About these ads
jump to navigation

Mengukur Kekuatan Militer Indonesia VS Asutralia 25 November 2013

Posted by Bonsai Biker in Berita Umum.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Copas dari FB TNI, yang melihat data dariGlobalfirepower (13/6/2013) kekuatan militer Indonesia saat ini tidak hanya didesain untuk sanggup menghadapi aksi terorisme, melainkan mampu melawan serangan dari invasi negara lain. Untuk membandingkan kekuatan militer Indonesia dan Australia dapat dilihat dalam perbandingan beriku berikut:

tentara Australia

tentara Australia

NEGARA PERSONIL TANK KAPAL PERANG PESAWAT MILITER

*INDONESIA
personil
438.410 orang

tank
400

kapal perang
139

pesawat tempur
444

dan 187 helikopter

**AUSTRALIA
personil
59.023 orang

tank
59

kapal perang
94

pesawat tempur
379

dan 104 helikopter

Berdasarkan perbandingan diatas, Indonesia unggul baik dari segi personil militer maupun dari alat tempur. Perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa Indonesia, bilamana terancam oleh aksi militer, maka Indonesia mampu menangkal aksi militer tersebut dengan
kekuatan militer yang dipunyai.

Rudal Yakhont Indonesia

Disamping itu, meskipun Australia didukung oleh 20.000 orang prajurit
Amerika Serikat yang saat sekarang ini menetap di Darwin, Australia
(sumber: prestv.com), belum tentu mampu menandingi jumlah personil
militer Indonesia, yang notabene terbesar di Asia Tenggara.

Sementara, kondisi geografis
Indonesia yang berbukit juga tidak
memungkinkan pihak asing dengan
mudah menerobos Indonesia. Selain
menghadapi posisi geografis
demikian, Indonesia juga memilik
jumlah penduduk yang banyak, yang
setiap saat dapat dijadikan prajurit
aktif.

Oleh karena itu, setiap Negara,
termasuk Australia mungkin berpikir
ulang jika ingin menganggu
kedaulatan Indonesia. Disamping
itu, perbuatan Australia yang
melakukan aksi penyadapan
berpotensi mencondongkan
Indonesia ke Rusia.

Jika Indonesia condong ke Rusia,
maka Australia harus siap menerima
konsekuensinya. Tentu kita masih
ingat ketika rencana Indonesia
membeli Kapal Selam kelas kilo dari
rusia pada tahun 2007, Australia
langsung “berang” dan memprotes
pembelian kapal selam tersebut.
Rencana pembelian tersebut saja
membuat Australia panik, apalagi
jika Indonesia jadi membelinya?

Penyadapan oleh suatu Negara ke
Negara lain adalah pelanggaran
konvensi Vienna tahun 1961, dimana
Indonesia dan Australia adalah
anggota Konvensi tersebut. Jika
pelanggaran tersebut terjadi,
kemungkinan potensi konflik pasti
ada. Cara-cara militer memang tidak
sepenuhnya menjadi pilihan dalam
memecah konflik tersebut, namun
dapat dicegah manakala setiap
Negara mau saling hormat-
menghormati dan tidak melakukan
aksi spionase, seperti yang terjadi
pada masa perang dingin dulu.

 

 

About these ads

Komentar»

1. orong-orong - 25 November 2013
2. x-mood - 25 November 2013

malaysia yang udah sering kurang ajar sama kita pun sampe sekarang masih bisa bernafas dengan tenang

3. 4G92Mivec - 25 November 2013

Tetep Indonesia lemah kalau masalah ginian. Pemimpinnya ga ada yang tegas, IMHO.
http://4g92mivec.wordpress.com/2013/11/25/ganti-bohlam-sein-fender-lancer-evo-4/

4. pitung - 25 November 2013

Jgn bangga dulu, musuh terbesar kita adlh kejahatan korporasi alias koruptor. Mereka itulah kaki-tangan asing para penjahat sesungguhnya ( msh ingat kan kasus century, freeport, skk migas ? ) Itu faktor ekonomi. Contoh lainnya regulasi impor bahan pangan. Ingat, IMPOR beras, kedele, sampai garam pun Impor !! Gampang kan menjajah negri RI ini ;)

5. paknux - 25 November 2013

Hahaha.. judule mantep pak bons “Mengukur Kekuatan Militer Indonesia vs ASUTRALIA”…

6. cbsf lemot - 25 November 2013

biasanya bekas jajahan inggris klo main gini keroyokan, yg ujung2nya inggris dan sekutunya ikut turun tangan….perlu dipertimbangkan ulang untuk indonesia juga….hati2 mbendol mburi…

7. KEBAIKAN - 25 November 2013

Akselerasi dan top speed nggak diukur mbah?

8. p135 - 25 November 2013

waduh,biarapun indonesia unggul.. tp jangan lupa kalo aussie itu masih persemakmuran inggris.. jadi inggris siap bantu.. hati2,harusnya kita kaya dulu,dekat dengan soviet aka rusia,tp dalam hal militer,.bukan ideologinya..

9. pandega - 25 November 2013

walah sumbere gombal powel. 444 psawat tmpur? 80% nya di museum semua tuh ya. wkwkwk

pak tarno - 25 November 2013

true

10. KomMotor - 25 November 2013

Ngeri kalau amrik dan sekutunya ikutan..

11. jape methe - 25 November 2013

lha yg disadap apa dulu..kalo ternyata isinya soal kongkalingkong hambalang atau century apa ya harus perang?

12. bangnengnong - 25 November 2013

liat fotonya para TNI yang diatas sangarrr tenannnn.. apalagi yang nomor 5 dari depan kayak yang udah mau makan orang..hihihii ajibbb kah TNI.. (jangan ribut sama brimob lagi yaaa) hehehe

13. ibun - 25 November 2013

Jangan lupa diitung juga alokasi dana untuk militer, Aus lebih gedhe. n dulu juga pernah ada artikel kalo cadangan bahan bakar negara kita untuk keperluan perang hanya cukup untuk sehari saja.

14. ninja150ss - 25 November 2013

hajaarrr aja bleh….
masa diremehin mulu sih???
dimana martabatmu wahai presiden???
indonesia udah diinjak2

15. akbar - 25 November 2013

globalfire jangan jadi acuan,coba analisa sendiri,kita punya sukhoi cuma 16 biji dan minim persenjataan dan australi 24 f-18 hornet dengan full armament itu cuma soal pesawat tempur satu jenis saja, belum lainnya,,,, kapal selam kita punya 2 u-209 class saja dan australi punya 6 colins class dan ini jelas kapal selam kita gak seimbang dan kelasnya jauh lebih hebat australi

16. Yoshi - 25 November 2013

asutralia punya banyak pasukan jin dan setan.

iyan - 12 Januari 2014

masalah jin dan setan, dukun2 indonesia siap nangkal dan balikin ke asutralia

17. nbsusanto - 25 November 2013

jangan lupa pasukan dukun santet banyak lho mbah bons..belum ditambah pasukan penghuni tempat-tempat wingit.. #eh

18. pak tarno - 25 November 2013

JIKA TERJADI PERANG.
.
menurut saya soal alutsista masih menangan ostrali. boleh saja jumlah alutsista mereka sedikit, tapi kualitasnya yg lebih unggul. yup persenjataan armada mereka lengkap.
sementara rudal di sukhoi kita masih dikit.
oleh karena itu ane yakin ostrali bakal mampu melawan Indonesia di lautan atau udara.
.
tapi…..
.setelah mereka memenangkan pertempuran laut dan udara trus mereka mau ngapain?
yup tujuan sejanjutnya adalah ke darat.
mungkin ini yg bisa jadi efek penggentar untuk ostrali.
.
kops AD kita ane yakin bakal lebih unggul. jauh.
dan ane bisa pastiin tuh ostrali hanya nyampe pinggiran pantai saja. sulit untuk masuk ke daratan INA.

19. pak tarno - 25 November 2013

satu lagi.
ane sadur dari sebuah sumber.
.
doktrin militer mereka mengatakan ada musuh dari utara (Indonesia).
nah… ini membuat mereka harus tau segala hal tentang Indonesia. termasuk penyadapan.
dan sialnya lagi Mereka mengajarkan BAHASA INDONESIA di 79 sekolah.
untuk mengalahkan musuhmu kamu harus tau tentang musuhmu, ya termasuk dari bahasa juga :D

20. pak tarno - 25 November 2013

untuk mengatasi penyadapan sebenarnya gak perlu LEMSANEG.
cukup gunakan bahasa 4L4Y, itu udah cukup bikin yg baca tulisan pusing, wkwkwkwk…
# yg ini gausah dipeduliin

21. om yono - 26 November 2013

Semua komen masbro2 diatas mewakili pemikiran bangsa kita saat ini. Kalian semua cerdas kawan.

Lebih baik telat mengambil langkah ataupun keputusan daripada nanti harus mengulangi semuanya dari nol lagi.

22. Ajaib - 26 November 2013

Modal perang dari Koruptor yah…

23. lugupol - 27 November 2013

kapan perange mbah? wis siap ki…

24. eb bay - 30 November 2013

tambah lagi senjatane

mercon bumbung…..siap dioperasionalkan….
tunggu perintah!!!!……….

25. M.kamiluddin - 3 Desember 2013

Buat bapak sby sekaLigus bapak tedjo. .
terus terang saya malu hidup di indonesia . . Saya Lebih suka bung karno yang memimpin. .
beLiau duLu biLang waktu mwu perang sama maLaysia dya biLang ‘GANYANG MALAYSIA’
tpi knapa skrng negeri ini jadi pengecut. ???
Apa gunanya tentara miLiter kLo tidak berperang. .
Kenapa kita tidak hapuskan saja tentara miLiter indonesia untuk menambah anggaran negara. . ???
.
saya Lebih ReLa mati dari pada di biLang pengecut 0Leh negara Lain. .
.
#MERDEKA

26. iyan - 12 Januari 2014

law amerika dan inggris ikut campur, dukun-dukun santet di indonesia siap menyantet mereka

27. iyan - 12 Januari 2014

amerika itu negara banci bro, tidak berani serang negara yang memiliki kekuatan militer memadai dan tidak berani perang 1 lawan 1 menghadapi indonesia dan parahnya lagi hanya berani menyerang pake pesawat canggihnya…….

law mereka berani lewat darat siap2 saja di dor oleh sniper2 dari TNI…

28. anakorang - 28 Februari 2014

manfaatkan dukun2 di indonesia untuk menyantet negara yg berani mengganggu kedaulatan NKRI.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.804 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: