Mengapa Rodo Motor Di Setahun Pertama Turunnya Darastis? | Bonsaibiker

Mengapa Rodo Motor Di Setahun Pertama Turunnya Darastis?

Mas Bro sekalian kaum Homosek Kapak Merah, hobi motor seken kantong cepak maunya murah meriah, ketika menjual motor usia setahun turunnya begitu darastis, tengoklah CBR 250 ABS yang barunya di kisaran 46,5 jeti, pada usia setahun pertama ketika dijual rata-rata hanya laku 40-41 juta, demikian juga Ninja 250 yang barunya juga di kisaran 46,5 maka dalam usia setahun akan dihargai irip dengan si CBR 250 ABS yakni di kisaran 40-41 juta. Begitu juga Tiger Revo yang barunya sekitar 25 jeti pada usia setahun kalau dijual paling laku 20-22 juta  dengan kata lain turunnya begitu drastis.

P_20150226_172124_LL

Jpeg

Nah pada usia selanjutnya penurunan rata-rata dua juta, monggo tengok Ninja 250 lansiran 2010 manteng di kisaran 38-39 juta, lalu lansiran 2009 manteeng di 37-38 juta, lansiran 2008 manteng di 35-36 juta. Demikian juga mirip harga Tiger, dari tahun 2011 yang turun sekitar 3-4 juta, maka tiap tahun bertambah akan turun sekitara 1,5-2 juta. Sementara CBR 250 belumlah bisa membuat analisa wong baru nongol di 2011.

Faktor utama yang membuatdrastis turunnya harga ini adalah faktor nama, biaya balik nama untuk motor ini bisa menyedot uang sekitar 1 juta Rupiah, maka kalau tahun pertama turun sekitar 3-4 juta ya wajar dong itung-itung turun 2 juta ditambah biaya balik nama,demikian mungkin yang ada dalam benak para penghobi motor seken.

Faktor ke dua adalah bahwa walau masih sekinyis-kinyis apapun motor ini adalah seken, bisa saja motor ini sudah pernah jatuh, naarka, rusak dan sebagainya, maka dari itu wajar jika orang membeli murah sebagaiantisipasi risiko ini.

Fktor ke 3 adalah pengaruh calo dan pedagang mokas, orang berduit bila membeli motor lalu bosan maka tak segan jual pada pedagang, sehingga mereka merelakan motornya dibeli dengan penurunan drastis,wong ndak terlalu msalah dengan duit, padahal dalam benak pedagang pasti haruslah ada yang dimainkan untuk meraih untung. Untuk motor Ninja lansiran 2011 oleh pedagang hanya akan ditaksir maksimal 40 juta, yang nantinya akan dijual 42-43 juta dengan keuntungan sekitar 2-3 juta pedagang berani nyetok, karena motor ini tergolong laris. Nah ternyata langkah ini diikuti pembeliyang langsung beli pada si penjual tanpa terlia urusan dengan pedagang, harganya tentu lebih tinggi dari tawaran pedagang namun jelas hanya beda tipis, sehingga bila si empunya Ninja menjual pada pedagang dengan hanya 40 jeti mending pada pembeli langsung yang sampai pada 41 jeti.

So, bagi sampean pemburu motor seken, motor yang dalam usia ini sungguh menggiurkan harganya, karena masih kinyis-kinyis, ya risikonya itu balik nama.

Advertisements
%d bloggers like this: