Ertiga dan Evalia Biang Kerok Anjloknya Xenia

Suzuki Ertiga dan Nissan Evalia yang kini bermain di rentan harga yang sama dengan duet mau Xenia-Avanza kini ternyata mampu menghadang laju pergerakan si kembar, trutama Xenia. Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, mengakui bahwa market share Daihatsu mengalami penurunan. Seperti dikutip otosia, “Sampai bulan Maret lalu Daihatsu masih rangking 2, dan kita sudah berarti tahun ke-5. Dari 2009 kita ranking 2. Tapi memang benar, dengan masuknya kompetitor, masuknya Daihatsu turun. Sebelumnya di level 15-an, tahun lalu di level 14,6, kini kita turun lagi di 14,2. Walaupun tetap ranking 2,” paparnya.

nia_ramadhani-20060417-018-wawan1
nia_ramadhani-20060417-018-wawan1

Penurunan yang dimaksud adalah market share karena sebenarnya angka penjualan Xenia masih tetap seperti pada waktu sebelumnya dan tidak mengalami penurunan drastis. Namun justru karena pasar ini makin meningkat, dan orang ternyata banyak memilih pesaingnya tersebut, sehingga secara total pasaran MPV meningkat tapi penjualan Xenia tetap. Xenia masih jual di level 6.000 unit.

Fenomena yang begitu rumit adalah bahwa penyebab lain selain adanya kompatitor adalah keterbatasan kapasitas produksi tidak seimbang dengan jumlah permintaan. Hahaha mmm, ribut-ribut BBM tetep aja penjualan mobil meningkat sampek sekelas daihatsu saja tak mampu melayanai permintaan, betul-betul kaya nih orang Indonesia, hahaha.

Advertisements
Advertisements

26 Comments

  1. Kata siapa produksi daihatsu kalah. Tetap menang kok, cuma begitu keluar pabrik, logonya berubah jadi toyota. (avanza) Jadi, masih nomor satu sebenarnya.

  2. sinia itu avanza yang pakai mesin lebih kecil (sebagian tipe), ring roda lebih kecil (sebagian) sama aksesori macam peredam dll, trus pakai harga lebih murah..

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin