Menengok Review Beberapa Kelemahan dan Kelebihan P 200 NS Dari Indian Biker, Langsung Pemiliknya Gan!

Brader sekalian mumpung lagi booming ni pasca launch P 200 NS oleh Kawasaki di PRJ, nah sedikit review bagaimana testimoni tentang P 200 ns ini dari pemiliknya langsung yang telah dikupas tuntas oleh Motorbeam di artikelnya yang panjang ini http://www.motorbeam.com/bikes/bajaj-pulsar-bikes/bajaj-pulsar-200-ns-ownership-problems/ . Ya, James Bons hanya akan membahas beberapa poin kelemahan dan kelebihannya saja, untuk beberapa hal lain termasuk komparasi dengan P 220 nanti pada lain artikel.

Pulsar-200-NS-Triple-Spark-Engine
Pulsar-200-NS-Triple-Spark-Engine

Testimoni seputar kelebihan P 200 NS

  • One positive aspect of the bike that I wish to highlight is the presence of very efficient brakes. Those Bybre disc brakes do their job extremely well at all times,(Remnya si Bybre ini memang Jozz gan)
  • The bike is very easy to chuck into corners as well as to weave in and out through traffic. (Ueenak untuk rebah di belokan)
  • This is the department where the Pulsar 200 NS doesn’t disappoint, it returned me a steady 40 km/l in Mumbai city and 42 km/l on highways. I stuck to premium petrol (Speed) right from day one. (Irit gan, 40 kpl di dalam kota, dan 42 km diluar kota, ingat ini bukan kata pabrikan tapi langsung user.)

Kelemahan P 200 NS

  • Coolant overflow was a common issue which the SVC failed to rectify. (Kabarnya pernah terjadi kasus Coolantnya meler)
  • At expressway speeds above 100 km/hr, instability was felt especially at the front wheel, my suspicion the tyres weren’t upto the mark. (Ban depan kurang stabil pada kecepatan diatas 100 kph)  
  • The Pulsar 200 NS’ straight line stability goes for a toss on open highways in the presence of even mild to average magnitude of cross-winds.The bike’s performance takes a hit again on open highways due to headwinds. I suppose a technologically advanced bike like the Pulsar 200 NS should be able to endure atleast headwinds if not crosswinds. On one particular occasion on my way to Pune, I encountered decently strong headwinds in the Khopoli Ghat section and believe me, it was difficult to steer the bike in the intended direction. (Kurang lebih motor ini masih goyang ketika membelah angin terutama di jalur bebas hambatan)

So, semoga berguna, mohon koreksi apabila ada yang tidak tepat.

Advertisements
Advertisements

38 Comments

  1. emang beberapa review mengatakan untuk kecepatan diatas 120 lebih nyaman pake pulsar 220…

  2. padahal berat 145 kg,masa masih goyang ?
    Apa jgn jgn kurang berat buat muntahan tnaga 23 hp koma sekian ?

    • mungkin karena geometri sasis, penempatan center of gravity, atau aerodinamika yang kurang sempurna mas bro, mungkin lho ya,,,, :mrgreen:

  3. Kelemahan ketiga dibenarkan oleh testrider yang dah nyoba motor ini …. di atas 120 kmpj motor trasa melayang (mungkin karena bobot motor yang 96 kg….)

  4. wah ternyata ada kelemahan di Vibrasi juga mulai dr 5500 RPM sampai 10500
    ada kesan (dari review motorbeam), akserasi awal lebih kencang dr p220 tp untuk trek panjang ternyata masih kalah dr p220

  5. diperkotaan dan sirkuit bisa dikepreti si dohc CB150 nih. gak usah lawan cbr150…
    berarti ini motor fashion

  6. msh bingung ama ni motor. power 23 hp. tapi cuman bisa lari rata2 140 km/h di yutub. pulsar 220 bisa lari 160 km/h. mesin gagal ye? piston udah gede, 4 klep, busi 3, karbu gaban. ko larinya cuman se honda tiger??

    abis liat2 ni motor di sebuah dealer kawak. cakep sih motornya. cuman itu aja yg mengganggu. mesin advance ko larinya sm ky motor jadul.

    klo mesin mending pulsar 220. kebut2an, tmn ane pulsar 220 paling dpn, honda tiger tmn ane yg 1 lg beda jarak 1 motor, ane ngekor pake byson, jarak 2 motor di blakang tiger tmn ane.

    worthed bwt yg suka model street fighter, macho abis. jelas lbh keren drpd honda cb150r street fire atau new vixion lightning.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin