Ditengah Gencarnya Penentangan LCGC Menperindag Umumkan Dukung Mobnas

Entah ini upaya menutupi ketidaktepatan kebijakan atau faktor politik, atau murni semangat nasionalisme ya wallahu a’lam. Ya jelasnya seperti tertulis pada judul di atas. Kementerian Perindustrian kabarnya mendorong pengembangan mobil nasional, “Untuk mobnas akan kami bantu terus dalam penggunaan teknologi, mereka masih terus disiapkan,” kata Menteri Perindustrian MS Hidayat seusai melakukan rapat Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Perindustrian di Gedung DPR, Jakarta, Senin ngutip dari Yahoo.

Ayla
Ayla

Katannya aggarannya dilimpahkan ke BPPT, agar mereka bisa langsung membantu, nanti apabila sudah menuju pada industri komersial, Kemenperin akan terlibat. Jadi dengan dikeluarkannya kebijakan LCGC menggunakan 85 persen komponen lokal, nantinya akan diadopsikan ke mobnas namun memang harus disertai dengan investasi yang tidak sedikit, dalam waktu 3 sampai 4 tahun kedepan 85 persen juga menggunakan komponen lokal, lalu Indonesia bisa mengadopsi untuk mobnas.

Nah ini kira-kira wacana, serius atau segera ngelesa dari kebijakan kontroversi soal LCGC? Monggo bijimana menurut agan sekalian!

Advertisements
Advertisements

20 Comments

  1. kapan kita bisa maju kalau gak punya grand desain pengembangan….selalu reaksional dan pemanfaatan moment untuk kepentingan …………yang bukan kepentingan bangsa……

  2. Menperin/Pemerintah itu sudah menjadi dealer ATPM. Mana mau dukung mobnas! Pernyataan di atas sekadar lipservice supaya tidak makin dihujat rakyat dan pengamat waras !!!

  3. Lip service aja karena ternyata proyek LCGC menuai kritikan dan perlawanan dari kepala daerah….kalau serius nangani mobnas….kancil sudah merajalela di jalan-jalan (the real low cost affordable car with low safety protection) 🙂

    • yang ngikutin perkembangan mobnas,
      bisa x diceritain. bagaimana dipersulitnya pengembangan mobnas oleh kebijakan pemerintah sendiri..

  4. untuk meredam tekanan ke kemenperindang. apalagi kemenkeu juga mengancam “jika LCGC minum premium maka kemenperindag harus tanggung jawab”

    pertanggung jawaban sepertiapayg dimaksud? dan bagai mana bentuk dan mekanisme pertanggung jawabannya?

  5. kalau targetnya agar konsumsi BBM menurun, harusnya kemenperindag juga mewajibkan mobil baru memiliki 2 bahan bakar (BBM & BBG).
    kalau mengharapkan masyarakat masang konverter sendiri susah sbb harga kit yang mahal dan hanya efektif jika kendaraan tsb sering beroptasi.

  6. Biar pd seneng mending tolak LCGC,tolak Mobnas,tolak smua mobil mari byk in motor dijalan,dijamin deh ampuh para rider kesenengan,wkwkwk…

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin