Tausiah Ramadan 3: Pria Itu Banyak Dosa Di Mata, Sementara Wanita Di Mulut

Jujur kacang ijo, saat para pria berkumpul ada seorang cewek lewat, cantik lagi pasti matanya takkan lepas memandang si cewek. Seakan memang si cewek membawa magic tersendiri sehingga para pria seakan berkata itu mubazir bila tak dilihat. Ya begitulah pria, tak perduli ABG, Dewasa, paruh baya bahkan kakek-kakekpun disinyalir masih tergiur dengan pemandangan indah dari makhluk Allah golongan hawa ini. Demikianlah pemandangan ini terus ada sepanjang waktu dan di banyk tempat mulai dari di mall, di toko, di hotel bahkan hingga di test ride motor tertentu. Hahahaha yakin sebagai pria normal akan melirik, dan ada yang langsung komen, langsung ambil foto lalu bikin status di fb atau minimal mengakui dalam hati bahwa dirinya tergiur oleh keantikan si wanita. Inilah kelemahan pria, gampang tergiur oleh indahnya rayuan mata.

f

Lain pria, lain pula wanita, ketika wanita berkumpul baik dua, tiga atau bahkan 10 orang pasti yang asik dibincangakan adalah ngrumpi danngegosip. Ada yang asyik ngomongin orang, ngomongin saudara, ngomongin teman sejawat, keluh kesah, bergosip ria dan sebagainya. Lepas dari ngrumpi didunia nyata tak jarang lanjut ngrumpi di dunia maya, maka tak heran FB para kaum hawa isinya tentang keluh kesah mulu, curhat, uneg-uneg, dan sebagainya. Seakan tiada hari tanpa ngerumpi dan ngegosip. Bahkan  kondisi ini diperparah dengan adanya media yang turut serta mengeksploitasi kelemahan  wanita ini dengan adanya tayangan gosip seputar selebriti, informasi selebriti dan sebagainya. Ya kelemahan wanita memang ada di mulutnya.

Brader sekalian, bukan bermaksud menggurui atau menceramahi, hanya sekedar membacakan sabda Rasulullah :

Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasa bukanlah dari makan, minum (semata), tetapi puasa itu menahan diri dari perbuatan sia-sia dan keji. Jika ada orang yang mencelamu, katakanlah : Aku sedang puasa, aku sedang puasa” [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam dengan ancaman yang keras terhadap orang-orang yang melakukan perbuatan tercela ini dan tidak bisa menahan nafsunya baik dari nafsu mata, nafsu mulud, dan nafsu lainnya . Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Berapa banyak orang yang puasa, bagian (yang dipetik) dari puasanya hanyalah lapar dan haus (semata)” [Hadits Riwayat Ibnu Majah)

Ya,setidaknya dibulan puasa ini gak ada salahnya to sedikit menahan pandangan dari yang tidak semestinya, dan menahan ucapan dari yang tidak sepantasnya. Semoga puasa kita diterima Allah, aminn!

Advertisements
Advertisements

11 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin