Body Depan Mitsubishi Outlander Terbuat dari Plastik, Kelebihan Atau Kekurangan?

mitsubishioutlandersport2013
mitsubishioutlandersport2013

Hadirnya Mitsubishi Outlander di kelas SUV bersaing dekan CRV, X Trail, Captiva, Tucson,dan sebagainya ternyata cukup membuat banyak pembeli yang naksir pada mobil modis dan keren ini. Sebuah strategi jitu adalah dengan menawarkan harga yang amat bersaing di kelasnya. Ya mobil ini hadir dalam 3 tipe GLS, GLX dan pa ya lupa yang satuya kasta tertinggi kalau gak salah PX atau apa ya mohon dikoreksi. Tipe GL S merupakan versi manual dengan harga dibawah 300 jeti, lalu dua tipe lainnya adalah matik dengan harga diatas 300jeti, bahkan tipe terakhir nyampek 330 jetian gan tergantung wilayah, dengan fitur yang nyuss, ermasuk atapnya yang dari kaca dan bisa dibuka pelindung kacanya sehingga penumpang bisa melihat ke atas, tapi gak bisa keluar ya kepalanya.

Harga Mitsubishi Outlander Sport 2013 dari distributor resmi Mitsubishi di Indonesia, yaitu paling rendah untuk GLX (transmisi manual) Rp 289 juta, GLS (transmisi otomatik) Rp 306 juta, dan RPX Rp 325 juta (otomatik), semuanya pada kondisi on the road di Jabodetabek.

Nah satu hal yang unik adalah bahwa body depan, baik bagian depan ujung maupun bagian depan samping kiri kanan ternyata terbuat dari plastik yang elastis. DI tekan memang mleyot, tapi begitu tekanan di tarik plastik ini akan balik lagi. MEnurut salesnya sih ini adalah demi fktorekonomis, bahwa bagian depan biasanya sering nyrempet, lalu baret atau penyok, maka kalau bahannya dari plastik akan elastis, kalau penyok asal tidak ringsek akan bisa balik lagi.Dan kalaupun pecah menggantinya akan lumayan murah.
Namun kalau kita melihat sisi pemikiran lain bisa jadi ini adalah usaha untuk mengurangi cost sehingga mobil ini bisadijual lebih murah dan bisa bersaing dengan para kompatitor.

Berikutspek si Outlander ini:

Ha monggo bagaimana menurut sampean?

Advertisements
Advertisements

19 Comments

  1. Bagian fender depan mmg mesti concern terhadap faktor safety. Tidak saja bagi pengendara (di dalam) mobil, namun juga meminimalisir impact benturan terhadap pejalan kaki (jika ada accident). Salah satu caranya ya dgn menerapkan material “flexible” tsb. Namun jika akhirnya bisa ikut mengurangi cost, barangkali hal ini hanya sebagai “bonus” aja buat pabrika tsb
    IMHO

  2. Enak besi atau alumunium, penyok asal ga terlalu parah, beberapa jam dah balik walau ga sempurna amat di ketok magic. xixi

  3. selain ekonomis seperti yang disebutkan, itu juga berfungsi untik kemanan, jika menabrak akan mengurangi cidera/kerusakan yg di tabrak, dan sebagai peredam benturan.
    yg perlu diperhatikan adalah koneksi antara bumper depan dan body samping harus kuat

  4. itu udah jadi standart mobil terkini, di mana bemper depan belakang tidak memakai besi,,, demi keselamatan pejalan kaki,,, seumapama terjadi kecelakaan kan plastiknya yang penyok,,

  5. SUV ??
    debatable… tapi menurutku ini konsep cross over
    Podo karo CRV, jare SUV kok monokok… dan sing pasti durung 4WD.
    kesimpulan’e … iki SUV dandan (yahhh… mirip2 pretty boy.. cowok metropolis…mboh nggantheng opo ayu wekekek). Diperjelas dengan bentuk’e sing aero

    Nak Peugeot terus terang.. 3008 dideclare sebagai SUV karo sales’e…
    padahal fitur gak kalah karo X3… mung regane 470 juta…
    Wheiikkk… regane menurutku nggilani gawe merek peugeot..
    Tuku 470 juta… limang taun didol garek 100 juta…hehehehe

  6. Mendingan toyota rush, dpt kembalian duit banyak…..100jetian gitu!
    inget sparepartnya nanti bung……

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin