Memahami Grand Strategi Honda dan Yamaha di Segmen Sport 250 | Bonsaibiker

Memahami Grand Strategi Honda dan Yamaha di Segmen Sport 250

Brader sekalian, saat James Bons membuat postingan tentang sebuah artikel dari Motorids yakni perihal spek detail CBR 300 yang katanya single Cylinder di artikel http://2brk.wordpress.com/2013/05/15/motorids-ekspos-detail-spek-cbr-300-1-silinder-maning-son/ , entah benartidaknya wallahu a’lam, seorang komentator yang menamakan dirinya kang Bdt membuat beberapa komentar yang menurut James Bons analisanya sangat masuk akal. Monggo simak:

manteb

bdt – 15 Mei 2013 [Edit]

minimal si tiger akan updted pake mesin cbr 250.

metode turunan khas honda , spt pcx ke vartec 125.

cbr 250 akan diganti dgn mesin yg ini, u/ pasar ina.

imho

Sebuah fakta memang ketika dulu, PCX 125 dibawa ke Indonesia, kemudian beberapa tahun setelahnya Honda membuat motor yang secara cc dan fitur hampir sama dengan PCX 125 yakni Vario 125 ISS, dan kemudian PCX 125 didiskontinyu dan menjadi PCX 150. Sah-sah sajakan kalau misalkan kita berhayal bahwa CBR 250 suatu saat didiskontinyu dan akan diganti dengan CBR 300, sementara itu segala kelebihan yang ada pada CBR 250 di pindahkan ke dalam motor baru bikinan AHM, taruhlah Tiger 250 cc, jozz kan gan. Toh kasus serupa kini telah terjadi, bahwa mesin DOHC CBR 150 sudah dipindah ke CB 150 R dengan harga jauh dibawah CBR 150 meski belum sepenuhnya sehebat CBR 150. Masuk aka kan!

Lalu tentang strateg Yamaha kang BDT ini mengeluarkan komennya:

11. bdt – 15 Mei 2013 [Edit]

ngak pernah khan yamaha lawan honda dgn cc yg lebih kecil?

akhirnya plan 2014 yamaha launcing 250 cc di india, di alihkan ke ina,

sebab kawasaki dan honda main di 300cc di sana.

jadi pertarungan 250 cc yamaha , honda dan kawasaki ada i ina.

Balas

Ya, faktanya Yamaha melawan Honda memang selalu dengan CC dan power diatas Honda, lalu harga dibawah Honda. Moggo tengok Tiger 200 cc 16 ps dilawan dengan Scorpio 225 cc 18-19 ps, harganya murahan Pio gan. Dulu Supra x 100 cc dilawan dengan Vega R 110 dengan harga yang sangat bersaing. So, sah-sah saja kan kita berhayal bahwa untuk melawan CBR 250 Yamaha mendatangkan Motor Sport dengan yang lebih jozz dari CBR 250, misalkan dengan 2 silinder dan dengan power yang melebihi CBR 250, serta dengan harga yang boleh jadi dibawah atau minimal sama dengan harga CBR 250. Ya kalau mau mengkudeta tidak dengan kekuatan yang lebih besar pasti akan kalah kan oleh penguasa, heheh! Nah disini kita bisa berharap banyak bahwa sport 250 Yamaha bakal 2 silinder sebagaimana ramai kini dibicarakan, punya power lbih dari CBR 250 dan harga yang lebih murah, jozzzz.

Lalu siapakah kang Bdt ini? Bodatkah? Tanyalah ada rumput yang bergouang, hahahahah!

Advertisements
%d bloggers like this: