Dan Perjalanan Panjang Tuk Cari Pesugihanpun Kandas

Instant, itulah yang sering kita lakukan ketika tak sabar ingin cepat sukses, cepat finis, cepat tenar, cepat kaya, dan ebagainya dengan menghalalkan segala cara, namun efeknya sungguh luar BINASA. Mau cepat kenyang, bikin aja mi instan, namun jikalau kita konsumsi tiap hari, tumpukan pengawet yang terkandung didalamnya bisa membuat kangker. Mau cepet blog kita tenar, bantai aja blog besar macem Mas Tri, TMC, IWB, Mbah Dukun, jamin sampean bakal dapt hits tinggi dan cepat tenar, namun efeknya, mmm luar BINASA, nah kalu menghujat James BOns jamin sampean gak bakal tenar, wahahahahahahaha.
Mau cepet kaya! Sebagian orang tak sabaran yang rasionalis langsung saja korupsi, dan lalu kaya, namun efeknya mmm ruar BINASA, penjara, bahkan di Cina sampek dihukum mati. Kalau saja penjara kita tak penuh niscaya semua koruptor bakal dimasukin penjara, hahahah padahal mah saking lihainya koruptor sihingga yang ketangkep cuman sebagian. Lain lagi dengan irasionalis yang tak sabaran, mmm cari pesugihan gan! Pergi ke tempa-tempat pemujaan, menggadaikan hidup dengan syaitan, dan lalu kaya. Efeknya, 100% neraka.
Yang terkahir inilah yang membuat James Bons braders mencoba melakukan ekspedisi menelusuri jejak-jejak pesugihan ini. Setidaknya ada 3 tempat yang sjauh ini ditelusuri, yakni di Gunung Kawi Malang rumahnya Mbah Wir, Jatim, lalu di Gunung kemukus di tengah kedung Ombo, daerah antara Sragen-Purwodadi, dan ketiganya adalah Gedong Yono, daerah Wonogiri rumahnya mas Irfan Jombliz.
Gunung Kawi sebenarnya adalah makam Eyang Jugo, seorang ulama yang kesohor, merupakan salah satu paglima pangeran Diponegoro dan selanjutanya mendirikan pesantren di wilayah ini. Konon dulu Eyang ini sempat pergi ke Cina, dan menolong seorang wanit hamil yang tak bersuami, lantas setelah sekian lama balik ke Jawa, anak dari wanita hamil ini ke jawa dan merawat makam eyang Jugo dan kemudian menjadi tempat pesugihan, maka wajar kalau banyak orang tiong hoa di sana. Selengkapnya baca di sini http://www.indospiritual.com/artikel_mengenal-pesugihan-gunung-kawi.html
Sementara itu modus perjanjian di gunung kemukus yang terkenal dengan “sobrah lonthe” adalah harus memadu kasih dengan selingkuhannya. Konon seorang Pangeran dari kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro jatuh cinta kepada ibunya sendiri (Dewi Ontrowulan). Ayahandanya menjadi murka dan mengusir Pangeran Samudro akhirnya ia sampai ke Gunung Kemukus. Tak lama kemudian sang ibunda menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan. Namun sial, sebelum sempat ibu dan anak ini melalukan hubungan intim, penduduk sekitar memergoki mereka berdua yang kemudian merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia. sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan yaitu kepada siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya. Nah dari sinilah ritual itu berasal.
Sementara di Wonogiri yakni gedongyono adalah dengan jeazahnya dibawa ke goa dan dimakan macan gaib. SElengkapnya baca tulisan james BOns yang lalu: http://2brk.wordpress.com/2012/04/08/macan-jawa-ada-yang-real-dan-ada-yang-mistis-monggo-simak-ekspedisi-the-oldest-james-bons-braders-1/
http://2brk.wordpress.com/2012/04/08/macan-jawa-ada-yang-real-dan-ada-yang-mistis-monggo-simak-ekspedisi-the-oldest-james-bons-brothers-2/
Sisi menariknya adalah dua dari ketiga tempat itu merupakan makam para panglima pangeran Diponegoro yang melarikan diri setelah Diponegoro ditangkap Belanda. makam ini yang seharusnya dihormati dan dijadikan kenangan sebagai ulama,ee malah djadikan pesugihan oleh oknum yang tak bertanggungjawab.
Nah ekspedisi realnya adalah ketika brtanya pada orang-orang yang mau mengakui memang melakukan ritula pesugihan ini. Brader sekalian, beberapa diantara orang-orang ini memang bisa menjadi kaya dan berharta, namun beberapa diantaranya tetap saja melarat. Nyupang sudah dilakukan,ritual sudah dikerjakan, tapi kaya ternyata tak kunjujng datang. Mmm ternyata gan disini baru tahu bahwa cari pesugihan dimana Musyriknya sudah pasti namaun tetep saja kayanya belum pasti. Ibarat jatuh tertimpa tangga weeeh. Dan jauh dari dalam misteri ini setelah digali ternyata bagi yang punya turun darah biru lebih cepat gan cari pesugihannya, itu kenapa, karena syaitan ternyata lebih suka mengerjai turun darah biru gan lebih bergengsi, alamak ada-ada saja.
Ya sekedar share pengocok hatidan penggoyang iman, semoga kita menjadi orang yang sabar dan tak mau instan.

Advertisements
Advertisements

25 Comments

  1. Jan ngeri tapi yang di gunung kemukus yg plng unik
    Haha. .
    Tapi yg nama nya berhubungan dgn sayton pasti 101% persn neraka sama yg di omongin pak de bonsai. .
    Medeni 🙁

  2. di akui maupun tidak masih ada masyarakat kita yang mempercayai ini ya mbah. . .
    selama akses pendidikan tidak di permudah maka fenomena ini tidak akan pernah hilang. . .
    orang miskin dibikin pinter bukan di kasih BLT

    Keep brotherhood,

    salam,

  3. Pumpung isih mbahas musyrik tulung dijelasno masalah musyrik karo bid’ah,jal sohibulwarung wani ra…

  4. Masalah pesugihan kan jelas hukumnya,tp kalo ziarah kubur itu lebih2 maqam min auliya’ ada yg nghukumi bid’ah truz musyrik,wah perlu dibuatkan artikel sendiri dong pak ustad,kyne wani ra yo..
    # mbalang LPG 12kg… #

  5. Embah saya minta kaya dan pingin punya rumah besar…! Kata si embah jangankan kamu embah juga tidurnya di bawah pohon. Kenapa kalian sama embah selalu memberi kopi pahit stiap datang kesini… Kapan embah mau tidurnya 😀

  6. ternyata bagi yang punya turun darah biru lebih cepat gan cari pesugihannya, itu kenapa, karena syaitan ternyata lebih suka mengerjai turun darah biru gan lebih bergengsi

    —————————————————————–

    weh ternyata setannya klo ngasih pesugihan liat liat bibit, bebet, bobot.
    ntar lama lama pasti bilang “wani piro?”
    ternyata di dunia bener sma dunia musyrik juga berlaku diskriminasi ya.
    wkwkwkkwkw

  7. Suatu ketika, saat malam jum’at.
    Sepulang sholat isya di masjid, Hamid (6 tahun) dicegat makhluk halus, ternyata KUNTILANAK. Hamid pun bingung, gimana caranya mengusir kuntilanak itu. Karena dia baru belajar satu doa, dia yakin baca doa itu bakal mengusir kuntilanak, “BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMAABAARIKLANAA FIIMAAROZAKTANAA WAAKINAA ‘ADZAA BANNAAR. AAMIIN”
    Kuntilanak pun ngacir sambil ngomong “kampret kampret, seumur gw jadi kuntilanak, baru kali ini mau dimakan anak kecil”

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin