3 Musuh Mobil Esemka Yang Bikin Impian Kandas | Bonsaibiker

3 Musuh Mobil Esemka Yang Bikin Impian Kandas

Gonjang-ganjing mobil Esemka kini makin ramai dan menarik untuk disimak, selain tentunya kita berharap kebangkitan mobil nasional. Ya, sejauh ini banyak sudah rintangan yang dihadapi oleh mobil Esemka ini, dan yang paling anyar tentu uju metal karena kabar belum lolosnya uji emisi yang ke dua minggu lalu. Namun tetap saja Mobil Esesmka jalan terus dan memang harus jalan terus dengan dukungan penuh banyak komponen bangksa yang selama ini selalu terjajah oleh mahalnya mobil Jepang.

James Bons secara subyektif menggambarkan setidaknya minimal ada 3 poin yang menjadi musuh besar Mobil Esemka ini untuk bangkit menggapai impian. Ketiganya adalah:

  • Diri sendiri. Ya, semenjak bergulirnya ternyata dalam tubuh para pejuang mobil Esemka ini memang terlihat rapuh. Antara Pemkot solo sebagai pengusung aka fasilitator dan Kiat sebagai produsen sering terlibat misuderstand. Salah satu yan terendus adalah penamaan Esemka Rajawali yang menurut kabar tak direstui pihak Kiat yang menuntut nama mobil ini Kiat Esemka. Lalu rame berikutnya episode dimana dari Fihak Kiat menyatakan bahwa mobil Esemka partnya berasal dari Jepang, kemudian dibantah langsung oleh pemkot Solo. Ya, riak-riak kecil ini kalau tidak segera dibereskan akan membuat cita-cita besar Esemka gagal total. Bersatulah segenap fihak, monggo kita gokan produk Esemka ini, rasa tepo sliro dan menahan diri sebaiknya dikedepankan untuk mengalahkan ego masing-masing. Meski gagal tetap semangat coba-dan coba lagi!
  • Para penumpang. Ya, disebuah pepatah kata yakni ada gula ada semut. Kalau mobil ini sudah masuk ranah politik dimana banyak yang menumpang tenar pada mobil ni tentu suasana makin runyam, ganjal-mengganjal di dunia politik akan masuk tataran teknis, bisa jadi para penumpang yang membawa arus politik berbeda akan membuat mobil ini kandas. Ingat banyak hal bisa diatur dengan politik di negeri ini. Pun demikian bila arus politik makin kuat yakin sekedar lulus uji emisi akan sangat susah. MEmang harus waspada karena sering ada yang bermain di keruhnya air.
  • Kmpatitor. Inilah yang perlu diwaspadai, hendaknya Mobil Esemkaa juga tetap punya itungan pemetaan kekuatan laan. Mobil Nano Tata contohnya, mobil India ini di negeranya sana hanya dibanderoll 24 juta, nah kalu di bawa ke sini mislakan 50juta saja tentu membuat mobil Esemka ini mengerutkan dahi. Selain tiu kompatitor dar negeritirai bambu yang makin gencr menerbitkan mobil murah. Disini setidaknya dituntut dukungan pemerintah untuk regulasi ini.

Selamat berjuang Esemka kami mendukungmu!

%d bloggers like this: