Tips Motuba: Baru Beli Motuba Perhatikan TIming Beltnya, Atau Anda Menyesal Seumur Hidup!

Orang-orang yang sedikit tahu mesin dan kurang rajin merawat mesinnya cenderung memilih mobil-mobil yang tidak menggunakan Timing Belt karena simpel dan tidak menkutkan macem Kijang bensin, T 120 SS dll, sebaliknya yang makek timing belt macem Blazer sangat menakutkan bagi sebagian orang ini karena kalau sekali aja putus wew rontok semua dan harus turun mesin sertasiapin uang minimal 10 jeti, Cek timing belt gan, perhatikan umur pakainya, jangan sampai terlambat menggantinya, terlebih lagi bagi para sohib yang baru terkena ratjoen motuba, alias baru beli motuba monggo ditanyakan pada pemilik lama berapa uasia timing belt atau datang ke bengkel untuk diperiksa, atau bhkan ganti sekalian, jaga-jaga aja, prefetiv.

Berikut beberapa boil toyota menggunakan timing belt:
1.Corolla Twincam
2.Corolla Great
3.Corolla Allnew
4.Corona Twincam
5.Corona Absolute
6.Soluna
7.Starlet
8.Kijang Diesel
9.Innova Diesel
10.Landcruiser

Merek Lainnya Monggo ditambah!

Fungsi Timing Belt

sb1
sb1

Adapun fungsi timing belt adalah untuk memutar camshaft (atau disebut noken as) yang berperan untuk membuka dan menutup valve (klep) pada ruang pembakaran dengan tepat timingnya.

Dan secara fungsi ada 2 macam klep yaitu, klep intake yang berfungsi untuk jalur masuk oksigen dan bahan bakar (bensin) ke dalam ruang pembakaran dan satu lagi adalah klep exhaust yang berfungsi untuk membuang sisa pembakaran.
Kedua klep tersebut digerakan oleh noken as yang berputar, dan tugas timing belt adalah untuk memutar noken as tersebut.Sekarang mari kita bayangkan jika timing belt pada mesin putus di saat mesin sedang bekerja, karena pembakaran bekerja dengan cepat, proses buka tutup klep pun berjalan sangat cepat, jadi kemungkinan besar saat timing belt putus kondisi klep sedang terbuka (menjorok masuk ke dalam ruang pembakaran).Akibatnya, piston pembakaran akan menabrak klep yang sedang terbuka tersebut.Akibatnya jelas sangat fatal, klep dan kepala piston yang beradu tersebut akan hancur.
Jika hal ini sampai terjadi (timing belt putus), maka mobil akan mati total.Kalaupun mesin dipaksa untuk dihidupkan, maka akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah pada piston dan klep.Untuk memperbaikinya mesin harus dibongkar (turun mesin) piston dan klep kemungkinan besar harus diganti, dan jelas bukan masalah kecil karena posisi mereka ada didalam silinder pembakaran.Harganya-pun relatif mahal untuk turun mesin.
Timing belt mempunyai umur pakai selama 40.000 – 60.000 km.Timing belt sendiri letaknya tertutup sehingga tidak dapat dilihat kasat mata dan tidak memiliki ciri-ciri apakah sudah dalam kondisi perlu penggantian part atau belum.Dan yang perlu diingat, Timing Belt itu tidak sama dengan Fan Belt (tali kipas) yang dapat dilihat dengan mudah oleh mata  kita.Timing belt hanya menggandalkan record / catatan yang biasa ditulis tangan dan ditempel di cylinder head.

letak fan belt
fan belt / tali kipas
Jadi sangat dianjurkan agar teman-teman sekalian, jangan sampai telat mengganti timing belt sehingga  menyebabkan resiko turun mesin yang dapat mencapai angka jutaan rupiah.Dan sebagai saran tambahan, apabila ingin mengganti timing belt, sudah sewajarnya tensioner pada timing belt ikut diganti pula.

– See more at: http://sbtoyota.blogspot.com/2012/03/hampir-sebagian-besar-mobil-sekarang.html#sthash.b3LwmuQo.dpuf

http://sbtoyota.blogspot.com/2012/03/hampir-sebagian-besar-mobil-sekarang.html
Tindakan Bila Timing Belt Putus
Susah memang mnandai timing belt mau putus atau tidak, sebaiknya memang jelas harus dicek ke bengkel atau perhatikan waktu pergantian timing belt sesuai petunjuk dealer. Nah kalau timing belt putus jangan dipaksa dihidupin atau bahkan didorong, ini akan membuat part lain rusak semakin parah. So semoga berhati-hati.
Advertisements
Advertisements

27 Comments

  1. Pengalaman di forum taruna… taruna seri awal(karburator) timing belt putus. Jeroan rontok terutama klep. Ada 8 biji bengkok semua. Untung kecepatan rendah, jadi piston ga jebol. Untuk taruna generasi baru katanya sudah ada proteksi untuk ini, ada semacam coakan di piston. Jadi klo belt putus resiko klep benturan dengan piston bisa dihindari. Fyi ganti belt taruna harganya 275rb,gasket-gasket 150rban,tensioner 100rb, ongkos kerja yang lumayan 250 rban (di belang) , klo di beres ongkosnya saja bisa 450rb. Soalnya untuk taruna kudu bongkar blok noken dan kruk as.

  2. Timing belt jg digunakan di seri Daihatsu Zebra Espass/NeoZebra. Utk tipe Zebra Espass thn 1995 s/d NeoZebra 2003, mesin 1300 cc & 1600 cc, semua beresiko bengkok katup kalo timing belt putus. Sejak tipe NeoZebra thn 2004 s/d terakhir (thn 2007), mesin 1300 cc & 1500 cc, sudah ada pengaman di piston dgn coakan, shg aman dr resiko valve bengkok saat timing belt putus.

    Utk timing belt, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Klo di onderdil Daihatsu, bila pake yg kode 00 (ori Jepun), bisa up to 100 rb KM, trus ada yg kode2 lain (ex OEM dr bbrapa negara lain yg jg ada pabrik Daihatsu nya, spt ex Taiwan, Thailand, Malaysia), sampe yg kode 08 bikinan lokal. Harga jg bervariasi, yg lokal pastinya paling murah (kurang dr setengah harga yg Jepun). Ono rego yo ono rupo.

  3. sip mbah bons..dulu begitu ane meminang corolla twincam juga selang beberapa hari langsung tak ganti timing beltnya..original toyota seharga 300 ribuan sekalian cek mesin, sistem rem, kopling, dll habis 2 jutaan…tapi abis itu alhamd..tenang gak takut mobil rewel2…dan memang ketika meminang motuba ada baiknya mencadangkan sekira 5 juta rupiah untuk perbaikan atau penggantian fast moving….cmiiw

  4. jaman PKL Pernah ngganti punya Accord Maestro. Piston Ok, tp klep ex ganti semua, kleg in Ok.. Jare mekanik’e klep ex lebih panas karena Hasil pembakaran. Jd langsung bengkok pas ngantem piston. Jaman dulu klep ex maestro seekor 190 rb.

  5. Ada baiknya jika beli motuba yg menggunakan timing belt dan gak ada record penggantian sebelumnya, langsung ganti aja untuk mengurangi resiko. Fyi, khusus opel blazer tipe SOHC (Montera) relatif aman jika timing belt putus di tengah jalan, tapi fatal untuk tipe DOHC..fatal di mesin dan di celengan hehe… Usia pemakaian Timing Belt Blazer SOHC sampai 60000, DOHC cuma 30000. Mungkin karena DOHC varian tertinggi jadi ya perawatannya juga agak lebih mahal dikit hehe..

  6. Mobil sya soluna tahun 2001,kmren jg tiba” mogok katanya c timingnya yg putus, kira” efeknya ampe kena klep pa gak ya..?

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin