Testimoni Swap Engine Opel Blazer Memakai Mesin Panther | Bonsaibiker

Testimoni Swap Engine Opel Blazer Memakai Mesin Panther

Sebuah komen masbro dari seorang pengunjung warung bonsai ini pada artikel http://2brk.wordpress.com/2011/06/20/testimoni-mantan-pemilik-opel-blazer/#comment-114285  bahwa beliau ini melakukan swap engine terhadap blazernya. Lengkapnya sebagai berikut:

[COLOR = PUTIH]<br />Kira2 kaya gini kalo ditempel di kebo blazzy :D

20. CHANDRA – 29 Agustus 2012 [Edit]

hehehhe…. maaf saya baru nggeh klo ini adalah testimoni MANTAN PEMILIK OPEL BLAZER, tp gpp lah meski hingga saat ini saya masih bangga dan puas menunggang mobil ini (jadi bukan mantan pemilik).
sekedar bagi pengalaman aja ya…. Ide diatas berawal saat saya sangat menginginkan:
1. mobil gagah
2. nyaman dikendarai (suspensi lembut, pwr steering, AC dingin, power window, interior mewah dan enak dipandang, panel lengkap, dll)
3. peminum solar
4. berpenggerak 4WD
5. irit bbm
6. perawatan mudah dan murah
7. sparepart tersedia hingga pelosok desa
8. enak diajak offroad
9. keren diajak jalan di kota
10. murah sesuai kemampuan

maka mobil yang hampir sesuai adalah:
– Mits PAJERO/STRADA/ TRITON
– Toyot HILUX/ PRADO/ LAND CRUIS
– Isuz D-MAX
– Nissa NAVARA
– Ford RANGGER
– CHEVR COLORADO
– DLL……

saya katakan hampir karena mobil-mobil diatas masih belum memenuhi point 6 & 7, karena mobil2 tersebut bukan tergolong mobil dengan perawatan yang mudah dan murah serta ketersediaan sparepart sangat sulit dicari jika kita jauh dari perkotaan.
daaaaaaaaaannnnnnnnnn……………. yang pasti kondisi keuangan saya saat ini masih belum mampu untuk menebus dan merawat mobil-mobil tersebut (tapi itu saat ini, semoga kedepannya saya bisa memiliki salah satu atau semua mobil2 tersebut, hehehehehe……. Aminnnnnn…….

setelah melalui perenungan panjaaaannnngggg…… ternyata……. impian rupanya hanya bisa didapat dengan membangun sendiri mobil yang sesuai dengan keinginan.

maka akhirnya pilihan jatuh pada SUV Amrik yang sering di cap sebagai mobil dengan Minus point : aseleraksi lambat, harga jual drop (kalo mau jualan mobil), harga sparepart mahal dan susah dicari dan tidak semua bengkel mampu ngerjain nih mobil.

” O P E L B L A Z E R (L T) ”

dengan plus minus:
1. mobil gagah dan enak dipandang
2. nyaman dikendarai (suspensi lembut, pwr steering, AC dingin, power window, interior mewah dan enak dipandang, panel lengkap, dll)
3. terkenal rakus bbm premium di jalanan macet dan kecepatan <100 km/j
4. berpenggerak 2WD
5. akselerasi lemot
6. perawatan susah dan mahal
7. sparepart susah didapat jika berdomisili jauh dari perkotaan
8. kurang enak diajak offroad
9. keren diajak jalan di kota
10. harga sesuai kondisi
11. sistem pengereman ABS yang sangat halus
12. kopling keras
13. kadang ada trouble pada gigi persneling yang netral sendiri

mengatasi hal tersebut maka, si BLAZY terpaksa harus dikawinkan dengan mesin dan transmisi mobil lain, ada bebrapa alternatif mesin dan transmisi yang dapat dicangkokkan, antara lain: mesin Pajero/L300+transmisi (4D56), mesin D-Max/Panther+transmisi trooper (4J AI) jika ingin berpenggerak 4WD, mesin Prado/ Land Cruiser, dll.

namun berdasarkan survey njelimet dan pertimbangan yang sangat matang (menurut saya) saya memilih mesin Panther+transmisi trooper, setelah terpasang bolak balik jakarta-malang, naik-naik ke bromo ENTEEEEEEEEENNNNNNGGGGGGGG…….


29 thoughts on “Testimoni Swap Engine Opel Blazer Memakai Mesin Panther

    Weh mantep tp ribet

    romesleh
    on said:

    menari sekali… habis berapa mas bon. trus ge mana surat siratnya

    kudalumping
    on said:

    waaahh. biayanya berapa yaaa.. @.@
    dadi pengeeennn @o@

    yg bingung ngurusisn surat-surat

    motuba makin motu makin baba

    ╔══╦═╦═╦══╦═╦═╗
    ║║║║║║║╠╗╔╣║║║║
    ║║║║╦║║║║║║╦║╔╝
    ╚╩╩╩╩╩╩╝╚╝╚╩╩╝

    ngenteni rondone…gak ribet langsung ditimpak i…xixixi

    entek piro kui biayane?????

    bones
    on said:

    nais inpoooooh

    bones
    on said:

    punya daftar bengkel yg pengalaman swap engine ga om bons?

    Kang Ealmee
    on said:

    Wah kalau swap engine rubah2 letak mounting jadi tidak yakin, jangan2 mesinnya jatuh, atau bekas las-lasan berkarat hiii..

    gelo tuku kujang
    on said:

    Solar koyo antri daging kurban…

    mantebb..tapi urusan STNK gimana ya?

    Iya betul....
    on said:

    foto² nya mana mbahbroo… biar bisa dijadikan referenzi…

    anto
    on said:

    om bons kira2 tuh orang ngabisin berapa duit ya engine panter plus trnsm.troper

    sapto
    on said:

    mesin disel getarannya ampe jok paling belakang, sayang harus mengorbankan kenyamanan senyapnya kebo

      CHANDRA
      on said:

      mohon maaf mas bro semua…. baru muncul
      banyak yang tertarik juga yah ganti mesin blazer….? insyaAllah foto akan saya susulkan secepatnya.
      swap engine blazer seperti yang saya sampaikan diatas kurang lebih menghabiskan biaya sekitar 20 jutaan dengan perincian dana & waktu sbb:
      mesin panther/ 4JAI 1 unit Rp. 16 jt (usahakan cek mesin secara maksimal dan kondisi terbaik agar tidak ada perbaikan lagi dikemudian hari, pengecekan antara lain terhadap fisik mesin yang bersih&tidak cacat/ suara halus diesel dan asap yang keluar).
      transmisi 4×4 troper tukar guling sama transmisi asli blazer Rp. 0
      rubah Engine Mounting kira2 Rp. 200rb (karena saya kerjakan sendiri hanya beli karet Engine Mounting,plat pengganti EM, pakan las listrik). atau…
      dudukan kompresor AC Rp. 200 rb
      power stering pump panther Rp. 800rb
      Radiator + slang Rp. 1,1 jt
      kalibrasi bospom Rp. 200 rb

      total Rp. 18.700.000,-

      sisanya buat mondar-mandir survey mesin, karena kita harus dapet mesin dalam kondisi terbaik.
      waktu pemasangan sebenarnya jika peralatan memadai dan waktu terfokus tidak lebih dari 1 minggu, namun karena saya harus bekerja dan hanya punya sisa waktu sabtu minggu maka pengerjaan tersebut selesai lebih dari 1 bulan.
      dalam aplikasi pemasangan mesin Panther sama sekali tidak ribet, sepanjang telah diperhitungkan dengan presisi dan dikerjakan oleh orang yang mengerti/ berpengalaman.

      terkait dengan STNK, memang setelah saya tanyakan tata cara dan prosedurnya terkesan ribet:
      1. pada saat pembelian mesin harus ada invoice & faktur import (setelah saya tanyakan ke penjual mesin ternyata sifat dari mesin tersebut adalah mesin limbah yang fakturnya mencakup seluruh jumlah mesin yang datang pada saat itu/ 1 kontainer, jadi saya simpulkan tdk bisa mendapatkan invoice/faktur tersebut).
      2. harus ada surat keterangan dari bengkel yang mengganti mesin dengan syarat bengkel tersebut sudah berbadan hukum dan mempunyai NPWP, hal ini masih dapat saya atasi dengan meminta surat keterangan dari penjual mesin.
      3. keterangan dari reskrim klo mesin pengganti bukan dari hasil kejahatan (klo yang ini dapat kita peroleh, sepanjang mesin yang kita dapatkan ada bukti pembelian yang sah)
      4. cek uji kelayakan di DLLAJ
      5. pendaftaran di samsat setempat

      karena keterbatasan waktu dan sedikit malas, hingga saat ini STNK belum sempat saya urus, saya berprinsip sepanjang mobil dan mesin tersebut bukan dari hasil kejahatan dan dalam mengendarai mematuhi tata tertib lalu lintas, punya SIM dan sopan dijalan alhamdulillah hingga saat ini hampir 2 Tahun tidak ada masalah dijalan dan semoga dikemudian hari tidak ada permasalahan.

      mesin 4JAI direct injectiton mempunyai karakter :
      -suara mesin dan getaran, lebih halus dari panther indirect, lebih kasar dari mesin diesel commonrail ( konsekuensi logis).
      -perawatan mudah dan murah (filter solar, udara n oli)
      -irit bbm (1:12dalkot-14lukot)
      -akselerasi lumayan dibanding mesin blazer
      -tidak ada ritual rutin penggantian timing belt karena menggunakan gigi

      saya kira sudah terjawab inti dari pertanyaan saudara-saudara semua, sekiranya dapat menjadi pertimbangan (plus/minus) bagi yang ingin engine swap, karena setiap yang kita lakukan pasti ada dampak baik positif maupun negatif.
      semoga bermanfaat.

      wassalamualikum wr.wb
      salam sejahtera untuk kita semua
      rahayu, rahayu, rahayu
      shalom
      om swastiastu, om santi santi santi om
      namo buddhaya

        mksih mas bro, sharenya, nanti kita copas jadi artikel

        abu faruq
        on said:

        Menarik sekali! Sebelum jual panther dulu sempat terfikir ganti blazer+4ja1 atau trooper bensin 94+4ja1. Pilihan pertama musti mikirin instal gardan dpn plus dudukan tp sebanding dg kenyamanan blazer,pilihan kedua tinggal PnP tp taon tua&krg nyaman. Mohon di share tutorial&fotonya sekaligus bengkel rekomendasi ke hanunggong@gmail.com
        Trims

    Saya sangat berterimah kasih banyak kepada PAK MANDALA atas bantuannya saya bisa menang togel, saya benar2 tidak percaya dan hampir pingsan karna angka yang di berikan beliau ternyata tembus. awalnya saya cuma coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di daerah Malaysia. kerja sebagai TKI dan tidak ada ongkos pulang, mulanya saya ragu tapi dengan penuh harapan saya pasangin kali 100 lembar dan ALHAMDULILLAH berhasil. sekali lagi makasih banyak ya PAK… dan saya tidak akan pernah lupa bantuan dan kebaikan PAK MANDALA. kepada saudara yang ingin merubah nasibnya seperti saya silahkan Hub 0823″4898″5714 PAK MANDALA. Demikian kisah nyata dari saya dan ini tanpa rekayasa. INGAT. kesempatan tidak akan pernah datang Yang ke.(2).kalinya…!

    Pingback:Data Teknis dan Biaya Swap Engine Blazer dengan Mesin Panther by bro Chandra | Bonsai Biker

    Pingback:Chevrolet Blazer Engine Swap Diesel Turbo Matic | Belajar Apa Saja

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan

%d bloggers like this: