Woh! Jokowi Berani Berkata Tidak, Pada Kebijakan Mobil Murah | Bonsaibiker

Woh! Jokowi Berani Berkata Tidak, Pada Kebijakan Mobil Murah

Gonjang-ganjing mobil murah sungguh menggemparkan Indonesia, ya bayangkan mulai dari 77 -120 juta dah dapat mobil baru. Nah, karena murah ini dipercaya banyak masyarakat akan nambah mobil utamanya di kota besar macem Jakarta. Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) ternyata tidak sependapat dengan adanya program mobil murah ini. Jelasnya program ini bakal bikin Jakarta semakin macet. Wow!

Jakarta Macet

Jakarta Macet

Ketika ditanya apakah Jokowi setuju atau tidak dari lubuk hati yang paling dalam atas adanya program mobil murah, jawabnya singkat, “Nggak.”  Aihihi, berani pak bos! Pastinya mobil murah baka bikin puyeng banyak orang terutama pengguna jalan raya wong Jakarta yang sekarang saja dah puyeng dengan kemaacetan.

Pun bila kebijakan ini tetap berjalan mulus Jokowi akan menyiasati mobil murah dengan beberapa alternati yakni ERP (Electronic Road Pricing) alias bayar kalau mau makek jalan layaknya TOL, menerapkan pelat nomor ganjil genap kendaraan, dan pemberlakuan pajak khusus. Hahaha, mumet, muet dach.

Sekitar bulan Juni lalu isu ini sudah berkembang luas di Jakarta, bahwa Jokowi akan menentang LCGC karena akan menambah ruwet Jakarta, dan dia baru akan memberlakukan ERP, namun lama kebijakan LCGC hilang, ee tahu-tahu muncul langsung launch. Sementara itu Menteri Perindustrian MS Hidayat meminta Jokowi tidak khawatir karena program tersebut tidak akan terfokus di Jakarta dan menambah kemacetan di Ibu Kota. Tapi ya kita lihat saja, sekarang aja kayak gitu, gimana besok tambah sehari 50 mobil aja, Jakarta bakal Macet dimana-mana.

%d bloggers like this: