Mengukur Power Toyota Agya di Jalur Ekstrim Magetan Sarangan

Toyota Agya alias boil LCGC memang bikin penasaran gan, mobilnya kecil dan CCnya juga kecil, dan harganya juga murah, di isaran 100 jetian, nah mampukah mobil ini mlahap tanjakan-tanjakan ekstrim macem jalur Magetan-Sarangan atau bahkan Cemoro Sewu (perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur). Yup. berikut ini pengalaman James Bons ngerjain si Toyota Agya ini.

Agya
Agya

Yup mengukur ini bukan dalam artian James Bons sendiri yang ngukur dan ngendarain, melainkan oleh pemiliknya langsung dengan dibuntutui oleh James Bons. Ya dalam kasus ini memang James Bons sedikit kurang ajar, songong, dan terkesan kaya maling atau perampok, hehe, mohon maaf sebesar-besarnya bagi sang empunya mobil dengan plat nomor AE, sekian-aekian atas kekurangajaran James Bons.

Ya, berawal dari malam tahun baru ketika itu James Bons sekeluarga berada di kota megetan mengarah ke sarangan mengendarai si kbo Blazer. Ya enteng aja kan naik ke sarangan atau Tawang Mangu wong si Kebo berbekal mesin 2200 cc DOHC. Yup saat lepas kota mulai masuk daerah pinggiran kota ke arah sarang, setelah nyalip beberapa mobil di depan James Bons ada sesosok Toyota Agya, wew kata James Bons. Nah si Agya ini ternyata juga beberapa kali nyalip beberapa mobil. Nah James Bons penasaran, seberapa kuat nih mobil ketika stop n go di tanjakan ekstrim, seberapa kencang nih boil meliuk-liuk di tanjakan berat?

Agya di Sarangan
Agya di Sarangan

Selanjutnya James Bons buntuti mempet nih mobil di kecepatan 70 kph tanjakan lurus. Sesekali ngedim, siapa tahu ada reaksi mobil ini biar mau nambah kecepatan. Dan benar, si mobil ini tambah ngibrit lari hiingga kecepatan 90 kph di tanjakan ke arah sarangan sebelum Plaosan. Yup suatu saat ada lampu merah, dan pas James Bons berhenti tepat mepet di belakang mobil ini.

Nah ternyata akselerasinya dari berhenti hingga lari 70 kph cukup cepat gan, dengan nyalip beberapa avanza dan LGX, wew lumayan powerfull. Yakin njoy banget buat stop n go di tanjakan ekstrim. Nah terkakhir biar orangnya tambeah ngebut, James Bons gunakan blits Canon Kiss 5x untuk memberi efek keejut, hehehe orangnya tambah ngibrit beneran gan lari kencang banget. Ingat d tanjakan arah plaosan, masih sanggup lari di 95 kp, wewe. Berarti mayan powerfull.

Ya, sayangnya di jalur atas dekat sarangan kondisi padat mmerayap dan Kebo bongsor, kalah lincah dengan si mungil Agya ini. Perburuan berakhir ditengah kabut sarangan dan hujan rintik di malam tahun baru.

Kesimpulannya power mobil ini lumayan, namun goyangannya trlihat kurang nyaman, namun enak buat selap selip. Mohon maaf pada sang empunya mobil, james Bons mengganggu perjalanannya! Jelasnya pemilik mobil ini pasti satu kecamatan dengan James Bons wong Plat Mobilnya sama kode hurunya dengan Kebo James Bons, AE …. NJ. Yup.

Advertisements

38 Comments

  1. Emang agya jozz… perjalanan dr cirebon-bulukerto wonogiri.. hanya butuh wkt 8 jam… lanjut wat jln2 ke pacitan via purwantoro jeruk nawangan tanjakan tetep oke..
    Lumayan lah gan..

  2. Sekarang ini sepertinya hampir semua Motor dan Mobil baru tahun produksi sekitar 2005 – 2017, bisa melibas jalur pegunungan yang ekstrim. Tapi, kendaraan seperti Truk Gandeng dan Truk yang besar mengalami kesulitan waktu melalui jalan ekstrim seperti di daerah Sitinjau Lauik.

1 Trackback / Pingback

  1. Bonsai Vs Jombliz | Maskur's blog

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan