Mencoba Mencermati Penipuan Di Internet, Mana Yang Nipu dan Mana Yang Tidak Nipu! | Bonsaibiker

Mencoba Mencermati Penipuan Di Internet, Mana Yang Nipu dan Mana Yang Tidak Nipu!

Brader sekalian, beberapa dari kita memang sering menggunakan jasa internet untuk mencari sesuatu yang kita perlukan yang kemudian kita beli. Ya, ada yang mencari part elektronik, fashion, mobil second, motor second, dan sebagainya. James Bons sendiri memang sering mengandalkan internet untuk mencari part-part Opel Blazer. Pasalnya di daerah rada mahal harganya, kalau di internet bisa bahkan separuh harga. Nah ternyata belakangan terjadi banyak tindak penipuan di dunia maya. Salah satunya yang kini sedang ramai dibahas di Facebook adalah kasus mobil Mazda Astinya Punya Juragan warung DOHC yang gambarnya dibajak lalu diiklankan untuk dijual di Toko bagus. Berikut artikelnya: http://hadiyanta.com/2014/02/18/jeng-tina-dibajak-untuk-penipuan-jual-beli-online/

penipuan-di-internet

penipuan-di-internet

“Nah belakangan beerapa teman di FB coba ngeek lebih lanjut dengan hasil mendapati SMS berikut:

INI REKENIN SYA PAK.
BRI.
A/N : BUDI SUPRIYADI.
NO.REK : 308-3010-0175-6500.
KBRI SCEPATNYA KALAU UDAH PAK.
SUPYA IKLAN DI TOKO BGUS, SY TU2P, SUPYA GAK ADA LG PEMINAT LAIN.
*) barang kali ada yg minat mau nge DP in astina putih milik juragan DOHC udah tak telfonin nih orangnya,
Monggo di uber alamatnya barangkali ada yg bisa bantu nguliti nih orang

Astina

Astina

Brader sekalain, dalam berburu sesuatu di Internet memang perlu kejelian agar kita tak tertipu dengan permainan muslihat mereka. Beriktu ini beberapa pengalaman dan trik James Bons dalam bertransaksi lewat Internet, setidaknya untuk membedakan mana yang penipu dan mana yang bukan penipu, lalau mana penipu yang terkadang numpang di web-web tenar.

1. Carilah Sumber Yang Dalam Ruang Lingkup Group.

Ketika mencari part, maka sebaiknya kita pertama mencari keabsahan sumber tersebut, betul ngak dia pedagang, misalnya pedagang part. Lebih aman lagi bila kita bergabung dengan grup, misalnya grup CBR 150 biasanya di dalamnya ada yang jualan aasesories atau part, maka cari yang jual lapak di sana. Atau misalkan tentang Blazer ya kita dengan teliti ikut group lalu kemudian menunggu testimoni beberapa member yang ditulis dari group tersebut bagaimana kesan setelah melakukan transaksi dengan sumber tersebut. Kalau semua nampak aman, ya barulah monggo melakukan transaksi.

2. Pastikan Reputasi Penjual dan Pilih Toko Online Yang “Bagus”

Pastinya harus lebih hati-hati dalam memilih penjual/toko online yang akan kita ajak bertransaksi. Toko online yang dapat dipercaya (bukan toko online abal-abal) biasanya memiliki desain website yang bagus dan tidak asal-asalan, contact person yang jelas, customer service yang ramah, dan testimonial yang bagus dari para pembeli. Misalnya saja ketika kita sebagai biker mencari sepatu, taruhlah produk Zalora yang reputasinya di dunia internet tak diragukan lagi. Nah disitu kan terlihat jelas webnya tersusun rapi terpampang semua barang dan daftar harganya berikut alamat  resmi kantor redaksi web tersebut atau tempat kongritnya, dan juga nomor telepon tersedia dan semuanya disajikan dengan transparan. Maka ketika kita misalnya memilih Sepatu Boot untuk biker dari Zalora ini, ya kita bisa aman dan nyaman karena webnya bagus dan jelas. Ya kan web in juga ikut program iklan di Word Ads, berarti kan serius dan dapat dipetanggungjawabkan.
3. Rekomendasi Teman
Jika Anda mempunyai teman yang biasa melakukan jual beli online jangan ragu untuk meminta rekomendasi toko online dari teman Anda tersebut. Ini sangat penting karena pengalaman merupakan guru yang terbaik.
6. Jika berburu di Tokobagus, berniaga dan sebaiknya sebaiknya kita harus teliti.
Seperti kasus di atas, Toko bagusnya sih memang oke, berniaganya juga mantab, akan tetapi para pengiklannya terkadang tidak bertanggungjawab. Para penibu yang sering nebeng dengan ketenaran toko bagus dan berniaga ini biasanya suak ngejar-ngejar konsumen untuk segera membeli produknya atau mentransfer sejumlah uang. Nah bila agan sekalian menemukan hal demikian sebaikna berhati-hati.
Nah silakan berhati-hati dan selamat bertransaksi di Internet.

Advertisements
%d bloggers like this: