Data Teknis dan Biaya Swap Engine Blazer dengan Mesin Panther by bro Chandra | Bonsaibiker

Data Teknis dan Biaya Swap Engine Blazer dengan Mesin Panther by bro Chandra

Ketika James Bons menulsi artikel tentang swap engine, bro Chandra ini menyampaikan testimoninya tentang Kebo Blazernya ang diganti dengan mesin Panther, dan ketika testimoni tersebut James Bons mengangkat menjadi artike di  “SINI” maka beberapa brader bertanya tentang teknis dan biayaya swap engine ini. Berikut penjelasan bro Chandra:

[COLOR = PUTIH]<br />Kira2 kaya gini kalo ditempel di kebo blazzy :D
CHANDRA – 23 Mei 2013 [Edit]mohon maaf mas bro semua…. baru muncul

banyak yang tertarik juga yah ganti mesin blazer….? insyaAllah foto akan saya susulkan secepatnya.
swap engine blazer seperti yang saya sampaikan diatas kurang lebih menghabiskan biaya sekitar 20 jutaan dengan perincian dana & waktu sbb:
mesin panther/ 4JAI 1 unit Rp. 16 jt (usahakan cek mesin secara maksimal dan kondisi terbaik agar tidak ada perbaikan lagi dikemudian hari, pengecekan antara lain terhadap fisik mesin yang bersih&tidak cacat/ suara halus diesel dan asap yang keluar).
transmisi 4×4 troper tukar guling sama transmisi asli blazer Rp. 0
rubah Engine Mounting kira2 Rp. 200rb (karena saya kerjakan sendiri hanya beli karet Engine Mounting,plat pengganti EM, pakan las listrik). atau…
dudukan kompresor AC Rp. 200 rb
power stering pump panther Rp. 800rb
Radiator + slang Rp. 1,1 jt
kalibrasi bospom Rp. 200 rb

total Rp. 18.700.000,-

sisanya buat mondar-mandir survey mesin, karena kita harus dapet mesin dalam kondisi terbaik.
waktu pemasangan sebenarnya jika peralatan memadai dan waktu terfokus tidak lebih dari 1 minggu, namun karena saya harus bekerja dan hanya punya sisa waktu sabtu minggu maka pengerjaan tersebut selesai lebih dari 1 bulan.
dalam aplikasi pemasangan mesin Panther sama sekali tidak ribet, sepanjang telah diperhitungkan dengan presisi dan dikerjakan oleh orang yang mengerti/ berpengalaman.

terkait dengan STNK, memang setelah saya tanyakan tata cara dan prosedurnya terkesan ribet:
1. pada saat pembelian mesin harus ada invoice & faktur import (setelah saya tanyakan ke penjual mesin ternyata sifat dari mesin tersebut adalah mesin limbah yang fakturnya mencakup seluruh jumlah mesin yang datang pada saat itu/ 1 kontainer, jadi saya simpulkan tdk bisa mendapatkan invoice/faktur tersebut).
2. harus ada surat keterangan dari bengkel yang mengganti mesin dengan syarat bengkel tersebut sudah berbadan hukum dan mempunyai NPWP, hal ini masih dapat saya atasi dengan meminta surat keterangan dari penjual mesin.
3. keterangan dari reskrim klo mesin pengganti bukan dari hasil kejahatan (klo yang ini dapat kita peroleh, sepanjang mesin yang kita dapatkan ada bukti pembelian yang sah)
4. cek uji kelayakan di DLLAJ
5. pendaftaran di samsat setempat

karena keterbatasan waktu dan sedikit malas, hingga saat ini STNK belum sempat saya urus, saya berprinsip sepanjang mobil dan mesin tersebut bukan dari hasil kejahatan dan dalam mengendarai mematuhi tata tertib lalu lintas, punya SIM dan sopan dijalan alhamdulillah hingga saat ini hampir 2 Tahun tidak ada masalah dijalan dan semoga dikemudian hari tidak ada permasalahan.

mesin 4JAI direct injectiton mempunyai karakter :
-suara mesin dan getaran, lebih halus dari panther indirect, lebih kasar dari mesin diesel commonrail ( konsekuensi logis).
-perawatan mudah dan murah (filter solar, udara n oli)
-irit bbm (1:12dalkot-14lukot)
-akselerasi lumayan dibanding mesin blazer
-tidak ada ritual rutin penggantian timing belt karena menggunakan gigi

saya kira sudah terjawab inti dari pertanyaan saudara-saudara semua, sekiranya dapat menjadi pertimbangan (plus/minus) bagi yang ingin engine swap, karena setiap yang kita lakukan pasti ada dampak baik positif maupun negatif.
semoga bermanfaat.

wassalamualikum wr.wb
salam sejahtera untuk kita semua
rahayu, rahayu, rahayu
shalom
om swastiastu, om santi santi santi om
namo buddhaya

%d bloggers like this: