About these ads
jump to navigation

Tausiah Ramadan 2: Tingkatan Orang Yang Berpuasa 22 Juli 2012

Posted by Bonsai Biker in Artikel Agama.
Tags: , , , ,
trackback

Brader sekalian Imam Gazali dalam kitabnya yaitu Ihya ‘Uluumuddiin membagi para Sha’im atau orang yang berpuasa ini ke dalam tiga tingkatan yaitu:

Pertama adalah tingkatan puasa orang yang awam (saumul ‘awam).
Yang tergolong tingkatan ini, orangnya hanya berpuasa atau menjaga mulutnya untuk tidak makan dan minum serta berhubungan suami istri pada siang hari. Tetapi dia tidak mampu menjaga lisannya untuk tidak berbohong, menipu atau membicarakan aib orang lain (ghibah).   Mereka juga tidak mampu menjaga matanya untuk tidak melihat apa-apa yang dilarang oleh Allah SWT, hayo para bikers kalau lagi jalanjalan ke mall yakin mata masih jelalatan liat yang sulum-sulum, hahaha “James Bons juga kalee yaaa heheheheh”. Singkat kata dia tidak mampu menjaga anggota badannya untuk tidak bermaksiat kepada Allah SWT. Orang yang berpuasa pada tingkatan ini, ketika bersantap sahur maupun buka puasa lebih mementingkan menu makanan yang lebih bervariasi. Di siang hari hanya disibukkan untuk berjalan-jalan sambil mencari jenis-jenis makanan yang akan disantap waktu berbuka. Begitupun pada malam hari dia sibuk mempersiapkan makanan sebanyak-banyaknya untuk bersahur. Semakin mendekati akhir bulan Ramadan, bukannya semakin dekat dan meramaikan masjid dan musala, tetapi malah menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Hahahaha blanja sambil ngiler liat makana gan hehehehe. Kumbokarno group masuk kali ya kakakakakakakakkakaak!

hikmah puasa Hikmah Puasa Ramadhan
Kedua adalah tingkatan puasa orang yang khusus (saumul khushush).
Adapun puasa khusus ialah mencegah pendengaran, penglihatan, lidah, tangan, kaki dan anggota-anggota tubuh lainnya dari perbuatan dosa.   Jadi golongan orang yang puasanya pada tingkatan ini, dia tidak sekadar berpuasa atau menjaga mulutnya untuk tidak makan dan minum serta berhubungan suami istri pada siang hari. Tetapi dia mampu menahan pandangannya dari segala hal yang tercela. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist, yang artinya, “Barang siapa yang meninggalkan pandangan karena takut kepada Allah SWT niscaya Allah SWT akan menganugerahkan kepadanya keimanan yang mendatangkan manis dalam hati.”  Dia juga mampu menjaga lisannya untuk tidak berbohong, menipu, atau membicarakan orang lain (ghibah), kemudian dia juga mampu mampu menjaga pendengarannya dari suara-suara yang tidak baik. Singkat kata dia mampu menjaga seluruh anggota badannya untuk tidak bermaksiat. Biasanya puasa pada tingkatan ini sudah mampu dilakukan oleh para ulama dan waliyulloh.Yoo,kadang mecoba untuk menjadi golongan ini berat loh, ibarat di jalan ada yang menarik terkadang hati picik kita merasa mubazir alau ndak liat hehehehe dasar omes. Ya, boleh jadi yang masuk golongan iniadalah para kiyai, ustadz dn orang-orang shalih lainnya.

Ketiga, adalah tingkatan puasa orang yang khusus lebih khusus (saumul khushushul khushush).
Adapun puasa khusus dari khusus, yaitu puasanya hati dari pada segala cita-cita yang hina dan segala pikiran duniawi, serta mencegahnya dari selain Allah ‘Azza wa jalla secara keseluruhan. MM mangstabf, boleh jadi yag masuk golongan ini adalah para ulama, para wali dan para orang-orang yang terpilih oleh Allah.

Nah mau jadi golongan mana kita? Ya semua terserah kita, berat konsekuensinya tapi kan perlu dicoba mas Bro!Salamat Berpuasa.,,,,,!

About these ads

Komentar»

1. fitready - 22 Juli 2012

Coba dulu tingkat satu

2. fitready - 22 Juli 2012

Kalo lulus coba tingkat dua

3. fitready - 22 Juli 2012

Coba ketigax ah…

4. fitready - 22 Juli 2012

Horee… lulus semua pak bons!

Bonsai Biker - 22 Juli 2012

jozz berarti

5. Nichoz Ahmad - 22 Juli 2012
6. ipanase - 22 Juli 2012
7. Imam Sadikin - 22 Juli 2012

Terima kasih udah berkunjung mas, ini adalah kunjungan balik! artikelna keren!

8. Dr.Feelgood - 23 Juli 2012

jujur, aku termasuk level yg pertama. :(

9. Gogo - 24 Juli 2012

pesimis bs masuk gol. 3 ,:-(.. bln puasa aj tangan msh gerayangan..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.977 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: