Pengalaman Riding di Dekati Harimau di Tengah Malam | Bonsaibiker

Pengalaman Riding di Dekati Harimau di Tengah Malam

Sedikit pendahuluan bahwa harimau Jawa ternyata memang masih ada, terutama dihutan-hutan gunung, karena memang di hutan gunung masih tersedia makanan untuk si harimau ini macem kelinci hutan, babi hutan, dan monyet. Bekas telapak kaki harimau ini biasanya sangat bermanfaat bagi James Bons baders yang suka merambah hutan mencari madu dan bonsai. Ya, fungsinya adalah untuk memilih jalan yang memungkinkan untuk dilewati, bahwa jalan di hutan gunung sangat terjal dan banyak jurang, biasanya si harimau sudah hafal betul jalan-jalan mana yang bisa dilewati dengan mudah, wal hasil untuk mendaki gunung James Bons braders tinggal ngikutin bekas telapak kaki si Macan ini.

Suatu malam James Bons brader berangkat dari Magetan ke sebuah hutan di lereng gunung merapi di daerah salatiga-Boyolali untuk mecari madu. Seperti biasa berangkat harus tengah malem karena pagi sebelum matahari terbit James Bons braders harus sudah beradadi lokasi untuk memudahkan pencairan terhadap sarang lebah, karena lebah madu terbang sangat terlihat jelas saat matahari terbit.

Yup, tepat jam 2.30 dini hari James Bons braders tiba di pingiran hutan daerah Boyolali-Salatiga. James Bons braders terus memacu motor megarah pada jalur kecil, yakni jalan sepi di pinggiran hutan menuju ke tengah hutan. Jalan itu adalah bukan layaknya jalan umum, hanya jalan kecil yang biasa dipakai perambah hutan atau motor trail petugas dinas kehutanan. Tepat di tengaah kutan James Bons braders berhenti karena capek setelah 2,5 jam ridingย  dan lokasi perburuanpun memang sudah tak jauh lagi.

Karena dinginnya udara hutan pegunungan dan gelapnya malam, James Bons brader membuat pengapian untuk menghangatkan badan. Beberapa saat kemudian api pun menyala, mmm badan James Bons braderpun terasa hangat nikmat dan asoi. Kondisi demikian membuat rasa kantuk datang dan memang berat untuk dibendung, ya wajar jam segitu sewajarnya manusia pada tidur, bahkan akhirnya salaah satu James Bons braderspun terpejam matanya meski hanya sambil terduduk.

Tiba tiba, krusek-krisek-krusek, terdengar suara gerakan aneh dari dalam semak-semak. Mendengar demikian salah satu James Bons brader membangunkan yang lagi tidur dengan perlahan hingga terbangun dan berbisik memberitahu keganjilan yang ada. –Sedikit share ketika mencari madu yang dibawa adalah seperangkat senjata tajam macem golok, linggis, gergaji, dan sebagainya untuk membelah hutan dan membongkar sarang lebah- –. Masing-masing Jame Bons braders menyipakan golok yang tentunya sudah terasah tajam sedari rumah. Gerakan James Bons brader begitu halus dan perlahan bahkan sesekali menahan nafas sambil menunggu apa sebenarnya yang terjadi. Kecurigaan yang muncul adalah binatan buas macem ular yang ketika menghadapinya harus pelan dan tidak mengagetkan, karena kalau si binatang buas kaget dia aka langsung menyerang.

Alangkah tercengangnya James Bons braders ketika saat itu yang muncul perlahan dari semak-semak adalah seekor macan yang lumayan besar. Oww, hati serasa mati dan jantung serasa kempes dan sesekali terasa berdetak kencang, sepersekian detik James Bons braders berfikir -“wah gak bayar hutang neh”-ย  hahaha, tentu saja kalau mati diterkam harimau kan gak perlu bayar utaung cicilan motor, ha wong dah mati hahaha.Tetap James Bons braders sigap diam tak begerak-sesuai petuah The Oldest James Bons Brader bahwa menghadapi binatang buas jangan sampai membuatnya kaget, kalem dan penuh waspada, bismillah tawakal kepada Allah.

Makin lama si macan makin mendekat ke arah pengapian dimana James Bons Braders berada. Nyali ciut gan , sebagaimana saat Jombliz berhadapan dengan mbak Susi pacarnya mas Adi, hahhaha. Mmmm makin dekat dan ahhhhuuua si macan lalu duduk dekat pengapian. James Bons brader terpaku mematung samasekali tak bergerak. Akhrinya setelah beberapa saat si macan eiiiitghrhz berdiri, wah dalam hati berkata,siap memangsa neeh-siap memangsa neeh. Ternyata alhamdulillah si macan berjalan menjauh.

Glodhiag ternyata si macan kedinginan, hahaha ikut menghangatkan tubuh bersama James Bons braders, andaikan bawa remi si macan diajak remi wakakakakaka. Baru disini James Bons brader bisa lega hati dan tertawa, namuna tiba-tiba makCrieeeekekzkz kagetnya bukan main disemak-semak sebelah ada suara kencang, dipikir apaan, ternyata ayam hutan berkokok pertanda subuh telah datang, yawis langsung terjun ke sungai melaksanakan tradisi biasa ‘ngising’ bareng sebelum wudlu untuk sholat subuh.

Advertisements
%d bloggers like this: