Mobil Murah Di Depan Mata : Inilah Program Insentif dan Syarat-syaratnya, Mobil EsemkaTerus Kepriben!

Program Low Cost and Green Car (LCGC) alias mobil murah nasional kini bergulir semakin kencang. Bahkan pemerintah kini menyiapkan tiga insentif untuk mendukung program mobil murah dan ramah lingkungan ini yang ditargetkan keluar Oktober 2012 yakni:

  • Insentif pembebasan pajak Bea Masuk (BM) untuk pendirian pabrik dan impor bahan baku.
  • Insentif pembebasan BM untuk komponen yang berlaku dalam beberapa tahun sampai bisa diproduksi di Indonesia. Insentif dikeluarkan sebagai “pancingan” agar prinsipal otomotif yang ikut dalam program LCGC mau memproduksi mobil di dalam negeri.
  • Insentif berupa pengurangan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Besarannya masih ditentukan. Yang pasti lebih kecil dari yang sudah ada.

Sementara itu bagi yang ikut program mobil murah  ini harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Konsumsi bahan bakar 22 kpl.
  • Tingkat kandungan lokal 80 persen (bertahap dalam periode waktu tertentu) sampai penentuan harga jual di bawah Rp 90 juta per unit.
  • Nama kendaraan wajib memakai “bahasa” nasional.

Nah beberapa produsen menyatakan kesiapannya untuk proram ini, Daihatsu menyatakan diri sebagai produsen yang siap meluncurkan LCGC di Indonesia, akhir 2012 dengan catatan, regulasi yang keluar harus sesuai dengan apa yang didengungkan pemerintah selama ini, sementara itu Hondamenyatakan akan tampil dengan Brio untuk kelas ini.
Lalu apa kabar Mobil Nasional ya, apakah masuk program ini atau memang dibiarin begitu saja?

Advertisements
Advertisements

14 Comments

  1. Honda akan tampil dengan “Brio”… Apakah nama Brio itu sendiri akan diganti? Atau sudah diganti nih? Tapi sepertinya masih nama dengan merk luar tuh… Kalau boleh beri opsi, Burio aja merk nya… Kan Vario sudah ada 😀

    Kepriben toh Esemka????

  2. es-em-ka skala lab mas bro…nggo ajar cah2 STM…mosok arep dijual….ntar prakteknya pake mobile sopo?? opo pake Blazer mu wae yo??? ben do mikir piye carane opel blazer iso ngirit dadi 1:22……

  3. Kasihan Es em ka, lebih kasian lagi es be ye, jd anteknya imperialis ekonomi modern, rakyat mah gak usah dikasihani wong salahe dewe milih peminpinya koq, dah jd resiko tgung sndiri lah…cuma yg nggak milih koq ikut nanggung ya??

  4. sudah saya duga swbelumnya, penjegalan terhadap esemka terus berlanjut.
    catatan penting:
    PETINGGI ATPM DI INDONESIA JUGA PETINGGI NEGARA yg tidak akan membiarkan penghasilannya berkurang/terancam

  5. realita..mbuat mobnas butuh waktu lama dan kmauan pemerintah..lah pemerintah ae sibuk dewe..yg pastipake jepang aja..nape report2 duit cair proyek gol….bangsa mw miskin keg ora urus..yg penting duit..

  6. ga ada protection utk produk negeri sendiri ya, memang isi perut lebih dipikirkan daripada negara

  7. Proton di Malaysia saja butuh waktu lama untuk bisa eksis. Dan itu butuh sumberdaya yang besar.
    Mending kan pemerintah mendukung yang siap produksi masal, seperti PT Inka yang (berniat) memproduksi Gea.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin