Hati-hati Memelihara Motuba, Atau Kantong Anda Tergerogoti, bahkan Membahayakan Masa Depan : Edisi Penawar Ratjoen! | Bonsaibiker

Hati-hati Memelihara Motuba, Atau Kantong Anda Tergerogoti, bahkan Membahayakan Masa Depan : Edisi Penawar Ratjoen!

Tiap saat James menebar ratjoen motuba, sehingga banyak yang tersengat ratjoen ini dan menjadi galau akhirnya jual motor beli motuba. Nah untuk edisi kali ini James Bons memberikan sedikit penawarnya berupa artikel anti motuba, wekekek, meski sebetulnya bukan anti, tapi lebih pada sikap hati-hati. Yup beberapa faktor penting ketika adan berburu motuba bisa menimbulkan bahaya besar dalam hidup anda, naa simak yang berikut gan!images

1. Merawat motuba berarti menjadi budak motuba

Dari survai di apangan terlihat beberapa orang dibikin mumet motuba karena beberapa hal. Terutama sekali perkara sering minta jajan. Motuba yang harganya dibawah 25 juta adalah kuncinya yang boleh jadi mengandung salah satu dari tiga faktor berikut: rata-rata telah berusia banyak alias tuwir, atau juga bekas taksi, ataupun juga bisa bekas tabrkan yang parah. Tiga faktor tersebut menjadi faktor penentu posisi anda sebagai tuan motuba atau justru sebalikny, budak motuba. Tiga bulan pertama anda sangat bangga dan senang memelihara motuba, lalu 3 bulan berikutnya anda mulai mumet melihara motuba, anda mulai mengena mobil anda kurang ini-kurang itu, rewel, harus ganti ini dan itu. Saat itulah mumet betul-betul menguras tenaga, pikiran, dan kantong.Nah sebenarnya setalah anda mengganti semua part rusak saat itulah anda akan nyaman dengan motuba dan sudah tahu selah-selahnya.

Disinilah ketika berburu Motuba musti dihindari motuba yang harganya dibawah 25 juta, kecualianda memang tahu bener kondisi mobi tersebut, lalu bisa mngira-kira estimasi biaya perbaikannya.

2. Membawa Motuba berarti harus membawa duit lebih

Di sini kita musti hati-hati, maksud hati mencari yang murah, pinginnya beli mobil baru ya faktanya memang kantong tidak mencukupi. Kemudian kita beli motuba sebagai alternatif. Tahukah anda membawa motuba itu harus siap mental, tenaga, pikiran, dan kantong. Kita mesti siap siap mental ketika tiba-tiba mobil kita mogok ditengah jalan, siap mental malu, siapk kantong untuk perbaikan, siap emosi untuk kesabaran, dan siap ngilangin gensi karena disalip mobil baru.

Solusinya setiap anda bepergian jauh, ssiapkanlah mobil andadengan cermeat, apabila perlu pergi k bengkel di cek semua Ingat Motuba yang paling rentan adalah masalah mesi overhead aka mogok kepanasan. Hal ini sering terjadi karena tidak optimalnya kerja pendingin mesin alias radiator. Maknya bagian ini mesti dipastikan dulu bekerja dengan baik. So kalau dah lancar ya insyallah lain-lain menunggu, bukan menunggu untuk rusak lho, tapi menunggu untuk diperbaiki, wekekekek pada bae.

3. Berburu Motuba bak beli kucing dalam karung

Pikirkan ketika anda berburu motuba, tak jarang orang beli motub dari luar kelihatan bagus, mesin terdengar merdu alias halus. Tapi ketika dibawa pulang tak jarang setelah dibuka jok baru terlihat body kropos, oli meler, rem gak pakem dan sebagainya. Nah disini kehati-hatian kita mutlak diperlukan. Lalu setelah oli diganti ternyata ada tambahan zat tertentu yang bikin mesin haus sesaat dan kemudian ngowozz, ketelitian ketika membeli memang mutlak diperlukan untuk menghindari hal-hal di atas.

4. Audio Sekelas Kenwood pun tak enak didengar di motuba

Nih ngece tenan gan, bayangkan ketika bawa motuba bunyi-bunyian ada saja yang keluar dari berbagai sumber di motuba ini, mulai dari bunyi rengek keluarga atau penumpang yang di bawa karena ac tidak jalan, karena shock terlalu keras, karena ini dan itu. Hal ini ditambah lagi bunyi bunyian yang keluar dari body yang mulai kropos, bunyi dari baut yang mulai kendor, mesin yang mulai kasar, kursi yang mulai  somplagh. Makanya audio sekeren Kenwood terasa mendengarkan bunyi grobagh. Wekekekkekeke, antipoison.

5. Banyak yang kecewa ketika beli motuba lalu mengurus surat-suratnya

Motuba terutama dari jakarta tentu telah berumur puluhan tahun. Tahu sendiri bagaiman ramainya laulintas persuratan adminstrasi di polda metro jaya, wewe buanyak arsip. Efeknya bila beli mobil tua, tak jarang beerkas anda terselip. Bisa jadi salah satu arsip misalkan data impor kalau cbu, data bpkab, data faktur, dan sebagainya terselip atau hilang atau bahkan tertukar dengan yang lain. Nah masalah terjadi ketika sampean akan mengajukan mutasi keluar jakarata. Beberapa daerah terkadang rewel tidak mau menerima data terselip ini. Dari hasil infestigasi Jmas Bons kabarnya terdapat 3 daeah yang paling usli se Indonesia, tiga daerah ini kabarnya sering mengembalikan  berkas mutasi karena menurut mereka data tidak lengkap. Nah kalau sudah begini mumet kan! Beeh gampang apa motuba, wkakakakakakak, gk jadi beli motuba kikiki.

Masih maksa beli motuba! Kikikikiki Penawar ratjoen!

Tapi ya sedikit kabar gembira bagi yang terlanjur kena ratjoen motuba, bahwa semua masalah tentu ada penyelesaiannya, tenang aja gaan! Motuba musti sabar, telaten, dan nikmatin aja, yakin ada sisi gembiranya dibalik derita, kiiikikik!

%d bloggers like this: