Tentang iklan-iklan ini
jump to navigation

Kenali Kerusakan Pada Ban Mobil Anda! 11 Juni 2012

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , ,
trackback

Brader sekalian ketika berkendara tak jarang kita melupakan satu hal yakni periksa “Ban”. Padahal yang satu ini urgen banget lo, dan sangat berhubungan dengan keselamatan kita. Yup bebrapa kerusakn ban bisa terjadai dalam berbagai bentuk seperti dipaparkan webnya Bridgestone berikut:

  1. Sebelum mengemudikan kendaraan, periksalah ban kendaraan Anda agar lebih aman dan nyaman diperjalanan.
  2. Periksa ban tampak luar. Apakah ada kerusakan, terbelah, kena paku, batu atau aus.
  3. Periksa tekanan angin secara berkala. Periksa ban tekanan anginnya kempis atau masih stabil. Ban dengan tekanan angin kurang dari standar akan menyebabkan permukaan ban mudah terkelupas dan aus tak rata. Sedangkan ban dengan tekanan angin melebihi tekanan standar berbahaya, dapat meledak/pecah ban dan aus tak rata.
  4. Periksa beban yang ditanggung ban. Beban terlalu berlebih dapat menyebabkan terjadinya tekukan berlebihan pada ban, panas berlebih, dan meledak/pecah ban.
Aus Tak Rata (Aus satu sisi) Keselarasan roda (Spooring) tidak sesuai. Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Aus Tak Rata (Aus gergaji) Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Suspensi tidak sempurna. Pengereman dan akselerasi mendadak. Tekanan angin tidak cocok dan atau berlebihan. .
Pemisahan Telapak
Tekanan angin kurang dan atau beban berlebih.
Kecepatan kendaraan terlalu tinggi.
Pemisahan Telapak akibat Terpotong
Daya rekat karet terhadap benang turun, akibat terpotong.
Tekanan angin rendah dan atau beban berlebih.
Terpotong Pelek
Pelek cacat
Ukuran pelek tidak cocok
Salah bongkar dan pasang
Retak karena Ozon
Penyimpanan yang tidak layak, terkena sinar matahari atau mesin listrik
Terlalu lama disimpan
Beban berlebihan atau tekanan angin kurang
Dinding Menggelembung
Benang putus akibat benturan
Pengemudian yang kasar
Aus Tak Rata (Aus setempat) Pengereman dan akselarasi mendadak. Sistem rem cacat. Suspensi dan atau bagian yang berputar cacat. Pemasangan ban tidak sempurna dan “run out” besar. Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Berjalan Tanpa Angin. Kempis mendadak akibat robekan, penambalan yang gagal, pelek cacat, atau pemasangan tidak tepat.
Dijalankan terus meskipun ban kempis. Tekanan angin terlalu rendah.
Telapak Terpotong
Tergores benda tajam seperti, batu, paku, besi, kaca.
Pengemudian kasar.
Meledak akibat Terpotong
Menumbuk benda tajam dan terpotong
Tekanan angin terlalu tinggi dan beban berlebih
Pengemudian kasar
Tergesek Pelek
Pelek cacat
Ukuran pelek tidak cocok
Tekanan angin rendah dan atau beban berlebih
Pengereman, akselerasi dan membelok mendadak
Rotasi berkala tidak tepat waktu
Dinding Terpotong
Tergores benda tajam
Pengemudian yang kasar
Aus Tak Rata (Aus satu sisi)
Keselarasan roda (Spooring) tidak sesuai.
Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Aus Tak Rata (Aus gergaji)
Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Suspensi tidak sempurna.
Pengereman dan akselerasi mendadak.
Tekanan angin tidak cocok dan atau berlebihan.
Rusuk Koyak (Cuil)
Kendaraan berjalan pada trotoar dan bahu jalan.
Membelok secara mendadak.
Beban berlebihan.
Pemisahan Telapak akibat Terpotong
Daya rekat karet terhadap benang turun, akibat terpotong.
Tekanan angin rendah dan atau beban berlebih.
Dinding Terpotong
Tergores benda tajam.
Pengemudian yang kasar.
Benang Putus Melingkar (Cord Breaking Up-CBU)
Kendaraan berjalan terus-menerus dalam keadaan kurang angin.
Beban berlebihan.
Terpotong Pelek
Pelek cacat.
Ukuran pelek tidak cocok.
Salah bongkar dan pasang.
Ujung Lembar Benang Terpisah
Tekanan angin kurang dan beban berlebihan.
Panas tinggi akibat pengereman yang besar.
Pemasangan yang tidak sempurna.
Aus Tak Rata (Aus diagonal)
Pengereman dan akselarasi mendadak.
Sistem rem cacat.
Suspensi dan atau bagian yang berputar cacat.
Pemasangan ban tidak sempurna dan “run out” besar.
Rotasi berkala tidak tepat waktu atau tidak dilakukan.
Telapak Terpotong
Tergores benda tajam, seperti batu, paku, besi, kaca.
Pengemudian kasar.
Meledak akibat Terpotong
Menumbuk benda tajam dan terpotong.
Tekanan angin terlalu tinggi dan beban berlebih.
Pengemudian kasar.
Pemisahan akibat Panas
Pemakaian ban yang tidak cocok peruntukannya.
Kendaraan berjalan pada kecepatan tinggi terus menerus.
Tekanan angin kurang dan beban yang berlebihan.
Berjalan Tanpa Angin
Kempis mendadak akibat robekan, penambalan yang gagal, pelek cacat, atau pemasangan tidak tepat.
Dijalankan terus meskipun ban kempis.
Tekanan angin terlalu rendah.
Pemisahan pada Bahu
Tumbukan yang kuat.
Tekanan angin rendah dan beban berlebih.
Pengemudian kasar pada kecepatan tinggi.
Bead Meledak
Salah ukuran pelek atau komponen pelek.
Pelek cacat (berubah bentuk, berkara, retak).
Tekanan angin terlalu tinggi dan beban berlebihan.
sumber http://www.bridgestone.co.id/tires/teropong_kerusakanban.htm
Tentang iklan-iklan ini

Komentar»

1. Octa Mx - 11 Juni 2012

horeee…..

2. ipanase - 11 Juni 2012
3. zhe - 11 Juni 2012

3?

4. Motoroda - 11 Juni 2012
5. Bonsai Biker - 11 Juni 2012

otreh

6. rusmanjay - 11 Juni 2012

sip…

7. kudalumping - 11 Juni 2012

woh. Hampir semua pernah tak liat. Tapi di truk.. Di kendaraan kayak angkot2 colt juga buanyak yang kayak gt..
Malah kadang retakanya dijahit ama benang ckckck -.-“

8. Gogo - 11 Juni 2012

kebanyakn yg kena kasus gitu kendaraan ‘usaha’, truk muatan misalnya..


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.037 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: