Kelam, Terang, Lalu Pulang, Begitulah UJ | Bonsaibiker

Kelam, Terang, Lalu Pulang, Begitulah UJ

Sebagaimana tersebar di dunia maya, dan kabar diduinia cetak, waktu itu Uje pakai helmnya half face, mengendarai  Sebuakh Kawasaki Ninja 650 yang kabarnya biasanya dia pakai full face. Saat kecelakaan, Uje menabrak pohon palem yang ada di depan rumah di Jl Gedung Hijau Raya No 17. Motornya Kawasaki Ninja, mental sekitar 20 meter dari pohon palem, dan seketika dibawa ke RS dan kemudian meninggal.

Bukan Kawasai Ninjanya yang hendak dibahas, atau proses meninggalnya UJ, yang jelas semua sudah kehendak Allah SWT. Tapi justru prjalanan UJ yang begitu kelam lalu menjadi terang dan akhirnya khusnul khatimah, terserah bagaimana cara UJ meninggal dunia, itu rahasia Ilahi.

Mungkin ada yang berpendapat bahwa akan bangga ketika meninggal ketika sholat, ada yang bangga ketika meninggal berada di masjid, lalu ada yang bangga ketika meninggal berada dipelukan orang yang dicintai. Namun bagi James Bons itu hanyalah kebanggaan duniawi saja, orang akan mengenang bahwa seseorang meninggal  ketika sujud, lalu orang ini dikenal shalih, ada pula yang bilang ketika kelakuan kita bejad matinya susah, lalu yang shaleh meninggalnya susah. Itu nampaknya tidak mutlak gan.

Ustadz Jefry Al Buchori Meninggal, Istri Histeris

Ada yang berakhlak mulia meninggal karena stroke, lalu ada yang meninggal gampang sekali mak seet langsung meninggal padahal kelakuan di dunia luar biasa bejat. So, kembali lagi bahwa ini ukuran dunia dan realitas dunia. Ukuran ahirat akan lain.

Ustadz Jefry Al Buchori Meninggal, Istri Histeris

Kembli pad kasus UJ, pertama monggo kita sedikit tengok statmmen almarhum ketika masih hidup dulu, ” Aku jadi seorang penari, bertualang dari satu diskotek ke diskotek lain, tenggelam dalam dunia malam. Saat ada lomba dance, aku mencoba ikut. Usahaku tak sia-sia. Beberapa kali aku berhasil memboyong piala ke rumah sebagai the best dancer. Selain itu, aku juga berhasil jadi penari di Dufan pada tahun 1990, meski hanya selama setahun. Sampai sekarang masih banyak temanku yang jadi penari di sana. Aku juga pernah jadi foto model, bahkan ikut fashion show di diskotek. Mungkin waktu itu aku merasa sangat cakep, ya. Tapi menurutku, kegiatan-kegiatan itu masih positif, meski terkadang aku suka minum. Dengan segala kebengalanku, tahun 1990 aku berhasil lulus SMA…………………” (http://kampungbenar.wordpress.com/biografi-ustad-jefry-mantan-pecandu-yang-tobat-dan-kini-menjadi-ustad-yang-terkenal/)  dan sejak itulah perjalanan kelam UJ bermula

So beberapa tahun kemudian siangkat kata UJ bertobat, singkat kata karena panggilan hati setelah melalui proses panjang lalu tampil menjadi ustad, berubahlah kelamnya menjadi terang, hati yang nggrangsang menjadi tenang. Nah di masa tenang inilah UJ banyak melahirkan kebaikan, sebelum pagi tadi kita dengar beliau meninggal dunia.

Akhirnya, semua itu bisa menjadai kaca, betapa kehiidupan UJ bisa menjadi potret bagi kita semua yang boleh jadi banyak berlumur dosa termasuk James Bons sendiri, untuk kemudian banting stir menuju arah yang ditunjukkan Allah, sebelum malaikat maut menyuruh kita menyusul UJ.

Advertisements
%d bloggers like this: