Jualan Yamaha R 25 Boleh Jadi Menggunakan Strategi Pahe!

r-25
r-25

Sekilas melihat R 25 memang sangar gan sporti dan wew 2 silider. Ini saja mungkin sudah cukup membuat para bikers tanah air klepek-klepek mau minang, tak terkecuali James Bons sendiri. Hehe, kata-kata “Yang Penting 2 Silinder” nampaknya menjadi tag utama dan yang lain di nomer sekiankan. Selanjutnya strategi jualanpun boleh jadi menggunakan sistem Pahe alias paket hemat, yang ujungnya bisa menekan harga.

Yup beberapa hal yang menunjukkan adanya paket hemat ini adalah pertma lihat saja bagian spidometernya, sedrhana dan tak banyak cingcay, yang penting utility gan.

Yamaha-R25-speedometer
Yamaha-R25-speedometer

Ya,mirip r 15.

Spido r 15
Spido r 15

Lalu kemudian motor ini mengandalkan desain yangkurang detail dan tidak njlimet, makanya bisa jadi ini untuk menekan harga.

R 25 vs N 250
R 25 vs N 250

Nah beberapa hal di atas mungkin terjadi andaikata R 25 ini berwujud seperti di atas atau tak jauh dari versi display tersebut. Nah kalau versi hariannya beda sama sekali ya wallahu a’lam. So dengan strategi pekt hemat ini bisa menekan harga, dan bila benar Yamaha bisa menjual motor ini dibawah Ninja dan CBR 250 mm bukan tak mungkin mongtor ini bakal meledak di pasaran.

Asumsinya adalah bahwa masyarakat Indonesia adalah orag yang suka modif, makanya yang penting 2 silinder lalu masalah model, dimodif dan kemudian bahkan bisa jadi dijual part modifnya genunie aseli dari Yamaha, maka malah mengungtungkan Yamaha, mmm.

 

Advertisements
Advertisements

39 Comments

  1. masuk akal juga pernyataan di paragraf terakhir.

    yg namanya orang Indonesia memang ga ada puasnya, dikasih tubular minta deltabox, dikasih deltabox masih aja iseng ditempeli pipa teralis. dikasih ban cungkring minta gambot, giliran udah dikasih gambot tapi tetap aja ada sebagian yg memilih pakai ban cacing.

  2. Kalau melihat display sepertinya pahe, leher knalpotnya bukan krom, bahan swing arm sepertinya bukan die cast seperti R125, dan betul kata om dide irvin shocknya tidak bertumpu di link tetapi langsung ke swingarm karena ada catalytic converter seperti byson cmiiw.

    • emang bedanya shock bertumpu dan prolink apa ya bro?
      kok ane gak rasain beda signifikan antara sok FU dan vixion.
      apa ane yg kurang sensitif kali ya wkwkwkw soalnya kalo bawa motor nyantai aja 😀

      • @pak tarno, wah kalau masalah rasa tidak tahu, saya terbiasa dg monocrossnya scorpio jadi nanti tidak objektif, mungkin memang kendaraan harian tidak terasa signifikan perbedaannya. Tetapi kalau melihat kompetitor, kawasaki dg unitracknya dan honda dg prolinknya seharusnya yamaha menerapkan monocrossnya, karena tipe sasinya mirip-mirip. kedua adiknya (R125;R15) dan kedua kakaknya (R6;R1) menerapkan sasis deltabox, monocross, dan die cast swing arm, sedangkan R25 menggunakan sasis twinspar pipa, monoshock biasa, dan swing arm besi. tanya kenapa?
        waduh saya banyak komen padahal belum tentu beli. piss lah cuma imho.

      • @Duinnn

        kalo menurut sy sih gak masalah gak pake prolink, apalagi bisa nekan harga nantinya.. malah strategi bagus

        Kawasaki Ninja 650 r / ER6n aja gak pake prolink kan

  3. urun rembug nih,buat nama enakan M1 250 ketimbang R25..lebih gampang nyebut emwan ketimbang erdualima…..jd serasa naik motor rossi di motojipi …imho

  4. Waduh klo gak pake prolink atw unitrack.. Gak bisa ganti swing arm limbah moge donk..
    Padahal ane klo mau beli ni motor ane modif semua kaki2 nya pake limbah r1 semua..cmiww

  5. Ninin ane waktu dimodif pake kaki moge yamaha..
    rikudaime.files.wordpress.com/2013/02/img-20130217-00142.jpg?w=584

1 Trackback / Pingback

  1. Batas kitiran R25 14.000 RPM? Gimana menurut bro sekalian | Smartfaiz

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin