Kadang Bingung Dengan Kebijakan Toleransi di Negeri Ini!

 Sekedar share saja gan, kalu tidak berkehendak ya silakan dikritisi! Ya, tentang toleransi di negeri ini gan, khususnya tentang kebijakan Pemerintah dalam melaksanakan toleransi ini. Tengok saja perayaan Waisak di Candi Borobudur tahun ini yang ternyata malah dibuka untuk umum dan kontan menarik banyak wisatawan. Begitulah karena candi Borobudur tetap dibuka untuk umum saat prosesi Waisak, maka ribuan turis, baik lokal maupun mancanegara, memadati candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, ini. Kebanyakan turis mengaku menanti ritual pelepasan seribu lampion, yang menjadi penanda berakhirnya prosesi Waisak tahun ini.

borobudurYa, kita fikirkan misalnya orang Islam lagi sholat di masjid atau orang Kristen sedang  beribadah di gereja, kemudian ditonton dikerumuni banyak orang, difoto, dan beberapa terlihat mengenakan pakaian yang menarik perhatian alia seski, mmm apa yang kita fikirkan? Risih kan, gak khusyu’ kan, jengah kan. Nah setidaknya kalau misalkan Borobudur ditutup kan para umat Budha bisa beribadah dengan khusyu. Atau anda sedang ziarah kubur ke makam orang tua anda lalu difoto dan ditonton banyak orang, ruwet kan.

Demikian ketika kita ke Bali, ada upacara ngaben, orang bisa nonton dengan leluasa, memotret, emrekam dengan handycam dan sebagainya. Ya bayangkan misalkan orang tua kita meninggal, lalu ketika menguburkan, banyak orang tak dikenal ngrumuni, memfoto, merekam, sementara anda sedang berduka, mm bagaimana perasaan anda?

Kayaknya kita ini rang timur yang menganut budaya timur tapi memakai dasar pemikiran barat. Lihat saja film-film barat, banyak menyajikan adegan ranjang, membuka hal-hal yang semestinya tabu didepan umum. Sederet artis papan atas mulai Angelina Jolie, Kate Winslet, Sylvester Stallone, Mell Gibson dan sebagainya, mmm tak lepas dari tontonan ranjang. Dan semua itu demi uang. Demikian kebijakan negeri ini, mempertontonkan acara-acara keagamaan demi meraup uang, acara Waisak dipertontonkan, acara ngaben diekspos luas, untuk alasan pariwisata, meraup kepingan Dolar dan Rupiah, padahal itu sebenarnya adalah hak asasi yang paling asasi.

Bijimana menurut sampean?

Advertisements
Advertisements

23 Comments

  1. koq yo dibukak, aneh2 wae po seniat kui pengelolane golek duit, trus hasil retribusi candi gede kui efeke neng magelang opo ki

  2. fotografer kaliber arbain rambey aja ga setuju dengan kekurang sopanan si “hotpants lady”…kurang ajar.. :-/

  3. baca di kaskus jg tentang ini,apa yg ada di benak pemerintah/pengelola borobudur sehingga 1 hari dalam 1 tahun saja mereka tidak bersedia untuk menutup borobudur demi perayaan hari waisak umat buddha?demi alasan uangkah atau apa?benar2 sangat disesalkan….

  4. kecewa. . .
    baca2 berita di forum sebelah. bahkan saat prosesi orang2 pada ga tau malu potret sana potret sini. sok jadi wartawan sehari . . .

    hmm.. semoga taun depan kejadian kayak gini ga terulang. . .

  5. Mas film bukan cerminan budaya dan identitas asli suatu bangsa secara tepat lho, sampeyan pake contoh film buat nunjukin kalau budaya barat begini begitu….lha gimana kalau bangsa lain liat budaya kita lewat film2 kita yg nota bene isinya horror, seks, kekerasan, apa ya bener begitu kenyataanya?

    Saya sudah lama tidak pergi ke borobudur justru karena jengah liat perilaku turis lokal (maupun wisman) yg suka panjat2 dan rogoh2 arca…sama satpamnya juga sudah pada di tegur tapi ya ndak ngefek….ya ini buktinya toleransi di bangsa kita masih rendah.

    • di dunia barat juga gak kalah minim toleransinya om,
      rasisme sangat tampak di sana. warna kulit sangat berpengaruh thd anggapan orang. apalagi agama.
      pemain bola sujud syukur aja malah dianggep/dikomentari sedang makan rumput stadion, tau lah siapa itu..

      • minim?ga juga. lihat bagaimana rasisme begitu keras ditentang di sepakbola inggris & negara2 lain. sampai ada lembaganya khusus berperang melawan rasis. btw sujud syukur saya baru dgr tuh ada yg beranggapan begitu.

    • “lha gimana kalau bangsa lain liat budaya kita lewat film2 kita yg nota bene isinya horror, seks, kekerasan, apa ya bener begitu kenyataanya? ”

      kemane aje bro,.,.kaya gapernah liat tv aja,,.,coba maenya jangan didapur mulu,.,.

  6. inilah potret sebenarnya bangsa ini, cuma baik diatasnya saja tp begitu lihat kebawah intoleransi sangat terlihat,denger2x ada yg mw dpt pengahrgaan dr luar utk masalah toleransi di sini.apa gak salah tuh….

  7. setiap adat n agama punya aturan sendiri2 bos…ya kalo agama ente ga boleh gitu ya sutra toh…ngapain urusin agama orang lain…cukup toleransi aja….ndak perlu di buat masalah…gitu aja koq repot

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin