Nitip Do’a Berbayar di Baitullah, Romornya Beberapa Penguasa Negeri ini Tertarik! – Bonsaibiker

Nitip Do’a Berbayar di Baitullah, Romornya Beberapa Penguasa Negeri ini Tertarik!

Aneh, ya memang begitulah dunia ini. Do’a katanya bisa nitip dengan memberi sejumlah uang kepada sang pendo’a yang akan berdo’a di Baitullah. Wew. Simak saja, bahwa belakanganTwitterland dihebohkan oleh program titip doa di Baitullah dengan bersedekah minimal Rp 100 ribu plus Rp 2014, yang diselenggarakan oleh Ahmad Gozali, pengurus @SedekahHarian. Beragam komentar miring bermunculan dari para pengguna Tiwtter terkait kegiatan titip doa tersebut. Pada umumnya mempertanyakan, dan tak sedikit yang mengkritik karena doa telah menjadi bahan transaksi, meski atas nama sedekah.

muslimah-doa

muslimah-doa

Si penyelenggara yakni Ahmad Gozali, yang dalam situs sedekahharian.com disebut sebagai konsultan keuangan, saat ini sedang menunaikan ibadah umrah di Mekkah. Nah, ia akan mendoakan setiap orang (disebut sebagai donatur) yang bersedekah Rp 102.014 yang telah ditransfer ke rekening organisasi itu.Hadewwww. Di Indonesia kabanya juga ada yang menyelenggarakn hal serupa mengatas namakan seorang ustadz, mmmm agama dijual gaaaan!

Di masa lampau menurut rumor ada hal semacam itu, namun tidak berbayar, tapi justru lebih unik. Suati hari James Bons kedatangan seorang tamu yang sangat nyleneh, orang ini Islam, keturunan tiong Hoa. Dia ini puasa ngrowot alias hanya makan tumbuh-tumbukan, selama beberapa hari di rumah James Bons di Magetan, hanya makan ubi dan minum air putih saja, tapi orang ini sehat walafiat dan gemuk. orang ini umurnya kisaran 35 an, 11-12 lah ama James BOns.

Setelah ngobrol banyak si mas ini mulai bercerita bahwa dia alumnus salah satu pondok ternama di Jatim. Keitka menginjak usia 20-an tahun menurutnya datang utusan dari penguasa orde baru mencari santri-santri berprrestasi, pandai, dan kuat do’anya untuk dijadikan tim pendo’a bagi penguasa orde baru. Bersama yang lain yang menjadi tim santri-santri ini bukannya dikasih beasiswa tapi justru disuruh berdo’a di depan Baitullah untuk meminta kelanggengan kekuasaan penguasa orde baru. Wew.

Menurut pengakuannya si mas ini telah berada di mekah khususnya di Masjidilharam selama 8 tahun, khusus untuk mendo’akan penguasa orde baru.

Wallahu A’lam.