Anggaran Polwan Berjilbab,No Way!Kondom,Yess!! | Bonsaibiker

Anggaran Polwan Berjilbab,No Way!Kondom,Yess!!

By:Ny.James Bons

Mas bro sekalian, beberapa waktu yang lalu telah hangat diperbincangkan mengenai Pekan Kondom Nasional yang sangat mengundang protes dari berbagai kalangan masyarakat kita. Karena banyaknya protes tersebut, maka panitia penyelenggara gagal mengadakan PKN yang direncanakan selama seminggu. Sehari saja sudah menuai protes apalagi lebih lama dari itu. Justru mereka menilai bahwa masyarakat Indonesia belum paham benar akan kondom dan malah menjadi kontraproduktif. Padahal menurut saya sudah jelas bahwa dengan pembagian kondom gratis, meski dengan alasan pencegahan HIV/AIDS atau aman bagi suami istri, tapi tetap sama saja dengan mempersilahkan masyarakat berbuat maksiat apabila jatuh ke tangan yang salah dan penasaran lalu mencobanya.

anggaran polwan

anggaran polwan

Yang lebih miris lagi adalah, kebijakan pemerintah dalam mendanai program Pekan Kondom tersebut, kok bisa langsung terlaksana dengan mudah tanpa ada fikir panjang dan semacamnya. Justru untuk sebuah hal yang memberikan hawa positif seperti yang mas bro ingat dulu bahwa pemerintah menunda kebijakan POLWAN berjilbab dengan alasan anggaran yang masih dipertimbangkan lagi oleh DPR, padahal jelas bahwa POLWANpun mampu membeli seragam berjilbabnya sendiri. Sehingga pelaksanaan POLWAN berjilbab urung diresmikan. Itulah sebuah gambaran yang ada di negara kita sekarang.

Bagaimana menurut mas bro sekalian??


36 thoughts on “Anggaran Polwan Berjilbab,No Way!Kondom,Yess!!

    Asyikkkk kang…ahihihiiiii

    Miris, negara yang notabene pemeluk islam terbesar, untuk kebaikan justru sulit. Kasarnya wanita pelacur yang menyelamatkan anjing bisa masuk surga, sedangkan wanita yang tidak menutup auratnya bahkan baunya surga pun tidak dapat diciumnya. just imo

    mengikuti negara barat….islamu pobia

    subaru
    on said:

    lha kan beda instansi beda program.. instansi kesehatan ya ngajuin soal kesehatan dan kepolisian ngajuin soal baju anggotanya. baju anggota juga baru aja diusulkan sedangkan yang saya tau kalo kegiatan biasanya dianggarkan dalam 1 tahun kerja sudah ada apa saja listnya. makanya maklum aja kalo persetujuannya ga bisa langsung. beli sendiri aja dulu toh yang penting persetujuannya udah ada. masak mau nunda make gara2 belum keluar dana dr pemerintahnya.
    walaupun diri saya pribadi ga setuju kalo aparat macem polisi yang bersinggungan dengan masyarakat multi etnis dan agama menggunakan suatu simbol agama apapun. karena masyarakat masih banyak yang rasis walaupun kesembunyi…

      hehehe………….
      rasis gundulmu…………
      wanita digunakan begitu pintarnya oleh agama selain islam.
      disandingkan dengan produk sponsor.
      http://andreyuris.wordpress.com/2008/08/22/estetika-dan-mitos-perempuan-dalam-iklan/

        subaru
        on said:

        “agama selain islam” br saya bilang banyak yang masih rasis ternyata udah nongol contohnya….maunya menyangkal tapi malah nunjukin kata2 saya benar dengan post anda.

      pak tarno
      on said:

      di sekolah SD-SMA juga banyak guru yg pake jilbab.
      muridnyapun dari beragam agama dan etnis. gak masalah.
      malahan setau ane hampir semua guru wanita pake jilbap.
      entah akrena tuntunan agama atau karena tutup rambut semata.

      maaf nih ya.. bukan maksud SARA. setau ane baik di islam/hindu/kristen ada tuntunan untuk berjilbab/menutup aurat/berkerudung.yg lain saya kurang paham.
      sori gak maksud sara

        @ pak tarno :
        ga ada bro tuntutn untuk berjilbab di agama kristen,..

        Redribbon Army
        on said:

        di kristen ada mas

        1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.

        11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.

        11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

        11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.

        11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.

        11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA oleh karena para malaikat.

        11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.

        11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

        (saya cantumkan kumplit ayatnya karena saya takut jika ada penggalan surat yang tertinggal , kalo memang ada monggo dikoreksi)

        tapi dari injil yang saya baca pada bab 11:6 artinya demikian = Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka gundulilah. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan (baginya), maka tutupilah

        maksudnya jika wanita malu jika gundul maka tutupilah yang artinya berkerudung kan? ini jawaban untuk kenapa para suster gereja memakai kerudung dengan dalil ayat ini.

      Jilbab tuh bukan simbul agama kang..

    Yang bagus malah di tunda,ckckckck…

    pak tarno
    on said:

    mungkin program kon*om nasional bisa berujung pada makin banyaknya video .3gp yg nanti akan beredar. semoga saya salah.

    subaru
    on said:

    saya pernah turun ke lapangan langsung bro. saya ngajak teman saya yang memakain atribut agama untuk bertemu masyarakat sebagai perwakilan kantor soalnya saya terlibat di proyek lumayan besar. pas sudah selesai lurahnya nyari saya trus bilang “pak kalo bisa temennya besok jangan diajak ya, masyarakat kurang suka ngeliat simbol agamanya”
    realita di lapangan masih banyak yang seperti itu. contoh gampang di lenteng agung dengan bu lurahnya.

    pak tarno
    on said:

    pekan kondom nasional.
    jadi sangat kontroversial,
    dulu jupe bagi-bagi kondom ditentang rame-rame.
    sekarang bagi kondom malah nyata-nyata oleh kemenkes.
    parahnya lagi di busnya pake foto jupe lagi. orang yg dulu ditentang saat bagi kondom. sangat bertolak belakang.

    lagian kondom itu gampang dibeli, gausah bagai-bagi juga bisa. indomar*t buanyak.

    horeeeeeeeeeeeeeeeee
    hiks

    cbsf lemot
    on said:

    Polwan berjilbab vs kondom? Klo Polwan berondom piye jal…?

    Riderbiasaa
    on said:

    ya biasa mbh bons, kalo kondom kan ada sponsor dr industri kondom… lha jilbab gak ada yg sponsori, cuman bisikan hati yg paling dalam pembisiknya….. mana ada uang…..????

      yup simpelnya emng gitu, pekan kondom itu pemasukan baru bagi segelintir orang…
      sedang jilbab orang2 yang ada di pemerintahan ga dapet pemasukan…
      emng negara serba duit…

    PKN mas alias pekan kondom nasional… lucu bangetlah lihat negeri ini

    brigade jalan raya
    on said:

    Gak komen panjang lebar kalo sudah begini. Gigit sunah dengan gigi geraham wae ujar Rasulullah šŸ™

    ini sekedar artikel refleksi dari nyonya, hehehe

    Tahubandung177
    on said:

    Pemerintah lagi kebingungan kata ustad mansur dan itu benar benar benar pemerintah yg bingung

    Itulah indonesia…..

    tergantung kompensasi ke DPR apa…. kebetulan pernah ikutan nemenin bos rapat dengan DPR… dari selentingan yg saya denger dari pentolan2 disono… segalanya ada kompensasinya….

      Riderbiasaa
      on said:

      semoga mereka insyaf bro….. wakil rakyat kalo jd pengkhianat hukumnya digantung!!! mereka mewakili jutaan pemilih kang….

    nonton bola aja mbah. . . .
    mesti pakai nalar kebalik di negeri ini

    http://sabdho.wordpress.com/2013/11/29/gak-bisa-ngikutin-cara-berpikir-penyelenggara-negeri-ini/

    keep brotherhood,

    salam,

    onzak
    on said:

    yg lebih miris bus PKN . tersebut mangkalnya malah ke kampus kampus… g bisa di bayangkan petugasnya bilang gini ke mahasiswanya…
    petugas” mas ini (kondom) di coba. sama pacarnya nanti di koskosan . gratis loh ini di bayar sama negara . sama menkes juga'”

    pesannya adalah… silahkan mau seks… bebas….. pelajar juga silahkan… tapi pake kondom yah…. !!!!!
    Duh gusti, apa yang telah kita perbuat……?????

    Praja
    on said:

    Maaf, saya sedikit berkomentar, Imho kita bangsa paling munafik, diberi fasilitas kondom gratis utk pencegahan penyakit tetapi ditolak karena alasan memperbolehkan maksiat dsb, padahal kelakuan bangsa ini parah2. Indikatornya dikota besar pelacuran tetap dilegalkan, drpd menentang hasrat manusia lebih baik prosesnya diberi “pengaman”. Ini efektif drpd sok2 munafik.
    Kalau masalah polwan berjilbab, nanti ada polwan pakai rosario ataupun pakai kelengkapan agama masing2, dan sedikit banyak menimbulkan sensitivitas agama dalam pelaksanaan tugas, karena masyarakat indonesia masih belum bisa menyikapi perbedaan agama dsb. Baiknya gk usah pakai atribut sama. Biarkan netral….

    Napa ga sekalian wajibin polwan make niqab dan burka? Biar tambah islamis.

    polwan yg beragama islam boleh pake jilbab,trus yg kristen klo mw pake salib yg segede gaban juga gk pa2,,enek to mantep to

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan

%d bloggers like this: