About these ads
jump to navigation

Hanya Bertanya Aja, Kenapa Pak Polisi Itu Banyak Orang Menyebutnya Wereng Coklat? 25 Desember 2013

Posted by Bonsai Biker in Berita Umum.
Tags: , ,
trackback

Gimana gan, !

Manajemen-Bertanya

Manajemen-Bertanya

Bijimana menurut agan sekalian, penyebutan ini karena seringnya polisi melakukan tilang pada para pelanggar sehingga orang dendam, padahal pelanggarnya yang salah? Atau karena sering mengenakan pasl 504 alias 5 kosongnya 4 yakni 50.000 atau ada alasan lain? Padahal kini pak polisi lagi sibuk-sibuknya melayani masyarakat lho, mengamankan Natal dan Tahun baru. Monggo just share!

About these ads

Komentar»

1. Nichoz Ahmad - 25 Desember 2013
2. mas huda - 25 Desember 2013

Waduh g tahu ane… tapi emang benci sih kalo nilang kok dibayar ditempat

3. ochep - 25 Desember 2013

oknum polantas yg bikin masyarakat g pernah puas dgn kinerjanya dijalanan yang diluar ‘aturan’. tanya kenapa?

4. belalangmerah - 25 Desember 2013
5. lugupol - 25 Desember 2013

Hama coklat…seringnya klu ada kesempatan memang meras mbah,bener sipelanggar keliru tapi merasnya melebihi apa yang seharusnya bila ditilang.yang kedua bila ada kecelakaan pasti diperas kanan kiri(pengalaman).kalau dilantas masih kecil mbah tingkat memerasnya,yang ngeri itu yang ngurusi kriminal intelek bukan kekerasan.contoh narkoba,pemalsuan…ilegal loging ,politik dll.

6. Joko - 25 Desember 2013

Krn 99% polisi adalah oknum yg bertindak spt hama. Dan ini bukan hanya krn polisinya secara pribadi nakal, tapi krn sistem setoran utk atasan, atasan ke atasannya lagi sampai puncaknya.

7. subaru - 25 Desember 2013

yes polisi banyak yang brengsek.. tapi masyarakat juga banyak yang brengsek sehingga menambah tingkat kebrengsekan plokis.

8. orong-orong - 25 Desember 2013
9. Bonsai Biker - 25 Desember 2013

hehey

10. gundamz - 25 Desember 2013

Wereng coklat itu hama padi yg merugikan dan bikin jengkel petani. Pulisi yg wereng itu cuma oknum, tapi mayoritas yg dijumpai ya oknum itu. Ane maleslah njelasin kelakuan mrk…kelakuan mrk sebenarnya cuma ngikutin sistem aja. Kalo pengen bener, babat dulu pemimpin di mabes terus berikutnya lingkup polda… Ibarat ular,putus dulu kepalanya,badan mah tinggal ngikut

11. Papa Afnhy - 25 Desember 2013

pada dasarnya gak semua sih,korupnya oknum ini “hanya” diwakili oleh satlantas,itupun hanya minoritas kayaknya.tapi berhubung dia membawa nama institusi jadi deh semuanya kena,ibaratnya karena nila setitik rusak susu sekolam

Roy (X-Road Wannabe - Trellis Edition) - 26 Desember 2013

beberapa kepala ular meskipun udah di potong tapi masih bisa menggigit…

12. Redribbon Army - 25 Desember 2013

yahhh… memang kalo tabrakan pasti warga nyaranin langsung disuruh minggir terus bubar aja, takut didatengin polisi. Padahal normalnya kalo ada polisi ya enak toh… tau sapa yang salah dan ngawur. tapi kita memang hidup di negara yang engga normal sih :D

http://pasukanredribbon.wordpress.com/2013/12/25/x-ride-ala-moto-gp/

13. Aan Kiye - 25 Desember 2013

wereng kui kan musue pak tani mbah, sedangkan pak tani kui kan wongcilik.
masalae enek wereng coklat nganggo rompi ijo??
trus piye iki? :mrgreen:

14. swallowbiru - 25 Desember 2013

podo coklate tur nggragas. meng jare wong2 lho.

15. ipanase - 25 Desember 2013

melu nyimak bingung

16. rusman - 26 Desember 2013

ga semua polisi seperti itu

dimasarif96 - 26 Desember 2013

tapi kebanyakan mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.098 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: