Renungan Malam, Belajar Menjadi Orang Bermanfaat | Bonsaibiker

Renungan Malam, Belajar Menjadi Orang Bermanfaat

Suatu hari ketika aku masih ngajar di Global Islamic School, aku ngobrol dengan salah seorang dari orang tua murid di depan masjid sehabis shalat Jumat, beliau ini seorang Habib yang cukup disegani di Jakarta, Singapura, dan Yaman, kalau gak salah beliau punya 3 kewarganegaraan, Indonesia, Singapura dan Yaman.

berbuat baik

berbuat baik

Saat pertama naya namaku kujawab dengan,” Muhsin” kontan si habib bilang “Ma syaa Allah” “Alhamdulilah”. Lalu beliau lanjutnkan dengan pertanyaan tentang dimana kuliahku, lalu kujawab S1 dan S2 di Sastra Arab UIN JKT. Demikian angsung beliau ngomong panjang lebar dalam bahasa Arab.

Singkatnya beliau bilang yang dalam bahas Idonesia mungkin begini, “Nama antum luar biasa, Muhsin itu adalah nama spesial yang sudah di beri tempat oleh Allah di surga dengan posisi paling tinggi”, “Waw” kataku.

Lalu beliau melanjutkan, “Namun ada syaratnya, nama antum Muhsin, antum harus bisa menjadi orang yang betul-betul Muhsin. Muhsin adalah sebagaimana diprintakhan dalam Islam, yakni orang yang baik, خير الناس أنفعهم للناس sebaik baik orang adalah yang bisa memberi manfaat pada orang lain, kalau abtun tidak bisa memberi manfaat pada yang lain, maka ganti saja nama antum jangan Muhsin”, Waw” lagi kataku.

…Ya, setidaknya bagi orang banyak dosa macem aku ini, kata-kata Habib di atas bisa menjadi cambuk pada diriku untuk mencoba sebisa mungkin berbuat baik, mampu memberi manfaat kepada orang lain…

Mungkin yang aku lakukan ada sedikit manfaat buat orang lain, atau orang lain mengambil manfaat atau memanfaatkanku selama itu tidak merugikan aku, fine aja. Dan smoga tidak salah dalam memberikan penilaian, ikhlas aja lillahi ta’ala. Masih belajar ikhlas.

Edisi belajar menjadi Muhsin

Advertisements
%d bloggers like this: