Presiden Tata Motor Indonesia Biswadev Sengupta : "Gua Kagak Takut Si Jepun", Moga Aja Gak kayak Motor Indihe! | Bonsaibiker

Presiden Tata Motor Indonesia Biswadev Sengupta : "Gua Kagak Takut Si Jepun", Moga Aja Gak kayak Motor Indihe!

Wew ngeri nian nih pernyataan presiden Tata Motor Indonesia aka TMI ketika ditanya bagaimana bersikap terhadap penetrasi Jepun yang begitu kuat di indonesia bahkan seluruh dunia, dengan PD dia meegaskan tak ada ketakutan dalam hal bersaing dengan jepun ini. sebuah laman dunia maya menulis sebagai beikut:

Wah! Mobil Tata Nano dijual mulai Rp 23,1 juta

He says he was not afraid to compete with Japanese auto manufacturers that have mastered the automotive market in Indonesia. “Our market is different, after all, we want to build the Tata brand in Indonesia,” he opines.

Lalu dilanjutkan:

“Indonesia’s automotive market is still resilient to the crisis, the future will be very promising,”

Wew , indonesia dibilang kebal krisis dan ke depan bisa lebih baik, hehehe, seep lah.

Dan beberapa hal di atas bukannya isap jmpol belaka, terbukti kini Tata nano sudah resmi dijual dengan harga yang wewe mayan murah. Kemudian langkah selanjutnya dengan merilis beberapa mobil hatch back diantaranya adalah Tata Ariadan tata Vista yang bakalan dilaunch beberapa bulan mendatang. Selain itu kabarny Tata juga bakal jual boil Pick Up macem Tata Super Ace, Tata Ace Ex, dan Tata Xenon RX.

Statmen yang plaing menarik adalah bahwa 40% dari boil ni komponennya lokal dari Indonesia, wew manteb.

Ya semoga saja strategi mobil india lebih smart daripada motor india, karena memang terlihat sekali macem Bajaj dan TVS belumlah terlihat stabil di Indonesia. Bajaj misalkan kerap membuat strategi juaan yang mengecewakan para loyalisnya misalkan dengan menjual motor baru dengan spek yang lebih jozz tapi harga lebih murah, hahaha apa gak geram tuh pembeli yang lama! Sementara itu kabar mengenai dealer Bajaj apakah tetap survive  atau hanya sekedar berada dibawah naungan kawasaki, dan hingga kini rumor itu masih terus santer dibicarakan. Sementara TVS kini sedang menngurangi jumlah varian motornya, padaha para jepunisme justru sedang menambah varian. Nggeri kan?

So, semoga aja lebih baik!

Advertisements
%d bloggers like this: