Masihkah Minerva Disebut Motor Jankrik?

Brader sekalian, perjalanan panjang Minerva di Indonesia dari yang dulunya menjiplak mentah-mentah model CBR 150 lama, hingga kini telah melahirkan Minerva VX 150 dan bahkan menelurkan spu shot Minerva 150 baru, selain itu dengan megelli 250 yang dari generasi awal hingga model terbaru kini yang telah mengalami banyak perubahan sungguh mendapat apresiasi berragam. Sebagian orang memamg mangakui usaha keras Minerva ini dan bahkan menjadikannya brand kesayangannya, namun sekalian masih saja menganggap brand minerva sebagai motor jangkkrik yang gampang ancur.

Perkembangan Megelli 250 mulai dari generasi awal hiangga ke tiper RE dan RV yang sanggup memuntahkan power hingga 27 hp sungguh tak bisa dianggap remeh, apalgi tersiar kabar bahwa generasi terbaru Megelli 250 bakal bisa tembus 31 hp. Sementara part racing yang kini dijual bebas dengan mutu dan kualitas lebih baik telah disiapkan Minerva.

Memang sih masih banyak kekurangn di sana-sini, dan tetntu harus diakui secara obyektif semisal sil shock yang gampang meler olinya, mesing yang juga gampang meler olinya, dan sebagainya. Namun secara keseluruhan tetaplah Minerva menunjukka bahwa grafiknya menuju kearah lebih baik, terutama menghadirkan motor yang murah. So masih jangkrikkah?

Advertisements
Advertisements

32 Comments

  1. kayaknya Masalah “KUALITAS” yang masih Menjadi Kendala Pak Bon,
    Soal BODY,,,,MINERVA sdh KEREEEEEN.
    namun Ya Itu tadi,,,,PART nya Gampang PROTOL.

  2. “sementara part racing yg kini dijual bebas dengan mutu dan kualitas lebih baik telah dipersiapkan oleh minerva.”
    Harus jd racing dl supaya mutu dan kualitasnya lbh baik?

  3. mo jangkrik atau bukan, saya kurang apresiasi kalo desain comot sana-comot sini….
    bikin diri napa…

    dengan menghargai hak cipta orang lain, orang lain akan menghargai anda…
    gampang’e….”elek-elek tapi gawean dhewe..”

  4. yg pnting kreasi tiada henti, tampang ud dipoles sana sini,cocok bwt yg mentingin gaya drpd value total ny.
    《♥p200ns♥》

  5. untuk pabrikan non Jepang,
    Mimin uda bagus kok, 😀
    Buktinya yang model CBR aja masi pada awet mpe sekarang,,,
    tapi sepertinya, kualitas bodi2 plastik en kualitas headlamp nya perlu diperhatiin, umume kalo uda lama pada nguning mika headlampnya. :p

  6. sebenernya gak semua yang dari china itu jelek mbah. . .
    di china apa aja bisa dibuat asal ada gambar, mengenai kualitas sesuai request pembelinya sesuai dengan budget si pembeli mbah. . .
    mungkin MMI minta kualitas agak bawah untuk mengejar harga jual yang murah.

    soale juraganku juga beli Truck heavy duty untuk operasional didaerah migas dari cina mbah , sampe sekarang fine-fine aja mbah.

    perbandingannya kalau dibelikan mercy dapet 2 unit dibelikan unit cina dengan kualitas sama dpt 3 unit mbah. . .

    keep brotherhood,

    salam,

    • yak tulll….
      barang2 ndek Jepang ae wis akeh-akeh’e sing made in china…
      Jepang pengen’e mung blue print ajah… manufaktur ndek Negoro2 “jajahan”
      tapi memang QC barang2 yang ublem Jepang beda dengan yang masuk marih…. istilah’e sesuai requirement ajah…

      mau yang bagus bisa, sing ecek2 yo osi..China getho lohh..
      Lha ngendikan’e Rosul ae “belajarlah sampai ke negeri China”
      China dah terkenal dari dulu, bahan peledak asalnya jugak dari China.

      Jare wong China, “Yu pengen sing bagus ?? Wani pilo..?”

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin