Itulah Fansboy, Motor Disentil Dikit Langsung Ngamuk, Ini Adalah Fenomena Memberhalakan Motor | Bonsaibiker

Itulah Fansboy, Motor Disentil Dikit Langsung Ngamuk, Ini Adalah Fenomena Memberhalakan Motor

40754_166447476713353_100000443046893_443795_5203455_n (1)

40754_166447476713353_100000443046893_443795_5203455_n (1)

Fenomena belakangan ini memang unik gan, para empunya biker fanatik atau ada yang menyebutnya fansboy merk tertentu terlalu memuja mtornya, ya gak salah sih kalau gak diri sendiri yang muja siapa lagi, hehehe. Tapi ya itu, memujanya itu berlebihan dengan menganggap motornya paling super, paling keren, paling kencang, yang lain makin ketinggalan, jiah kayak iklanΒ  merek tertentu aje hahah. Nah disini James Bones tak menyebut mempertuhankan motor atau mendewakan motor, karena tak sampek pada level itu, cukup dengan memberhalakan motor, alias terlalu memuja motor.

Ya, fenomena ini memang ada untungnya bagi biker tersebut, untungnya jelas mereka ini bakalan merawat motor dengan sebaik-baiknya, care pada motor, lalu pede dengan motor yang dipunya. Ya masak memuja motor orang lain kan apa untungnya. Nah ruginya adalah ketika suatu saat motor tersebut mempunyai kelemahan atau kekurangan lalu kelemahannya dipublis atau diblow up ke khalayak, maka bisa jadi fansboy ini marah-marah. Padahal tujuan orang misalkan blogger atau media lain mempublis atau memblow up adalah supaya kasus tersebut terungkap secara luas, sehingga pabrikan melakukan tindakan perbaikan. Nah kalau didiemin aja, kan bisa jadi pabrikan juga gak ambil tindakan, so yang rugi kan konsumen sendiri.

Ya entah ini ulah propokator atau sales yang terlalu membangun brand image bahwa motor tertentu tidak ada celahanya, tak ada kurangnya atau siapa yang membentuk fenomena fansboy ini yang jelas sekarang auranya begitu kental. Ya zaman terbuka seperti sekarang nampaknya lebih jozz fair aja, wong buatan manusia toh tak ada yang sempurna, toh juga pabrikan menyambut baik kok masukan atau kritik dari media tentang kelemahan suatu prodak dan selanjutnya dilakukan perbaikan. Justru pabrikan menganggap ini sebagai quality control demei menjaga nama baik pabrikan.

So, pada akhrinya kita manusia tak ada yang sempurna, pabrikan tak ada yang sempurna, fans boy juga tak ada yang sempurna, blogger juga tak ada yang sempurna, kadang asal posting kayak warung bonsai ini, hehehe, maaf. Ya hanya tuhan yang maha sempurna.

%d bloggers like this: