Bahkan Malaikat Mautpun Tak Menyukai CB 150 R | Bonsaibiker

Bahkan Malaikat Mautpun Tak Menyukai CB 150 R

Kenapa judulnya CB 150? Apa pula hubungannya? Hahahahahaha. Ya setidaknya motor ini adalah roockie of the year, pendatag baru yang telah sukses tenar sebelum kelahirannya. Terus apa hubungannya dengan malaikat maut? Ini sebenarnya berawal dari sebuah diskusi ramai di kolom facebook dan twitter tentang kecepatan CB 150 vs New V-ixion Lightning, berdasarkan data hasil test di beberapa warung menunjukkan bahwa si CB 150 ini power band nya masih kalah dengan NVL di atas dynojet. Lalu berkembang pula rumor bahwa speed CBSF ini ternyata lebih unggul daibanding NVL meski tenaganyaa kabarnya lebih loyo. Belakangan terdengar isu tandingan dari sebuah video di youtube bahwa ternyata NVL lebih kencang dibanding CBSF, so ternyata diskusi ini berubah menjadi adu mulut yang malah pada akhirnya justru para muda-muda berusaha rame-rame membuktikan kebenaran isu tersebut, hasilnya banyak sekali pahlawan kesiangan yang mengupload Videonya dan nyawa taruhannya.

maut

maut

Okelah misalkan NVL lebih kencang dari CBSF terus apakah dengan demikian akan bikin bungga semua orang dan langsung koproll dan bilang wow gitu lalu jual cbsfnya dan beli NVL, hahahaha, nggak kan! Lalu apakah kemudian dikatakan ketika motor itu kalah kencang lalau disebut tidak disukai malaikat maut gitu karena asumsi motor makin kencang makin cepat menuju maut. Apakah pula bahwa kebanggaan seseorang hanya terletak di speed gitu, hahaha ngak pula kan, Bison yang lemot aja banyak yang suka, James Bons juga suka kok dengan TIger meski lemot, hahaha. Ya disitulah letak kepuasan membeli suatu prodak, ada yang senang dengan speed, ada yang senang dengan bentk yang gagah ada yang senang dengan yang ramping, dan sebagainya.

Haha, berarti NVL kalau benar lebih kencang disukai malaikat maut gitu, karena jadi esksekutor alias penyebab orang meninggal, atau pula N 250 lebih disukai Malaikat maut ketimbang CBR 250 yang lebih kalem! Hemm perlu direngungkan. Bayangkan kalau riding di jalan umum kecepatan diatas 150 kph, mlengos dikit langsung ketemu dengan malaikat maut, paulang menuju Allah, aoakah lalu kita berikir kalau mendekatkan diri dengan Tuhan adalah naik motor dengan soeed tinggi yang hanya berjarak sepersekian detik dengan tuhan kalau celaka, mmm musti dipertimbangkan.

So, pada akhirnya setidaknya kita musti sangat hati-hati menggunakan kendaraan kita, kadang jalan pelanpun tiba-tiba disrudug dari belakang, haha apalagi jalan kencang!

%d bloggers like this: