Riding Experience, Mau Nipu Polisi Penilang Nggak Jadi Hahahha

Saat itu tahun 2004, James Bons masihlah sebagi seorang yang gampang keder, tersinggung dan pemarah alias tempramen diatambah pendendam. If u nyek me, -sampean ngenyek alias meledek saya- haha tak kamplengi tenan, hahaha sok banget nihhehehehe. Ya, tentu pola pikir seseorang makin tua kan makin dewasa dan makin santai ketika mendapat masalah.

Suatu saat James Bons Riding bareng kaka kandung yakni Mas Mansur tercinta dari jakarta menuju Magetan. Di semarang James Bons disetop polisi dan sama sekali tak tahu salah apa, ee ternyata saat itu Semarang sudah mengharuskan memakai helem nutup kuping sementara daerah lain dari Jakarta sampek magetan yang James Bons lewati kecuali Semarang belumlah menerapkan aturan itu, beru sebatas anjuran. James Bons belum pernah berurusan sama polisi, apalagi saat itu ditakut-takuti bayar mahal lah, harus hadir saat sidang pengambilan sim yang ditilang-lah dan tentunya jauh di Semarang sementara James Bons tinggal di Jakarta atau kadang di magetan. Lalu terjadi nego dengan ditakut-takuti, si pak polisi minta 100.000, lalu turun sedikit demi sedikit hingga 50.000. Uang segitu katanya cuman pas buat bayar tilang. Nah setelah berapa lama James Bons memohon dengan amat sangat akhirnya di putuskan 35.000. Mmm, padahal aturan saat itu tidak memakai helem aja cuman kena denda 15.000. —“””sebulan sebelum itu James Bons ditilang di Magetan gara-gara boncenger lupa makek helem, ditilang dengan penuh senyum, dan langsung mengeluarkan kuitansi tilang dan membayar tanpa nego, 15.000, inilah figur polisi yang jujur dan penuh sopan”””— Kontan James Bons dendam dan ngrundel dalam hati, mungkin karena melihat plat nomer yang B pertanda motor Jakarta jadi tilang dimahalin.

Tak berapa lama James Bons riding dari Malang ke Magetan via Mojokerto-Nganjuk-Madiun tentunya bersama mas Mansur tercinta. Saat itu hampir 2 minggu setelah lebaran, namun di Nganjuk tetap saja jalan diblokir dan suruh muter. Hehehe MAs mansur, kakak James Bons yang saat itu pegang stir main trobos aja krena dipikir dah selesai lebaran kali polisi lupa mengambil tanda dilarang masuknya. Kontan beberapa saat kemudian kami distop polisi, langsung dibentak, “minggir” katanya. Kontan James makin dendam aja ama pak Polisi karena main bentak aja -“mohon maaf pada pak polisi tentunya banyak juga polisi yang baik laykanya seharusnya, seperti yang tertulis di atas yakni contohnya polisi Magetan”- kontan muka James Bons merah padam, mata james Bons terus memandang tajam kelopak mata pak polisi yang garang itu tanpa sedikitpun berkedip. Dengan muka merah padam dan raut muka tak bersahabat James Bons membantah bahwa saat itu sudah selesai lebaran, tak perlu lagi jalan dibelokkan, lalu polisi bilang, “Saya ini Polisi, saya lebih tahu dari kamu soal lau lintas.” Tanpa sedikitpun James Bons mengedipkan mata James Bons berkata, “Pak lebaran sadah usai, macet sudah tak ada, kenapa masih diputer itu kan pemborosan,buang-buang bensin dan waktu, merugikan masyarakat, presiden aja bisa dikritik masak sampean yang polisi jalan gak bisa dikritik.” Lama kami adu argumen, dengan mata James Bons memandang ke arah pak polisi. Akhirnya James Bons bilang, “Yaudah pak tilang aja, nanti kita adu argumen di pengadilan ” sambil membanting stnk ke meja pos polisi. Dalam hati James Bons tahu paling-paling dendanya tak lebih dari 20 rebu, itupun tentu kalau mau adu argumen bisa saja bebas karena jelas-jelas saat itu sudah selesai lebaran, kenapa mesti diputar-putar.

Entah pak polisi tak betah dengan tatapan Mata James Bons yang penuh dendam atau udah nek dengan mulut James Bons yang sok jago saat itu, hahahaha, gak tahu juga mas bro. Yang jelas pak polisi yang tadi garang kini berubah jadi senyum, dan mukanya jadi ramah. Kemudain pak polisi menjelaskan, bahwa masalah tilang bisa bayar ditempat, bayar dibank atau bayar dipengadilan. Tegas James Bons bilang “Tilang aja pak nih ambil STNK saya, besok akan saya ambil di pengadilan!” Bebrapa saat kemudian pak pulisi masih memberi penjelasan tentang sistem bayar itu bisa dibank, pengadilan atau ditempat,dan sekalilagi jamesBons tegaskan mau surat Tilang. Terus hal ini terulang 3 kali hingga akhirnya James Bons bertanya, “Bapa maunya apa?” dengan tetap memandang tajam ke mata pak polisi. Sementara di samping James Bons ada seorang pelanggar yang gemeteran takut ditilang dan mau damai alias nyogok dengan alasan gak bisa datang sidang kaena sibuk. Akhirnya pak polisi bilang bisa lebih mudah bayar ditempat, dan James Bons jawab, “saya ada uang 10.000, kalau mau ambil” beerapa kali dialog penetuan harga tetap James Bons tak berbgeming dan teteap 10.000, akhirnya pak pulisi mengiyakan.

Disinilah otak kriminil James Bons mau bikin ulah, saat itu pak pulisi sedang sibuk ngurusi banyak pengendara yang juga menerobos karena dianggap telah selesai lebaran.  Pak polisi bilang, “sini masukin loker, dah banyak yang ngantri.” Hahah pikir james Bons gak mungkin pak pulisi ngitung uang 10.000 yang semuanya ribuan karena saking sibuknya banyak yang ngatri gara-gara kelamaan berdebat dengan James Bons. James Bons mikir, gua tipu pak pulisi ah, kasih aja 5.000 kan gak bakal dihitung, hahahahahah , nipu Polisi. Namun saat ketahuan ama mas Mansur yang tentunya lebih tua dan lebih arif, james Bons diingatkan, sst jangan gitu lah dia itu kerja, janganlah kasih segitu, kasihlah sebagaimana dealnya. Akhirnya James Bonspun masukkan 10.000 ke dalam loker.

Ya, begitulah ketika James Bons dikuasai dendam, tak mikir apa efek dan risiko yang James Bons lakukan, Mohon maaf pada semua pak Polisi yang pernah menilang James Bons, semoga kedepan semua pengedara dan semua polisi bisa lebih baik lagi, juga semoga kita semua terhindar dari dosa, amin. Bagi james semua bisa saja salah, yangpenting tak mengulang dengan sengaja sebuah kesalahana, monggo terserah agan sekalian dalam menilai!

Advertisements
Advertisements

28 Comments

  1. gebuk aja pak,saya dukung dari jauh#pake doa ya 😀
    *mindset saya sudah rusak untukpolantas,sori-sori aja… saya sudah pukul rata untuk kesalahan oknum.
    KARENA NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA

  2. emang gt oq owm polkis lantas semarang…. Temen ane yg dr Blora waktu pertama kali datang ke semarang mw matrikulasi lewat tugu muda, krn lamer msh ijo (timer udh mw abis) ia te2p jalan, eh, trnyata dr lamer arah kiri ad mtor yg udh jalan (plg lamer orang nie msh merah tp timer tinggal 2detikan), nah jd deh temen ane d kejar polkis, stlh d pos tmen ane jelasin but polkisny g pcy :crazy:,, akhrny jg tmen ane byar 100rb 😡 (mgkn krn takut kali y tmen ane g brani nawar :?),,pas nyerahin tuh uang tmen ane bilang k polkis ‘semoga uang ini barokah unt bapak n keluarga, semoga tdk jd penyakit’ , polkisny trz slh tingkah :mrgreen:

  3. skrg jadi hati2 bgt kl d lamer kota besar, walo msh ijo… (lalin_nya semrawut trmasuk oknum2 yg terkait)

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin