Jeti Mana Yang Lebih Worth? Atau Operpreetkah?

Kelahiran CBR 150 yang dinilai banyak orang sebagai over price, ternyata tak membuat Honda kendur langkah, kini CBR 150 Repsol edition telah nongol dan di banderoll naik 1 juta menjadi 34 jut Rupiah. Nampaknya Honda bukan tanpa dasar membanderoll lebih si ongtor berbaju Repsol ini, pasalnya diam-diam penjualn CBR 150 ini juga tergolong lumayan. Sejak diperkenalkan Juni tahun lalu dengan tiga warna X-Treme Red, Night Black, dan Sporty RWB (red, white, blue) telah terjual 6.201 unit dengan harga Rp33 juta. Sementara ntuk edisi Repsol yang ditargetkan 2.000 unit per bulan dibanderol Rp34 juta.

cab94d2f5b212c5407c612b78861f362_p

cab94d2f5b212c5407c612b78861f362_p

Sementara itu sang kompatitor dari Kawasaki yang juga bermain di kelas 150 cc “meski 2 tak” yakni Ninja 150 berganti wajah dengan lebih keren dengan mengutamakan pencapaian speed dari sisi aerodinamis dengan mendesain lebih sporty yang bakal dilego 34,3 juta on the road Jakarta. Sedang untuk special edition-nya dijual Rp 35 juta.

Dari sisi penampilan dan performa tentu dua motor ini tak diragukan lagi, bahkan dua-duanya tergolong yang palih wah di kleas 150 cc, dan tak ada yang meragukan untuk hal itu. Namun tetap saja bagi sebagian orang ini belum memberikan rasa kepuasan terhadap kedua motor ini yakni:

  • Sebuah kritikan menggelitik ditujukan pada ninja 150 dimana motor ini bermesin 2 tak dan hanya oil cooler, dimana menurut beberapa orang mesin 2 tak lebih minim biaya, kemudian tidak mengaplikasi radiator juga lebih meminimalisir biaya, tapi kenapa harganya justru lebih mahal dari yang 4 tak? Untuk soal pencapaian speed dan power memang harus diakui mongtor ini tiada duanya.
  • Sementara disisi lain CBR 150 Repsol malah juga nambah biaya 1 juta, padahal dengan kata lain motor ini hanyalah sebagai wahana promosi repsol, sebagaimana sebuah mobil dicat dengan merek sebuah penyedia layanan komunikasi taruhlah Telkomsel, tri, XL, dll kan justru sang pemasang iklan yang harus bayar, nah ini malah yang dipasangi iklan malah harus bayar? Mmmmm,dah numpang bayar pula.Inilah gengsi GP yang merambah ke seluruh dunia, yang dengan jeli bisa dimanfaatkan produsen.

Nah bagimana menurut sampean tentang kedua motor ini? Worth it kah atau over price kah? Kalau Worth it dari sisi mana, dan kalau over price uga dari sisi mana? Monggo di share, kalau ada yankurang monggo ditambah kalau ada yang salah monggo dikoreksi!

Advertisements
%d bloggers like this: