Akibat Banjir, Jokowi Bebaskan Denda Keterlambatan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor.

Sebagai kompensasi musibah banjir, pemilik kendaraan baik roda dua maupun roda empat dan kebetulan telat membayar pajak selama lebih dari  satu bulan  ke depan,  pihak Pemda DKI Jakarta membebaskan denda keterlambatan pajak.  Sebagaimana kita tahu bahwa beberapa bulan belakangan ini Jakrta terrendam banjir, hal ini memungkinkan bagi warganya telat membayar pajak karena musibh tersebut.

stnk
stnk

Program pemutihan tersebut berlaku untuk denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor (PKB ) dan bea balik nama (BBN). Hal ini dijelaskan langsung oleh Kepala Unit Pajak Kendaraan Bermotor dan BBNKB Samsat Jakarta Selatan Doddy Umar Said yang mengacu pada surat No 265 Tahun 2014 Tentang penghapusan denda administratif dan pajak balik nama kendaraan bermotor, yang berlatar belakang sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban warga Jakarta yang terkena musibah banjir beberapa waktu lalu. Kebijakan Jokowi gan, selama periode 14 Februari sampai 31 Maret 2014.

Advertisements
Advertisements

22 Comments

  1. Pak Gubernur coba diatasi gimana supaya akses ke kantor pelayanan publik di bawah pemda DKI gak sering banjir….masa mau ke SAMSAT mesti ngecek ramalan cuaca dulu….itu pun bukan hujan atau kering tapi banjir gak bisa dilewati atau banjir masih bisa dilewati….

  2. Samsat jakarta mulai banyak calo berseragam di bagian penerima berkas, kasir mulai banyak lagi, kemarin bayar pajak enek bener liat mukenya petugas, udah kaya-dapat kerja- ade gaji tetap masih cari tambahan ,waktu pertama jakowi jabat setahun lalu pada mengkeret, sekarang kumat lagi mental oknum ko jamaah

  3. kalo bayar pajak kendaraannya tanpa ganti plat nomor sih mending bayar di mobil kelilingnya aja atau di mall artha gading yang pake ac

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin